Kamis, 27 Januari 2011

Cara-cara berpikir untuk mencapai sukses

1. Keberhasilan ditentukan oleh cara
berpikir seseorang dan bukan oleh
besarnya otak yang dimiliki orang tersebut.
2. Keberhasilan tidak menuntut
pembayaran sama sekali, malahan setiap
langkah yang dilakukan akan memeberikan
keuntungan.
3. Keberhasilan adalah kebebasan dari rasa
kekhawatiran, ketakutan, frustrasi dan
kegagalan;
4. Keberhasilan dapat diwujudkan dengan
memberikan rasa hormat kepada diri sendiri
dan terus menerus mendapatkan
kebahagiaan yang lebih nyata dalam hidup
dengan mengerjakan pekerjaan sebanyak
mungkin bagi orang-orang yang kita
sayangi.
5. Manusia sesungguhnya adalah apa yang
dia pikirkan di dalam hatinya sedangkan
manusia yang sukses adalah mereka yang
mampu untuk menguasai orang lain;
6. Berpikir Besar akan membuat kita hidup
dalam kebahagiaan, prestasi yang tinggi,
pendapatan yang besar serta memiliki
teman yang banyak;
7. Orang-orang yang ingin sukses harus
belajar dari orang-orang telah berhasil
mencapai puncak kesuksesannya tentang
bagaimana dia mendekati masalah dan
mengambil keputusan;
8. Kepercayaan yang kuat akan
menggerakkan pikiran untuk mencari jalan ,
sarana dan cara untuk melakukannya;
9. Keyakinan bahwa kita akan berhasil akan
membuat orang lain menaruh kepercayaan
pula kepada kita;
10. Mereka yang merubah peluang menjadi
penghasilan adalah orang yang belajar
berpikir sendiri untuk berhasil;
11. Untuk mengembangkan kekuatan
kepercayaan kepada diri sendiri kita harus
berpikir sukses dengan rencana yang
menghasilkan keberhasilan;
12. Besar kecilnya keberhasilan seseorang
akan ditentukan oleh besar kecilnya
kepercayaan terhadap dirinya sendiri untuk
mencapai keberhasilan tersebut;
13. Orang-orang yang mencapai puncak
karirnya adalah mereka yang mengikuti
secara sadar dan terus menerus semua
rencana yang telah disusunnya untuk
pengembangan dan pertumbuhan dirinya;
14. Kepuasan terbesar di dalam hidup ini
akan dicapai oleh orang-orang yang
mengetahui bahwa mereka sedang berada
di jalan menuju sukses;
15. Taklukkanlah dalih kesehatan kita
dengan cara jangan berbicara dan khawatir
tentang kesehatan kita serta bersyukurlah
dengan kesehatan yang telah kita miliki;
16. Usia tidak akan menjadi penghalang jika
kita tidak menjadikannya demikian. Oleh
karena itu jauh lebih baik letih karena
bekerja, dari pada letih karena
menganggur;
17. Kemampuan untuk mengetahui cara
mendapatkan informasi jauh lebih penting
daripada menggunakan pikiran sebagai
garasi fakta;
18. Orang-orang yang akan sukses adalah
mereka yang dapat memecahkan masalah,
memikirkan gagasan, bermimpi dan
mengembangkan mimpi itu dalam aplikasi
praktis yang menghasilkan uang;
19. Sepuluh kali lebih mudah bagi
seseorang yang telah memiliki pekerjaan
untuk mendapatkan pekerjaan lain
dibandingkan dengan orang yang
menganggur dalam mencari pekerjaan;
20. Mengerjakan apa yang dianggap benar
akan membangun kepercayaan diri yang
membuat hati nurani menjadi puas;
21. Senyum yang lebar akan dapat
mengalahkan ketakutan, menggulingkan
kekhawatiran, menaklukkan kemurungan
dan menemukan kembali hari-hari bahagia;
22. Bergaullah dengan orang lain yang
berpikiran sukses serta bergabung dan
bertemulah secara teratur dengan suatu
kelompok profesional yang dapat
memberikan stimulasi dalam bidang
pekerjaan anda sendiri;
23. Gagasan memerlukan penanganan
secara khusus sejak dilahirkan dengan
mengubahnya menjadi cara-cara praktis
untuk mengerjakan sesuatu dengan lebih
baik;
24. Gagasan yang disajikan dalam bentuk
gambar atau diagram memiliki daya jual
yang jauh lebih besar daripada hanya dalam
bentuk lisan;
25. Jika anda percaya sesuatu dapat
dilakukan maka pikiran anda akan mencari
cara-cara untuk melakukannya;
26. Orang Besar memonopoli kegiatan
mendengarkan, orang kecil memonopoli
kegiatan berbicara;
27. Jika pikiran kita bekerja satu arah, ia
akan dapat membawa kita maju menuju
keberhasilan yang luar biasa;
28. Ketika kita dapat membantu orang lain
merasa penting, maka pada saat itu kita
akan membantu diri kita sendiri merasa
penting pula. Hal itu dapat dilakukan
dengan memberikan penghargaan secara
jujur kepada setiap orang yang kita
temukan dengan menyebut namanya;
29. Jika kita mendapatkan diri kita tidak
berminat akan sesuatu, galilah lebih dalam
dan pelajari kembali lebih banyak mengenai
sesuatu itu sehingga timbul antusiasme;
30. Pelajari kemunduran untuk melicinkan
jalan menuju keberhasilan. Ketika kita kalah
belajarlah dan kemudian lanjutkan untuk
menang dalam kesempatan berikutnya;
31. Miliki keberanian untuk menjadi kritikus
diri sendiri secara konstruktif. Selidiki
kesalahan dan kelemahan kita dan
kemudian perbaiki sehinga membuat sukses;
32. Gabungkanlah ketekunan dengan
eksperimen, tetaplah dengan cita-cita kita,
tetapi jangan benturkan kepala kita ke
dinding batu dengan bereksperimen
melakukan pendekatan baru;
33. Kalau kita ingin menjadi pemimpin
bertukar pikiranlah dengan orang yang kita
ingin pengaruhi dengan mencoba melihat
masalah dari kacamata mereka, sehingga
mereka akan lebih mudah untuk
mengerjakan apa yang kita ingin mereka
kerjakan ;
34. Luangkan waktu untuk berunding
dengan diri sendiri dan sadap kekuatan
berpikir kita yang tertinggi untuk
melepaskan kekuatan kreatif kita sehingga
mampu memecahkan setiap masalah yang
kita hadapi;
35. Berpikirlah Besar ketika orang kecil
mencoba menjatuhkan kita saat kemajuan
kita dalam pekerjaan agak terlambat serta
ketika kita merasa kalah. Oleh karena itu
kita harus menyadari bahwa tidak mungkin
kita akan mencapai sukses besar tanpa
kesukaran dan kemunduran;
36. Orang bijaksana akan menjadi majikan
dari pikirannya, orang bodoh akan menjadi
budak pikirannya;
37. Semua perkataan yang paling
membahagiakan seseorang adalah apabila
dia berkata bahwa “Saya berhasil
memenangkan pertarungan”;
38. Orang yang sukses tidak melihat kepada
keluarganya, pekerjaannya dan
kesehatannya. Yapi dia langsung melompat
kedepan kelompok orang banyak dengan
melakukan satu hal yang sederhana tetapi
sangat besar;
39. Penglihatan pikiran adalah kekuatan
untuk bermimpi yang dapat membentuk
gambaran masa depan yang lebih bahagia;
40. Pemimpi yang kreatif melihat hubungan
sosial sebagai sesuatu yang memberikan
dorongan dan rangsangan yang
menyenangkan, sehingga ia cepat
mengambil tindakan mengenai apa yang
diinginkannya;
41. Pemenang Kehidupan adalah Pemimpi
Aktif yang bekerja dengan penuh itikad baik
untuk mengubah impiannya menjadi
pencapaian yang positif dan nyata;
42. Seorang Pendidik yang sukses adalah
seorang yang dapat membantu anak
didiknya menjadi orang tua yang baik,
warga negara yang baik dan pekerja yang
baik;
43. Langkah pertama sebelum menjalankan
“mesin mimpi” kita adalah mencuci pikiran
kita dengan menyemprotkan larutan Sikap
Mental Positif (SMP) mengenai sukses dan
pencapaian prestasi kita, pujian yang akan
anda terima dari orang-orang yang anda
hormati atau kemenangan yang kita
peroleh;
44. Pikirkanlah kepuasan kerja untuk jangka
panjang dan jangan tergoda oleh imbalan
seketika dalam jangka pendek;
45. Tidak ada pekerjaan yang akan terlalu
penuh dengan orang-orang yang sangat
tinggi kualifikasinya yaitu mereka yang
mempunyai keinginan yang berkobar-kobar
untuk sukses;
46. Saat berburu lebih menyenangkan
daripada saat membunuh hasil perburuan
itu, karena perjalanan menuju puncak
seharusnya paling tidak sama
menyenangkannya dengan berada di
puncak, karena kehidupan adalah sebuah
perjalanan menuju puncak yaitu kematian;
47. Pertimbangan dasar dalam memilih
pekerjaan bukanlah gaji permulaan akan
tetapi lebih banyak dari apa yang bisa kita
pelajari yang akan membantu kita menanjak
ke atas;
48. Godaan terbesar dalam hidup adalah
menerima sistem nilai picik orang-orang
yang berpikiran sempit, cemburu dan
negatif. Kalau kita bisa menaklukkan
godaan ini, maka kita akan dapat mengatasi
godaan lainnya dengan lebih mudah;
49. Untuk mendapatkan apa yang kita
inginkan, temukanlah apa keuntungan ideal
yang dicari oleh orang lain dan kemudian
bentuklah sesuai dengan kebutuhan apa
yang harus kita tawarkan untuk
menyediakan keuntungan ideal tersebut;
50. Beri orang lebih banyak dari pada yang
mereka harapkan, sehingga sebagai
imbalannya kita akan mendapat lebih
banyak pula;
51. Kita memperoleh kekuatan, keberanian
dan kepercayaan diri ketika kita benar-
benar behenti menghadapi rasa takut
dengan berani. Oleh karena itu kita harus
melakukan hal yang kita pikir tidak bisa kita
lakukan;
52. Lakukanlah semua tugas yang tidak
menyenangkan sekarang dan kurangi
kekhawatiran, karena dengan menundanya
akan memperkuat rasa takut itu sendiri;
53. Seorang yang luhur tidak akan
memperlihatkan pikiran picik atau
kurangnya harga diri Oleh karena itu
bicaralah dengan sopan tetapi tegas bila
kita diperlakukan secara tidak semestinya;
54. Penghargaan pantas diberikan kepada
orang-orang yang benar-benar tampil di
gelanggang yang mukanya berlumuran
debu, keringat dan darah; yaitu mereka
yang berjuang dengan gagah berani; orang
yang melakukan kesalahan dan gagal
berulangkali, orang yang mengenal
antusiasme besar, pengabdian yang luhur
dan melakukan perjuangan yang sangat
berharga;
55. Orang yang berada pada keadaan yang
paling baik akan merasakan prestasi besar,
sedangkan orang yang berada dalam
keadaan yang paling buruk akan merasa
gagal;
56. Dahulukanlah pelayanan kepada orang
lain, maka uang, kenaikan pangkat, status
dan sukses dalam pekerjaan akan datang
dengan sendirinya;
57. Memanggil orang dengan menyebut
namanya, membiarkan orang
memenangkan permainan dan memberikan
kebanggaan kepada orang lain merupakan
tiga cara yang mudah untuk memetik
keuntungan;
58. Untuk mendapatkan apa yang kita
inginkan dahulukanlah apa yang diinginkan
orang lain yaitu dengan menunjukkan
bagaimana mereka akan memetik
keuntungan, memperoleh lebih banyak
uang dan menikmati kehidupan yang lebih
baik;
59. Kepuasan besar berasal dari usaha kita
yang sebaik-baiknya dalam setiap kegiatan,
sehingga kita akan ditiru orang lain dalam
segala hal yang kita lakukan;
60. Milikilah keberanian untuk mengambil
resiko, karena mengambil resiko sangat
penting untuk meraih sukses seperti
pentingnya bernapas bagi kehidupan;
61. Relasi dan Kekayaan yang diperoleh
semua orang yang sukses bermula dari
suatu gagasan dan semuanya bertekad
untuk mendapatkan apa yang ingin
dikejarnya;
62. Jika kekayaan mulai datang maka
datangnya begitu cepat dan berlimpah,
sehingga orang akan keheranan dimana
semua harta itu bersembunyi selama masa
kemiskinan;
63. Untuk memperoleh apa yang kita
inginkan, maka kita harus membakar semua
jembatan di belakang kita dan
mempertaruhkan seluruh masa depan kita
kepada kemampuan untuk memperoleh
apa yang kita inginkan;
64. Pengulangan perintah kepada pikiran
bawah sadar adalah satu-satunya metode
untuk mengembangkan emosi keyakinan
secara sukarela;
65. Semua pemikiran yang telah
diemosionalisasikan dan diperpadukan
dengan keyakinan seketika mulai
menjabarkan dirinya menjadi padanan fisik
sebagai pasangannya;
66. Semua yang telah dipadukan dengan
suatu emosi positif atau emosi negatif bisa
mencapai dan mempengaruhi pikiran
bawah sadar;
67. Pikiran yang didominasi oleh emosi
positif menjadi tempat yang menyenangkan
bagi keyakinan, dan melalui kemauan akan
mampu memberikan instruksi kepada
pikiran bawah sadar sehingga berguna
sebagai landasan tindakan;
68. Keyakinan adalah dasar semua mukjizat
dan semua misteri yang tidak bisa dianalisa
melalui ilmu pengetahuan; dan merupakan
titik awal semua pengumpulan kekayaan;
69. Keyakinan adalah unsur kimia yang
kalau dipadukan dengan doa akan
membuat seseorang mampu berkomunikasi
langsung dengan Inteligensi Tanpa Batas;
70. Keyakinan adalah unsur yang dapat
mengubah getaran pemikiran biasa yang
tercipta oleh pikiran manusia secara
terbatas menjadi padanan spiritual;
71. Keyakinan adalah satu-satunya media
yang memungkinkan daya Inteligensi Tanpa
Batas bisa dikendalikan dan bisa
dimanfaatkan oleh manusia;
72. Pemikiran yang diperpadukan dengan
emosi merupakan sebuah daya “magnetik”
yang mampu menarik pemikiran lainnya
yang serupa atau berhubungan;
73. Kita mempunyai kemampuan untuk
mencapai apa yang mejadi tujuan hidup
kita, oleh karena itu kita harus meminta diri
saya untuk tabah dan giat secara terus
menerus mencapai tujuan yang kita
inginkan;
74. Saya akan memusatkan pemikiran saya
selama 30 menit sehari untuk melakukan
tugas memikirkan ingin jadi apa diri saya,
kita harus memusatkan pikiran selama 30
menit dalam sehari sehingga kita bisa
menciptakan suatu gambaran mental yang
jelas dalam pikiran kita;
75. Tidak ada kekayaan atau kedudukan
yang bisa tahan lama, kecuali kalau
dibangun dari kebenaran dan keadilan,
oleh karena itu kita harus menolak setiap
transaksi yang tidak menguntungkan semua
pihak;
76. Kita akan membuat orang lain mau
melayani kita karena kesediaan kita untuk
melayani orang lain;
77. Kita akan dapat menyingkirkan semua
kebencian, iri hati, kecemburuan, sikap sinis
dan “vested interest” dengan
mengembangkan kasih sayang kepada
orang lain;
78. Perjuangan hidup tidak selalu
dimenangkan oleh yang lebih kuat atau
lebih cepat, akan tetapi juga dapat
dimenangkan oleh orang yang berpikir ia
bisa menang;
79. Sugesti pribadi adalah sarana
pengendali yang memungkinkan seorang
individu dapat mengumpani pikiran bawah
sadarnya dengan pemikiran kreatif dan
menghalau semua pemikiran yang bersifat
destruktif;
80. Kemampuan kita menggunakan prinsip
sugesti pribadi sebagian besar akan
tergantung kepada kapasitas kita
memusatkan perhatian kepada suatu
keinginan tertentu sampai keinginan
tersebut menjadi obsesi yang berkobar-
kobar;
81. Manusia adalah pengusaha nasib
duniawinya, tetapi kebanyakan mereka tidak
bia mengatakan mengapa dia menjadi
pengusaha;
82. Manusia bisa menjadi penguasa diri dan
lingkungannya karena ia memiliki kekuatan
untuk mempengaruhi kekuatan pikiran
bawah sadarnya;
83. Setiap konflik, kegagalan dan hati yang
terluka akan membawa benih-benih
keberuntungan yang lebih besar;
84. Pengetahuan tidak akan menarik uang,
kecuali kalau diorganisasi dan diarahkan
secara cerdik melalui rencana tindakan
praktis dengan tujuan pasti untuk
mengumpulkan uang;
85. Seorang yang berpendidikan adalah
orang yang telah mengembangkan
pikirannya sedemikian rupa sehingga bisa
memperoleh apa saja yang diinginkannya
tanpa melanggar hak-hak orang lain;
86. Pemimpin yang sukses adalah seorang
yang dikelilingi oleh orang-orang yang bisa
melakukan apa yang tidak bisa
dilakukannya dan orang-orang yang
memiliki pengetahuan apa saja yang dia
perlukan dalam menjalankan tugasnya
sebagai seorang Pemimpin;
87. Pengumpulan kekayaan yang berlimpah
memerlukan kekuatan yang dapat
diperoleh melalui pengetahuan yang
diorganisir secara sangat baik serta
pengetahuan khusus yang diarahkan secara
cerdik, sehingga pengetahuan khusus itu
tidak harus menjadi milik orang yang
mengumpulkan kekayaan tersebut;
88. Kita meningkat ke kedudukan yang
lebih tinggi disebabkan oleh keadaan yang
bisa kita kendalikan kalau kita ingin
mengendalikannya;
89. Imajinasi merupakan ruang kerja tempat
dibentuknya semua rencana yang diciptakan
manusia. Satu-satunya keterbatasan
manusia terletak pada pengembangan dan
penggunaan imajinasinya;
90. Kemampuan Imajinasi Sintesis bekerja
dengan bahan pengalaman, pendidikan dan
pengamatan yang diumpankan kepadanya
sehingga bisa mengatur konsep dan
gagasan lama menjadi perpaduan yang
baru;
91. Kemampuan Imajinasi Kreatif
merupakan pikiran manusia yang terbatas
yang dapat berkomunikasi langsung dengan
Inteligensi Tanpa Batas, sehingga dapat
menerima ilham dam firasat;
92. Melalui Kemampuan Imajinasi Kreatif,
seorang individu dapat berkomunikasi
dengan pikiran bawah sadar manusia
lainnya;
93. Kebulatan tekad merupakan titik awal
yang harus diambil oleh setiap orang untuk
melakukan tindakan yang didukung oleh
keinginan yang berkobar-jobar untuk
sukses;
94. Kekayaan datang kalau memang datang
sebagai tanggapan bagi tuntutan yang pasti
berdasarkan penerapan prinsip yang pasti
pula, dan bukan karena kemujuran;
95. Gagasan adalah kekuatan yang tidak
nyata yang memiliki kekuasaan jauh lebih
banyak daripada otak fisik yang
melahirkannya; Oleh karena itu gagasan
memiliki kekuatan untuk hidup terus
meskipun otak yang menciptakannya telah
kembali menjadi debu;
96. Bergabunglah dengan sekelompok
orang yang mungkin anda perlukan untuk
menciptakan dan melaksanakan rencana-
rencana anda untuk sukses;
97. Orang yang bisa mengikuti seorang
pemimpin secara efisien biasanya adalah
orang yang berkembang menjadi pemimpin
yang paling cepat;
98. Kalau orang tidak memiliki ketekunan,
dia tidak akan bisa mencapai keberhasilan
yang berarti dalam bidang apapun juga;
99. Keyakinan akan kemampuan diri sendiri
untuk melaksanakan suatu rencana akan
mendorong seseorang untuk mengikuti
rencana sampai selesai dengan ketekunan
100. Ketekunan dapat ditimbulkan melalui
kebiasaan untuk memusatkan pikiran pada
pembentukan rencana dalam mencapai
tujuan yang pasti;
101. Kebutuhan untuk dihargai adalah
suatu “rasa lapar” manusia yang tidak
terperikan, orang yang bisa memenuhi “rasa
lapar itu” akan dapat menggenggam orang
itu dalam telapak tangannya;
102. Mengembangkan hal terbaik dalam diri
seseorang adalah dengan menghargai dan
mendorong semangatnya ;
103. Satu-satunya cara untuk
mempengaruhi orang lain adalah dengan
berbicara tentang apa yang mereka
inginkan dan tunjukkan bagaimana cara
memperolehnya;
104. Rahasia sukses adalah kemampuan
untuk melihat segala sesuatu dari sudut
pandang orang lain dan dari sudut pandang
diri sendiri;
105. Senyuman dapat memperkaya orang
yang menerimanya, tanpa membuat melarat
orang yang memberikannya;
106. Senyuman akan memberi istirahat
untuk rasa letih, sinar terang untuk rasa
putus asa, serta menjadi penangkal dalam
menghadapi kesulitan dan kesedihan;
107. Senyum tidak bisa dibeli, diminta,
dipinjam atau dicuri dari orang lain, karena
senyum adalah sesuatu yang tidak berguna
sebelum diberikan kepada orang lain;
108. Bila anda ingin menjadi pembicara yang
baik jadilah pendengar yang penuh
perhatian ketika orang lain berbicara dan
dorong agar dia membicarakan tentang
dirinya sendiri;
109. Janganlah berusaha untuk meyakinkan
orang lain untuk menentang kehendaknya
sendiri, karena dia akan tetap memegang
pendapatnya sendiri di hadapan anda;
110. Kebaikan hati, pendekatan yang ramah
dengan penuh penghargaan terhadap
orang lain akan dapat membuat orang
merubah pikirannya lebih cepat seperti yang
anda inginkan;
111. Bila anda berharap untuk berada di
atas orang lain ambillah posisi di bawah
mereka, dan bila berharap ingin berada di
depan orang lain ambillah posisi di
belakang mereka;
112. Satu-satunya cara untuk memperoleh
manfaat paling banyak dari perdebatan
adalah dengan menghindari perdebatan itu
sendiri;
113. Ketulusan menempati peringkat
pertama sebagai sifat yang paling disukai
oleh semua orang. Ketulusan membuat
orang lain merasa aman dan dihargai
karena yakin tidak akan dibodohi atau
dibohongi. Orang yang tulus selalu
mengatakan kebenaran, tidak suka
mengada-ada, pura-pura, mencari-cari
alasan atau memutarbalikkan fakta. Tentu
akan lebih ideal bila ketulusan yang
selembut merpati itu diimbangi dengan
kecerdikan seekor ular, sehingga ketulusan
tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan
diri sendiri;
114. Kerendahan hati merupakan suatu
kekuatan, akan tetapi rendah diri
merupakan suatu kelemahan. Hanya orang
yang kuat jiwanyalah yang bisa bersikap
rendah hati. Ia seperti padi yang semakin
berisi semakin menunduk. Orang yang
rendah hati bisa mengakui dan menghargai
keunggulan orang lain. Ia bisa membuat
orang yang diatasnya merasa oke dan
membuat orang yang dibawahnya tidak
merasa minder;
115. Kesetiaan sudah menjadi barang
langka dan sangat tinggi harganya. Orang
yang setia selalu bisa dipercaya dan
diandalkan. Dia selalu menepati janjinya,
mempunyai komitmen yang kuat, rela
berkorban dan tidak suka berkhianat;
116. Orang yang bersikap positif selalu
berusaha melihat segala sesuatu dari
kacamata positif, bahkan dalam situasi yang
buruk sekalipun. Dia lebih suka
membicarakan kebaikan daripada
keburukan orang lain, lebih suka bicara
mengenai harapan daripada keputus asaan,
lebih suka mencari solusi daripada frustasi,
lebih suka memuji daripada mengecam, dsb;
117. Karena tidak semua orang dikaruniai
tempramen ceria, maka keceriaan tidak
harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh,
tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah
orang yang bisa menikmati hidup, tidak
suka mengeluh dan selalu berusaha meraih
kegembiraan. Dia bisa mentertawakan
situasi, orang lain dan juga dirinya sendiri.
Dia punya potensi untuk menghibur dan
mendorong semangat orang lain;
118. Orang yang bertanggung jawab akan
melaksanakan kewajibannya dengan
sungguh-sungguh. Kalau melakukan
kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika
mengalami kegagalan, dia tidak akan
mencari kambing hitam untuk disalahkan.
Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit
hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun.
Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah
yang bertanggung jawab atas apapun yang
dialami dan dirasakannya;
119. Rasa percaya diri memungkinkan
seseorang menerima dirinya sebagaimana
adanya, dengan menghargai dirinya dan
menghargai orang lain. Orang yang percaya
diri mudah menyesuaikan diri dengan
lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu
apa yang harus dilakukannya dan
melakukannya dengan baik;
120. Kebesaran jiwa dapat dilihat dari
kemampuan seeorang memaafkan orang
lain. Orang yang berjiwa besar tidak akan
membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci
dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-
masa sukar dia tetap tegar, tidak
membiarkan dirinya hanyut dalam
kesedihan dan keputus asaan;
121. Orang yang “Easy Going” menganggap
hidup ini ringan, dia tidak suka membesar-
besarkan masalah kecil, mengungkit masa
lalu dan tidak mau khawatir dengan masa
depan. Dia tidak mau pusing dan stress
dengan masalah-masalah yang berada
diluar kontrolnya;
122. Empati adalah sifat yang sangat
mengagumkan. Orang yang berempati
bukan saja pendengar yang baik, tapi juga
dia bisa menempatkan diri pada posisi
orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu
mencari jalan keluar terbaik bagi kedua
belah pihak, tidak suka memaksakan
pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia
selalu berusaha memahami dan mengerti
orang lain;

1 komentar: