“Tiga hal yang membuatmu
menjadi manusia terbaik.
Pertama, laksanakan apa
yang diperintahkan Allah
kepadamu, niscaya engkau
menjadi manusia yang paling
baik beribadah. Kedua
jauhilah apa yang dilarang
olehNya, niscaya engkau
menjadi orang yang zuhud.
Dan ketiga, terimalah
dengan ridha rizki yang
Allah berikan kepadamu,
niscaya engkau menjadi
orang yang paling
kaya.” (Abdullah bin Mas’ud
r.a)
Dalam hitungan satuan waktu
terkecil sekalipun, sebuah
eksistensi mengalami
penambahan umur seiring
berjalannya waktu itu sendiri.
Pada saat bersamaan, “jatah”
waktu eksistensinya berkurang
dan terus berkurang sampai
akhirnya habis. Begitupun
manusia dan semua makhluk
yang bernyawa di alam ini,
mempunya fase eksis yang
semua diawali dan diakhiri oleh
fase “tiada”, mempunyai umur
yang tertentu dan bisa berbeda-
beda.
Kita tidak pernah tahu berapa
lama jatah umur yang berupa
masa eksis ini. Kita tidak pernah
diperintahkan untuk mencari
tahu dan memang tidak akan
pernah akan bisa mencari tahu
dan bisa mendapatkan jawaban
berapa lama waktu yang kita
miliki. Kita hanya diperintahkan
untuk menata dan mengelola
jatah eksis itu oleh Sang Pemilik
masa itu sendiri. Quote kata-kata
hikmah dari Abudullah bin
Mas’ud di atas cukup menjadi
tuntunan dalam mengelola dan
menata masa yang berbatas
yang diberikan Yang Maha
Penguasa, Allah SWT.
Pengelolaan dan penataan
waktu erat kaitannya dengan
pengaturan jadwal, penentuan
rencana dan skala prioritas.
Jadwal dan rencana itu sendiri
tersusun dari sebuah agenda
besar berupa target-target, lebih
jauh lagi dari misi, visi dan tujuan
untuk suatu jangka waktu
tertentu. Tersirat, tausyiah dari
Abdullah bin Mas’ud r.a
manyatakan bahwa untuk
menjadi yang terbaik kita harus
menetapkan tujuan terbaik juga
yang bisa kita raih. Menetapkan
amal ibadah terbaik yang bisa
kita laksanakan membuat target
terbaik yang ingin dicapai di
tempat kerja/kantor atau studi/
sekolah dalam beberap waktu ke
depan, dan sebaliknya, pada saat
bersamaan mengurangi sampai
akhirnya menghilangkan dan
menggantinya dengan hal-halk
yang baik dari apa-apa yang
selama ini tidak/kurang baik.
Hal selanjutnya yang harus
dikelola setelah tersusunnya
target dan perencanaan adalah
masalah kedisiplinan. Seberapa
bagus dan detailnya target dan
perencanan jadwal apabila tidak
diiringi dengan kedisplinan untuk
kontinyu dan konsisten dalam
pelaksanaannya akan menjadi
nol besar tanp ada hasil dan
perubahan apa-apa. Berapa
banyak orang atau sekelompok
orang yang tergabung dalam
sebuah organisasi begitu lihai
dalam mematok target dan
tujuan, tapi tidak menshasilkan
apa-apa di penghujungnya
karena disebabkan tidak
sinkronnya antara target-target
itu sendiri dengan pelaksanaanya
karena tidak disiplin dan tidak
konsisten.
Ada benarnya ungkapan bahwa
kita harus meluruskan niat.
Seiring berjalannya waktu niat
yang sudah kita tetapkan di awal
sering berubah karena berbagai
macam faktor, oleh karena itu
harus dikembalikan lagi ke niat
awal agar lurus seperti yang
pernah kita tetapkan. Tanpa
merubah agenda besar, reivisi-
revisi untuk perbaikan mungkin
kita perlu ambil atas pilihan-
pilihan yang telah kita putuskan.
Perbaikan-perbaikan ini
diperlukan untuk mewujudkan
agenda besar itu tadi agar lebih
mudah.
Hal lain yang harus dikelola
adalah masalah rasa. Ini erat
kaitannya dengan pencapaian
target yang telah kita tetapkan
tadi dan masalah rizki seperti
yang tertulis pada quote diatas.
Rasa adalah energi yang
bersumber dalam diri dan
mengikat banyak elemen yang
fundamental ; hati, jiwa naluri
dan akal, untuk melahirkan sikap
dan sifat terhadap sebuah
keadaan yang dihadapi (Sulthan
Hadi). Untuk melakukan
perubahan dan perbaikan bisa
jadi kita memerlukan perubahan
suasana, perubahan lingkungan
dan fisik di sekitar kita; tempat
kerja, tempat tinggal, barang-
barang yang dimiliki dan lain-
lain. Tapi sebetulnya mengelola
rasa, mengubah cara pandang
dan menguatkan suasan bathin
adalah yang paling penting.
Maksudnya adalah bahwa
suasan bathin itu lebih penting
daripada suasana di luar kita.
Rasa yang dimiliki lebih kuat
pengaruhnya untuk menikmati
setiap keadaan yang kita temui.
Keelokan rasa inilah yang
merupakan amalan hakiki dalam
elemen jiwa kita, yang
membuatnya mengkilap,
meninggikan dan memlihara dari
ketergelinciran dari kejahatan
dan ketidakpuasan akan dunia
dan terpeliharanya syukur
nikmat.
Adapun sehubungan dengan
rizki itu sendiri, kita tidak akan
pernah berdoa untuk diberi rizki
yang lebih dari yang Allah
tentukan kepada kita, karena
rizki setiap kita sudah Dia
tentukan takarannya. Seperti
yang diajarkan oleh Rasulullah
SAW, lewat salah satu do’a yang
sering kita dengar :
“Ya Allah Tuhan kami, kami
memohon kepada Engkau
keselamatan dalam agama,
kesehatan dalam tubuh,
bertambah ilmu,
keberkahan dalam rezeki,
tobat sebelum mati, rahmat
ketika mati, dan ampunan
sesudah mati. Allah Tuhan
kami, mudahkanlah kami
ketika sekarat, lepaskanlah
dari api neraka, dan
mendapat kemaafan ketika
dihisab. Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau jadikan
hati kami condong kepada
kesesatan sesudah Engkau
beri petunjuk kepada kami,
dan karuniakanlah kepada
kami rahmat dari sisi
Engkau, karena
sesungguhnya Engkau-lah
Maha Pemberi (karunia).”
Kita hanya diminta untuk berdoa
agar rizki yang diberikan kepada
kita menjadi berkah dan
bermanfaat bagi diri kita,
keluarga dan orang lain. Bukan
sebaliknya, rizki yang didapat
jangankan untuk orang lain,
untuk dirinya sendiri sedikitpun
tidak memberi manfaat,
na’udzubillahi min dzalik.
Untaian jejak kehidupan yang
sudah kita lewati sudah terekam
dalam gulungan pita kaset
kehidupan yang sudah tertutup
dan tidak mungkin untuk
dirubah. Kita hanya bisa belajar
dari sana. Momen di awal tahu n
Hijriah dan akhir tahun masehi
ini adalah momen terbaiik untuk
melakukan evaluasi target-target
yang pernah kita tetapkan satu
tahun ke belakang. Melanjutkan
hal-hal terbaik yang pernah
dicapai dan memperbaiki,
memperbaharui dan mengoreksi
apa-apa yang tidak tercapai.
Wallahu’alam
Hidup harus punya motivasi.Sulit rasanya membangun diri tanpa motivasi apapun.Karena dengan motivasi,kita dapat membangun hidup kita menjadi lebih baik lagi.Jangan putus asa oleh kondisi apapun!! Yang penting,seberapa besar kita sudah memberikan yang terbaik?
Rabu, 09 Februari 2011
Selasa, 01 Februari 2011
Keyakinan untuk sukses
Jika Anda benar-benar mengharapkan
terjadinya sesuatu, maka harapan ini
memiliki efek yang kuat terhadap sikap dan
kepribadian Anda. Semakin besar keyakinan
terhadap harapan Anda, semakin mungkin
bahwa Anda akan melakukan dan
mengatakan sesuatu yang konsisten dengan
apa yang Anda harapkan akan terjadi.
Orang yang sukses berharap untuk menjadi
sukses. Orang yang sukses senantiasa
mengharapkan kesuksesan-kesuksesan dan
yakin bahwa hal itu akan terjadi dalam
hidupnya.
�
Keyakinan Anda yang terdalam membentuk
suatu layar prasangka yang membelokkan
realitas eksternal Anda dan menyebabkan
Anda melihat sesuatu tidak dengan cara
yang sebenarnya tetapi dengan cara Anda.
Keyakinan Anda yang kuat dapat menjadi
kenyataan, "Anda bukanlah apa yang Anda
pikir tentang siapa diri Anda, tetapi apa
yang Anda pikirkan, itulah Anda".
Hal terburuk dari semua keyakinan adalah
keyakinan yang membatasi diri. Ini adalah
keyakinan karena mengalami realita
perkembangan dalam hidup, yang biasanya
adalah perkembangan yang salah, yang
menyebabkan Anda yakin bahwa Anda
memiliki keterbatasan dalam beberapa hal.
Sebagai hasil dari keyakinan yang mebatasi
diri Anda, Anda terus menerus menganggap
remeh diri Anda, dengan mudah menyerah
dalam mengejar tujuan, dan lebih buruk
lagi, bercerita kepada orang lain disekitar
Anda bahwa Anda memiliki kekurangan
dalam kualitas dan kemampuan tertentu.
Salah satu langkah terpenting yang perlu
Anda ambil adalah mengatasi keyakinan
yang membatasi diri Anda. Anda memulai
proses ini dengan membayangkan bahwa
Anda tidak memiliki keterbatasan sama
sekali. Ketika Anda mengembangkan otak
Anda sampai ke titik yang benar-benar
Anda yakini, bahwa Anda dapat melakukan
apapun yang Anda masukkan ke dalam
otak, Anda akan menemukan suatu cara
untuk menjadikan keyakinan itu sebuah
realitas. Hasilnya seluruh keyakinan Anda
akan berubah.Keyakinan merupakan hal
yang sulit untuk diubah, namun keyakinan
merupakan hal yang dapat dipelajari.
Dan apapun yang telah dipelajari dapat
dihapus. Anda dapat mengembangkan
keyakinan akan keberanian, kepercayaan
diri dan ketekunan yang tak dapat
dihentikan yang diperlukan untuk
mendapatkan kesuksesan besar dengan
cara memprogram otak alam bawah sadar
Anda dengan cara tertentu.
terjadinya sesuatu, maka harapan ini
memiliki efek yang kuat terhadap sikap dan
kepribadian Anda. Semakin besar keyakinan
terhadap harapan Anda, semakin mungkin
bahwa Anda akan melakukan dan
mengatakan sesuatu yang konsisten dengan
apa yang Anda harapkan akan terjadi.
Orang yang sukses berharap untuk menjadi
sukses. Orang yang sukses senantiasa
mengharapkan kesuksesan-kesuksesan dan
yakin bahwa hal itu akan terjadi dalam
hidupnya.
�
Keyakinan Anda yang terdalam membentuk
suatu layar prasangka yang membelokkan
realitas eksternal Anda dan menyebabkan
Anda melihat sesuatu tidak dengan cara
yang sebenarnya tetapi dengan cara Anda.
Keyakinan Anda yang kuat dapat menjadi
kenyataan, "Anda bukanlah apa yang Anda
pikir tentang siapa diri Anda, tetapi apa
yang Anda pikirkan, itulah Anda".
Hal terburuk dari semua keyakinan adalah
keyakinan yang membatasi diri. Ini adalah
keyakinan karena mengalami realita
perkembangan dalam hidup, yang biasanya
adalah perkembangan yang salah, yang
menyebabkan Anda yakin bahwa Anda
memiliki keterbatasan dalam beberapa hal.
Sebagai hasil dari keyakinan yang mebatasi
diri Anda, Anda terus menerus menganggap
remeh diri Anda, dengan mudah menyerah
dalam mengejar tujuan, dan lebih buruk
lagi, bercerita kepada orang lain disekitar
Anda bahwa Anda memiliki kekurangan
dalam kualitas dan kemampuan tertentu.
Salah satu langkah terpenting yang perlu
Anda ambil adalah mengatasi keyakinan
yang membatasi diri Anda. Anda memulai
proses ini dengan membayangkan bahwa
Anda tidak memiliki keterbatasan sama
sekali. Ketika Anda mengembangkan otak
Anda sampai ke titik yang benar-benar
Anda yakini, bahwa Anda dapat melakukan
apapun yang Anda masukkan ke dalam
otak, Anda akan menemukan suatu cara
untuk menjadikan keyakinan itu sebuah
realitas. Hasilnya seluruh keyakinan Anda
akan berubah.Keyakinan merupakan hal
yang sulit untuk diubah, namun keyakinan
merupakan hal yang dapat dipelajari.
Dan apapun yang telah dipelajari dapat
dihapus. Anda dapat mengembangkan
keyakinan akan keberanian, kepercayaan
diri dan ketekunan yang tak dapat
dihentikan yang diperlukan untuk
mendapatkan kesuksesan besar dengan
cara memprogram otak alam bawah sadar
Anda dengan cara tertentu.
Jangan sia-siakan hidup
Seringkali kita mengeluh ini itu,
mengeluh karena gagal,
mengeluh karena sakit,
mengeluh karena dilanda
musibah. Mengeluh dan
mengeluh. Entah berapa banyak
kita telah mengeluh, bahkan ada
juga orang yang ingin mengakhiri
hidupnya dikarenakan tidak kuat
menahan beban kehidupan yang
sulit.
Betapa buruknya kita yang
mengeluh itu apabila kita
mengetahui. Alam semesta ini
memiliki hukum-hukum yang
mengaturnya, sehingga
terciptalah keseimbangan dijagad
raya yang luar biasa. Puncak
keseimbangan itu telah membuat
kita berada didunia. Kehidupan
ini muncul dari perhitungan
rumit sesuatu yang kompleks
dan menakjubkan. Bayangkan
saja peluang untuk terbentuknya
alam semesta yang membentuk
kehidupan ini menurut Penrose,
seorang ahli probabilitas adalah
1:10^10^123 (10 pangkat 10
dipangkatkan kembali 123)
sebuah angka peluang yang kecil
sekali dan sangat sulit
dijabarkan, bahkan melampaui
10^50 (probabilitas nol/mustahil
terjadi karena kebetulan).
Kehidupan ini adalah sebuah
proses. Butuh waktu yang lama
untuk menciptakan sebuah
kehidupan. Misalnya saja, butuh
proses yang panjang selama 9
bulan untuk menunggu kita
dapat terlahir ke dunia. Butuh
kerja keras dan pengorbanan
orang tua sehingga kita dapat
muncul dan hidup didunia ini.
Hidup ini adalah sebuah
keajaiban yang patut kita syukuri.
Hasil dari perjuangan kita dari
sebuah titik sperma dan
pengorbanan bertriliun-triliun
kehidupan sebelumnya –
perjuangan orang tua kita,
nenek kakek kita, kakek buyut
kita dan seterusnya sampai satu
titik awal yang mengawali
semuanya yang kita sebut
dengan Tuhan.
Apakah kita tidak menyadari
bahwa betapa berharganya
sebuah kehidupan yang kita
rasakan ini?. Apakah kita ini
makhluk hina yang mengeluh
dan tidak pernah menyadari
bahwa lahirnya kita, hidupnya
kita adalah sebuah anugrah yang
tidak dapat dibayar dengan
apapun?
Bandingkan ukuran tubuh anda
dengan pulau tempat
keberadaan anda. Sangat kecil
bukan?. Bandingkan lagi pulau
tempat tinggal anda dengan
benua dimana pulau itu berada,
dengan planet bumi, dengan
matahari, dengan galaksi
bimasakti terus sampai dengan
jagad raya. Lihat dan sadarilah
disekeliling anda dan rasakan
bahwa betapa kecilnya kita dan
segala kehidupan ini apabila
dibandingkan dengan jagad raya,
bahwa betapa sebentarnya umur
kehidupan kita apabila
dibandingkan dengan umur
jagad raya ini. Maka betapa
berhargalah dan bernilailah
sebuah kehidupan kecil yang
anda rasakan itu. Janganlah
sekali-kali anda sia-siakan
kehidupan itu. Nikmati dan
syukurilah semua anugerah yang
kita miliki ini.
Lalu apa hubungannya sebuah
kehidupan luar biasa itu dengan
penderitaan, kekecewaan dan
segala permasalahan yang kita
hadapi ?. Bukankah lebih baik
tidak pernah merasakan hidup
dan merasakan segala
penderitaan itu?.
Berpikirlah positif kawan. Tuhan,
sang orangtua dari segala
orangtua yang menciptakan kita
tentu sangat menyayangi kita
sebagai makhluk hasil ciptaanya.
Seorang orang tua tentu akan
menyayangi anak-anaknya. Hal
ini bukan berarti kita tidak akan
mengalami tragedi, namun
rasakanlah dan pelajarilah apa
yang berada di balik semua itu.
Carilah pelajaran dan
keuntungan dari semua keadaan
yang tidak menguntungkan itu.
Sudut pandang inilah yang
mampu membuat kita dapat
melewati semua krisis dan
merubahnya menjadi
kesempatan didalam jalan
kehidupan kita. Berpikir positif
akan mengaktifkan gen-gen
(informasi dasar didalam tubuh
kita) untuk menciptakan
keadaan yang baik bagi tubuh
kita. Mengaktifkan sel-sel otak
dan tubuh untuk menghasilkan
hormon-hormon yang
bermanfaat.
Prinsip dualitas (keberpasangan)
bekerja untuk segalanya. Ada
depan-belakang, siang-malam,
kekuatan-kelemahan dan
sebagainya. Tak peduli betapa
segala sesuatu timpang, tak
perduli segala sesuatu akan
berakhir, akan selalu ada ruang
untuk memilih. Pertahankanlah
sudut pandang yang positif.
“ Tuhan akan sesuai dengan apa
yang kita pikirkan”. Maha
pertahankalah dan berjuanglah
selalu untuk selalu dalam
keadaan positif.
Belajar dari Thomas Alva Edison,
Ia menghabiskan uang 40.000
dolar dalam waktu 2 tahun dan
6000 bahan yang telah diuji. Ia
menggabungkan 3000 teori yang
telah ada dan meringkasnya
menjadi 2 teori saja. Dan
akhirnya, setelah menemui
kegagalan sebanyak 8889 kali,
pada tanggal 21 Oktober 1879,
lahirlah lampu pijar listrik
pertama yang mampu menyala
selama 40 jam. Di tahun 1882,
Edison memasang lampu-lampu
listrik di jalan-jalan, dan rumah-
rumah sejauh 1 km di kota
Newyork. Hal ini pertama kalinya
di dunia, jalan-jalan diterangi
oleh cemerlangnya cahaya
lampu dan manfaat yang kita
tidak dapat hitung saking
banyaknya.
Maka berjuanglah kawan,
raihlah kemenangan yang
ditawarkan Tuhan di akhir jalan
hidup kita kelak. Raihlah
keabadian dan keindahan itu.
Syukuri kehidupan ini dengan
menjalaninya. Mari kita berjuang
dan berkorban bersama-sama
untuk memberikan manfaat yang
sebanyak-banyaknya. Semua itu
untuk kita semua masing-masing.
Karena Tuhan tentu tidak akan
menyia-nyiakan segala kebaikan
yang telah kita lakukan.
Menabung untuk akhirat.
Menabung untuk masa depan.
Jangan sia-siakan perjuangan
kehidupan sebelumnya para
leluhur kita yang telah berjuang
sehingga kita ada untuk saat ini
didunia. Mari kita lanjutkan …
mengeluh karena gagal,
mengeluh karena sakit,
mengeluh karena dilanda
musibah. Mengeluh dan
mengeluh. Entah berapa banyak
kita telah mengeluh, bahkan ada
juga orang yang ingin mengakhiri
hidupnya dikarenakan tidak kuat
menahan beban kehidupan yang
sulit.
Betapa buruknya kita yang
mengeluh itu apabila kita
mengetahui. Alam semesta ini
memiliki hukum-hukum yang
mengaturnya, sehingga
terciptalah keseimbangan dijagad
raya yang luar biasa. Puncak
keseimbangan itu telah membuat
kita berada didunia. Kehidupan
ini muncul dari perhitungan
rumit sesuatu yang kompleks
dan menakjubkan. Bayangkan
saja peluang untuk terbentuknya
alam semesta yang membentuk
kehidupan ini menurut Penrose,
seorang ahli probabilitas adalah
1:10^10^123 (10 pangkat 10
dipangkatkan kembali 123)
sebuah angka peluang yang kecil
sekali dan sangat sulit
dijabarkan, bahkan melampaui
10^50 (probabilitas nol/mustahil
terjadi karena kebetulan).
Kehidupan ini adalah sebuah
proses. Butuh waktu yang lama
untuk menciptakan sebuah
kehidupan. Misalnya saja, butuh
proses yang panjang selama 9
bulan untuk menunggu kita
dapat terlahir ke dunia. Butuh
kerja keras dan pengorbanan
orang tua sehingga kita dapat
muncul dan hidup didunia ini.
Hidup ini adalah sebuah
keajaiban yang patut kita syukuri.
Hasil dari perjuangan kita dari
sebuah titik sperma dan
pengorbanan bertriliun-triliun
kehidupan sebelumnya –
perjuangan orang tua kita,
nenek kakek kita, kakek buyut
kita dan seterusnya sampai satu
titik awal yang mengawali
semuanya yang kita sebut
dengan Tuhan.
Apakah kita tidak menyadari
bahwa betapa berharganya
sebuah kehidupan yang kita
rasakan ini?. Apakah kita ini
makhluk hina yang mengeluh
dan tidak pernah menyadari
bahwa lahirnya kita, hidupnya
kita adalah sebuah anugrah yang
tidak dapat dibayar dengan
apapun?
Bandingkan ukuran tubuh anda
dengan pulau tempat
keberadaan anda. Sangat kecil
bukan?. Bandingkan lagi pulau
tempat tinggal anda dengan
benua dimana pulau itu berada,
dengan planet bumi, dengan
matahari, dengan galaksi
bimasakti terus sampai dengan
jagad raya. Lihat dan sadarilah
disekeliling anda dan rasakan
bahwa betapa kecilnya kita dan
segala kehidupan ini apabila
dibandingkan dengan jagad raya,
bahwa betapa sebentarnya umur
kehidupan kita apabila
dibandingkan dengan umur
jagad raya ini. Maka betapa
berhargalah dan bernilailah
sebuah kehidupan kecil yang
anda rasakan itu. Janganlah
sekali-kali anda sia-siakan
kehidupan itu. Nikmati dan
syukurilah semua anugerah yang
kita miliki ini.
Lalu apa hubungannya sebuah
kehidupan luar biasa itu dengan
penderitaan, kekecewaan dan
segala permasalahan yang kita
hadapi ?. Bukankah lebih baik
tidak pernah merasakan hidup
dan merasakan segala
penderitaan itu?.
Berpikirlah positif kawan. Tuhan,
sang orangtua dari segala
orangtua yang menciptakan kita
tentu sangat menyayangi kita
sebagai makhluk hasil ciptaanya.
Seorang orang tua tentu akan
menyayangi anak-anaknya. Hal
ini bukan berarti kita tidak akan
mengalami tragedi, namun
rasakanlah dan pelajarilah apa
yang berada di balik semua itu.
Carilah pelajaran dan
keuntungan dari semua keadaan
yang tidak menguntungkan itu.
Sudut pandang inilah yang
mampu membuat kita dapat
melewati semua krisis dan
merubahnya menjadi
kesempatan didalam jalan
kehidupan kita. Berpikir positif
akan mengaktifkan gen-gen
(informasi dasar didalam tubuh
kita) untuk menciptakan
keadaan yang baik bagi tubuh
kita. Mengaktifkan sel-sel otak
dan tubuh untuk menghasilkan
hormon-hormon yang
bermanfaat.
Prinsip dualitas (keberpasangan)
bekerja untuk segalanya. Ada
depan-belakang, siang-malam,
kekuatan-kelemahan dan
sebagainya. Tak peduli betapa
segala sesuatu timpang, tak
perduli segala sesuatu akan
berakhir, akan selalu ada ruang
untuk memilih. Pertahankanlah
sudut pandang yang positif.
“ Tuhan akan sesuai dengan apa
yang kita pikirkan”. Maha
pertahankalah dan berjuanglah
selalu untuk selalu dalam
keadaan positif.
Belajar dari Thomas Alva Edison,
Ia menghabiskan uang 40.000
dolar dalam waktu 2 tahun dan
6000 bahan yang telah diuji. Ia
menggabungkan 3000 teori yang
telah ada dan meringkasnya
menjadi 2 teori saja. Dan
akhirnya, setelah menemui
kegagalan sebanyak 8889 kali,
pada tanggal 21 Oktober 1879,
lahirlah lampu pijar listrik
pertama yang mampu menyala
selama 40 jam. Di tahun 1882,
Edison memasang lampu-lampu
listrik di jalan-jalan, dan rumah-
rumah sejauh 1 km di kota
Newyork. Hal ini pertama kalinya
di dunia, jalan-jalan diterangi
oleh cemerlangnya cahaya
lampu dan manfaat yang kita
tidak dapat hitung saking
banyaknya.
Maka berjuanglah kawan,
raihlah kemenangan yang
ditawarkan Tuhan di akhir jalan
hidup kita kelak. Raihlah
keabadian dan keindahan itu.
Syukuri kehidupan ini dengan
menjalaninya. Mari kita berjuang
dan berkorban bersama-sama
untuk memberikan manfaat yang
sebanyak-banyaknya. Semua itu
untuk kita semua masing-masing.
Karena Tuhan tentu tidak akan
menyia-nyiakan segala kebaikan
yang telah kita lakukan.
Menabung untuk akhirat.
Menabung untuk masa depan.
Jangan sia-siakan perjuangan
kehidupan sebelumnya para
leluhur kita yang telah berjuang
sehingga kita ada untuk saat ini
didunia. Mari kita lanjutkan …
Jumat, 28 Januari 2011
Mengenal makna hidup
Terkadang kita merasa selalu
benar dengan perbuatan kita,
padahal sebenarnya masih
banyak sekali kekurangan yang
kita tidak ketahui. Banyak orang
selalu mengandalkan keegoisnya
dan berbuat arogan tanpa
berfikir apakah itu baik atau
malah merugikan orang lain.
Jangan bertindak dengan asal
asalan karna itu lebih banyak
merugikan diri sendiri dari pada
menguntungkan diri kita. Jika kita
berada dalam suatu kumpulan
atau organisasi, apa yang kita
fikirkan? Kebanyakan kita berfikir
apa yang bisa kita manfaatkan
dari organisasi atau kelompok
tersebut atau orang tertentu,
sekarang pertanyaan berikutnya
Mengapa kita bisa berfikir
demikian? Sudah jelas, pastilah
kita tidak pernah mau rugi atau
tidak mau mengeluarkan sesuatu
yang kita miliki karna memang
itu sebagian besar sifat manusia
terutama manusia Indonesia ini.
Selain itu faktor yang
menyebabkan kita berfikir seperti
itu adalah tingkat keegoisan yang
kita miliki. Cobalah kita merubah
cara berfikir kita mulai dari hal
yang sederhana saja misalkan
dalam melakukan sesuatu atau
berbuat terhadap orang lain.
Jangan kita berfikir “apa yang
dapat kita manfaatkan dari
orang tersebut tapi cobalah
berfikir apakah yang telah kita
kerjakan tersebut sudah
bermanfaat bagi orang lain ?”
Dapatkah kita berfikir demikian?
Mungkin kita merasa sulit dan
terasa janggal jika kita hanya
dapat memberi terhadap orang
lain tanpa menerima balasan.
Aneh memang kedengarannya
kalau kita hanya memberi, tapi
perlu kita ketahui “Jika kita
meberikan sesuatu terhadap
orang lain, dengan keadilan
Tuhan, Tuhan telah
mempersiapkan kado dan akan
memberikannya kepada kita baik
itu berupa materi, fisik, atau
yang lainnya tanpa kita ketahui”
Beberapa kejadian yang kita
alami kerap sekali dengan
penyesalan. Mungkin selama ini
kita tidak tahu mengapa kita bisa
menyesal. Ada faktor yang acap
kali berpengaruh terhadap kita
sehingga muncullah penyesalan.
Faktor itu pada umumnya akibat
karna tidak adanya peluang dan
karna tidak ada informasi
sebelumnya. Dua hal ini sangat
sensitif akan terjadinya
penyesalan di diri kita. Kita ambil
saja contoh yang paling kerap
kali kita jumpai.
Pada umumnya orang yang
menyukai lawan jenisnya akan
terlihat malu malu, atau ada rasa
segan terhadap orang yang di
sukainya. Hal lain yaitu
perhatiannya mungkin lebih di
antara teman teman yang
lainnya. Misalkan saja namanya
Budi yang mencintai Dewi.
Sekilas mungkin kita susah untuk
menentukan apakah Budi
memang menyukai Dewi? Tapi
mudah saja kita melihatnya.
Mungkin kita semua sudah tahu
jika seseorang menyukai kita baik
itu dari tingkah lakunya atau
cara dia berbicara pada kita. Nah
pertanyaan terhadap Budi,
apakah Dewi juga
mennyukainya? Kita tidak bisa
katakan “Ya” jika kita tidak tahu
apa yang sebenarnya ada di
benak Dewi. Nah saat saat
seperti itulah yang acap kali
membuat orang bimbang,
terlintas di benak kita adalah apa
aku di terima atau di tolak?
Akibat pemikiran yang seperti
itulah sering kita lalai dan sering
mengulur waktu. Akibat
kelalaian kita itu jugalah bisa saja
orang yang kita sukai itu memilih
orang lain, mengapa karna
orang lain juga berhak untuk
menyukai orang yang kita sukai.
Nah setelah kita ketahui orang
yang kita sukai telah mempunyai
pacar barulah kita menyesal.
Iustrasi ini mengajak kita agar
jangan menunda hal yang
harusnya kita lakukan, bagi
kaula muda mungkin saja akan
terasa hampa atau kecewa pada
orang yang di sukainya. Mungkin
saja jika kita ungkapkan
perasaanya terhadap orang yang
di sukainya belum tentu di tolak
atau dengan kata lain orang
tersebut juga menyukai kita. Nah
akibat kurangnya informasi dan
peluang terhadap seseorang
akhirnya timbullah penyesalan di
hati. Lalu berfikirlah kita
“ mengapa tidak ku ungkapkan
perasaanku dengan dia ya”
Ungkapan seperti itu sangat
sangat sering kita dengar. Tapi
apakah jika kita menggumam
seperti itu maka orang yang di
harapkannya akan datang
menemuinya. Hal yang paling sia
sia adalah jika kita berharap
sesuatu yang tak mungkin
terjadi. Mengapa kita harus lelah
dengan cara berfikir seprti, mari
kita rubah cara berfikir kita yang
terasa konyol. Seperti penuturan
di atas jangan kita berharap
sesuatu dari orang lain tetapi
apakah orang lain berharap
terhadap kita?
Banyak hal yang bisa kita
lakukan untuk mendapatkan
sesuatu yang kita ingini, akan
tetapi setiap perjuangan pastilah
ada tantangannya baik itu secara
internal atau external.
Menemukan orang yang mampu
di ajak konsultasi bukanlah hal
yang mudah, hal itu di
karenakan kita sulit untuk
mempercayai orang lain jika
tidak kita kenal secara detail.
Kembali ke ego bukan?
Jarang sekali kita bisa
menemukan hal yang terbaik
untuk kita terutama kepada diri
kita sendiri. Banyak pertanyaan
yang bisa kita buat untuk
mengetahuinya, tapi di sini kita
tidaka akan mempertanyaakan
hal yang semacam itu. Di sini kita
hanya menjabarkan mengapa
sesuatunya terjadi begitu saja
tanpa kita ketahui apa jalan
keluarnya. Kita harus paham
filosofi yang ada di sekeliling kita
jika kita ingin mengetahui apakah
kita itu berego tinggi atau
sebaliknya. Di bawah ini akan
saya berikan ilustrasi tentang
mengapa kita selalu sulit untuk
mendapatkan hal yang baru.
“ Pak Salim adalah seorang
kariawan PT. Silo sebagai staf di
bagian administrasi. Setiap
harinya Pak salim berangkat
kerja dengan menumpang Bus
kota yang setiap paginya melalui
jalan depan rumahnya. Pada
suatu pagi Pak salim hendak
hendak berangkat ke kantor,
beberapa menit Ia berdiri di
pinggir jalan kemudian
tampaklah Bus kota yang di
tunggunya dengan segera pak
Salim melambaikan tangannya
menandakan hendak
menumpang.Tiba tiba saat ia
hendak naik sepatunya lepas
sebelah sementara bus sudah
berjalan.
Seandainya jika kita yang
mengalami hal seperti yang di
alami Pak salim dalam ilustrasi di
atas, apa yang akan kita
lakukan? Apakah anda akan
meminta supir bus berhenti agar
anda bisa mengambil sepatu
anda yang terjatuh, atau anda
akan membiarkannya begitu
saja? Tak ada seorangpun yang
tahu apa yang akan anda
lakukan jika terjadi demikian
keculi hanya anda sendiri. Dalam
cerita berikutnya kita akan tahu
apa yang akan di lakukan oleh
pak salim.
“ Tiba tiba dengan sigap Pak
Salim langsung membuka
sepatunya yang masih berada di
kakunya dan langsung
membuangnya tepat di dekat di
mana sepatunya tadi terjatuh.
Seseorang yang duduk di
sebelah pak salim kemudian
bertanya “Mengapa Bapak
melepaskan sepatu bapak yang
satu lagi ?” Dengan tersenyum
Pak salim hanya menjawab “
Agar ada manfaatnya”
mendengar perkataan pak salim
orang yang duduk di sebelahnya
terdiam dan bingung sendiri
karna mungkin dia berfikir
“ Aneh bapak ini”.
Apakah anda tahu mengapa di
ilustrasi itu pak salim hanya
menjawab “agar ada
manfaatnya?”Dalam Ilustrasi
tersebut pak salim memahami
filosofo hidup, mengapa kita
mempertahankan sesuatu
karena ego kita walaupun itu
tidak bermanfaat bagi kita lagi?
Sebenarnya arti dari kalimat pak
Salim itu adalah agar siapapun
yang mendapatkan sepatunya
bisa di manfaatkan kembali. Jika
kita yang mengalami hal
demikian apakah kita akan
melakukan hal yang sama seperti
yang di lakukan pak salim?
Rasanya sulit untuk merelakan
sesuatu yang kita miliki apa lagi
jika barang yang kita punya itu
adalah barang kesayangan kita.
Tetapi dengan filosofi yang di
miliki pak salim kita bisa
menirunya walau hanya sebuah
ilustrasi singkat tapi ada makna
yang dalam yang terkandung
didalamnya. Mengapa kita
mempertahankan sesuatu yang
tak berguna untuk kita,
bukankah lebih baik jika kita
merelakannya. Terkadang kita
harus berani kehilangan sesuatu
yang kita miliki untuk
mendapatkan sesuatu yang baru.
Nah sekarang kita mulai
mengetahui bukan bagaimana
sesuatunya berjalan di luar
dugaan kita dan mungkin kita
sudah bisa melihat cermin jiwa
kita yang sebenarnya walaupun
baru sedikit yang kita ketahui
namun kita harus mampu untuk
mengembangkannya jika kita
ingin merubah diri kita dan
membuang tingkat keegoisan
yang kita miliki. Jangan pernah
menyesal dari perbuatan kita
tetapi hal yang harus kita
lakukan adalah merubah sikap
dan cara kita. Bagaimana kita
merubahnya, ada tahapan yang
harus di perhatikan yaitu kita
harus bertekat, berusaha. Nah
apakah dengan tekad dan
berusaha maka kita akan
berhasil, jawabnya “belum”
masih ada faktor yang paling
mendasar yaitu “niat.” Niatlah
yang mendorong kita untuk
melakukan sesuatu, dengan
adanya niat maka kita akan
berusaha dan bertekad untuk
mendapatkan sesuatu yang kita
ingnkan.
Jika kita di hadapkan dengan
suatu masalah yang rumit dan
bahkan mungkin teramat berat
bagi kita, apakah yang akan kita
lakukan? Jangan menjadi orang
yang penakut dalam hidup ini,
tak ada yang perlu di takutkan.
Yang harus kita takuti adalah diri
kita sendiri jika kita tidak bisa
mengkontrolnya maka musuh
terbesar dalam hidup ini adalah
diri kita sendiri. Dalam diri kita ini
banyak sekali persoalan
persoalan yang harus kita hadapi
baik itu persoalan yang kecil
atau persoalan yang besar. Jika
kita masuk dalam suatu masalah,
pastilah ada jalan keluarnya.
Satu hal yang harus kita
menegrti, mengapa masalah
muncul? Jawabannya karna
adanya sesuatu yang mengganjal
dalam hati seseorang sehingga
menimbulkan masalah, nah jika
tidak ada hal yang mengganjal
menurut seseorang atau dengan
kata lain semuanya sempurna
maka pastilah takkan pernah
ada masalah dalam hidupnya.
Sangat mustahil jika kita terlahir
di dunia ini tanpa suatu masalah
apapun. Walau demikian halnya,
bukan berarti masalah itu tidak
dapat diatasi. Manusia hidup
karena setiap manusia yang
terlahir didunia ini adalah sang
juara. Walau semua yang terlahir
di dunia adalah sang juara,
namun tidak semua
kesempurnaannya sama. Coba
kita bayangkan jika kita terlahir
dalam keadaan cacat, baik itu
cacat mental maupun fisik?
Tentu kita merasa janggal dalam
menjalani hidup ini. Dengan
kesempurnaan yang kita miliki,
mengapa kita tidak manfaatkan
dan menambah nilai positif. Sifat
manusia yang cenderung selalu
menunggu terutama dinegara ini,
Indonesia. Selain itu, sifat malas
dan ditambah dengan sifat
munafik menyebabkan
seseorang semakin enggan untuk
berusaha demi meningkatkan
kualitas diri untuk maju kedepan.
Kita terkadang sering diselimuti
rasa penyesalan dan bersalah
terhadap orang lain disekeliling
kita, namun apakah ada guna
dari penyesalan itu? Jika
penyesalan adalah untuk
mengembalikan sesuatu yang
sama persis dengan apa yang
sebenarnya itu adalah pekerjaan
sia-sia belaka tidak ada
sesuatunya bisa berubah tanpa
adanya tindakan dari diri sendiri.
Coba lihat diri kita, apakah kita
sudah benar-benar mampu
dalam menjalani kehidupan ini?
Cerminan diri sangat membantu
untuk mengkoreksi diri sendiri
sebelum kita mengkoreksi orang
lain. Hal terpenting dalam diri
sendiri yaitu pengontrolan
emosional, sikap percaya diri,
dan kekreatifan.
Pengontrolan emosional sangat
berpengaruh dalam
pengambilan tindakan dan
keputusan, hal ini akan lebih
mendukung sikap percaya diri
kita untuk mencapai tujuan yang
diharapkan. Percaya diri adalah
modal dasar untuk melangkah
kedepan. Percaya diri yaitu
Hubungan INTEGRAL antara
Ability (kemampuan) dengan
Motivasi. Jika pemikiran
seseorang menciptakan aspirasi
maka akan timbul rasa percaya
diri terhadap orang tersebut.
Banyak orang yang masih mudah
terpengaruh oleh hal-hal yang
sifatnya negatif dan merugikan
itu disebabkan karna kurangnya
pendirian yang kuat. Disisi lain
faktor yang dapat
mempengaruhi seseorang adalah
bagaimana pergaulannya. Sikap
menilai diri sendiri akan lebih
baik jika disertai dengan motivasi
dan dorongan untuk lebih
memacu hasrat agar kedepan
lebih baik lagi.
Tidak semua orang akan melihat
dirinya sendiri, kebanyakan
orang lebih suka menilai orang
lain ketimbang dirinya sendiri hal
ini disebabkan karena
pengendalain diri yang kurang
dan sikap egoisme yang masih
tinggi. Manusia pada umumnya
menginginkan dirinya lebih
terdepan dari orang lain
walaupun kemampuan yang
dimilikinya tidak sesuai dengan
apa yang akan dilakukannya.
Namun jika benar-benar dengan
tekad dan niat serta usaha yang
dimilikinya tidak menutup
kemungkinan untuk seseorang
tampil kedepan. Sifat manusia
dinegara kita ini lebih suka
mencari-cari kesalahan orang
lain dari pada kesalahannya
sendiri, suka menghina orang
lain dan tidak suka dihina.
Banyak orang yang malu jika
dihina. Tidak terima lalu akhirnya
terjadilah pertengkaran. Cukup
banyak orang yang benci jika
dihina dari pada mereka yang
tetap berpikir positif jika hinaan
ditujukan kepadanya.
Jones Handway, seorang
Humanitarian Inggris, pada
waktu pertama kali
memperkenalkan kegunaan
sebuah payung yang dipakainya
di waktu hujan, orang yang
melihatnya terasa melihat
sesuatu yang aneh. Selama 30
tahun Jones Handway diejek dan
dihina sebagai “Manusia
Berpayung”. Namun Jones tetap
menanggapi hinaan itu dengan
nilai positif. Jones tetap
memberikan teladan dan contoh
itu di tengah-tengah banyak
orang. Cara berpikir positif Jones
Handway ternyata berbuahkan
kecemerlangan. Akhirnya
penggunaan payung pada waktu
hujan jadi membudaya di seluruh
dunia.
Benyamin Franklin, pada suatu
hari menggantungkan lentera
yang indah pada malam hari di
depan rumahnya yang gelap
gulita. Kebiasaan ini mendapat
pemandangan aneh serta ejeken
ringan dari setiap orang yang
menyaksikannya. Namun
benyamin justru senantiasa
membersihkan kaca lentera itu
agar kelihatan indah. Sehingga
banyak orang tertolong untuk
berjalan dengan nyaman karena
penerangan lentera-nya. Lambat
laun, kenyataan-pun berubah.
Akhirnya karena contoh yang
baik ini, penduduk Philadelphia
pun melakukan hal yang sama,
saat senja tiba memasang lentera
di depan rumah mereka masing-
masing sehingga jalan-jalan yang
gelap menjadi terang. Kita
jangan gentar untuk tetap
memberiakan teladan atau
contoh yang baik kepada
masyarakat disekitar kita. Jangan
malu, jangan merasa terhina dan
jangan emosional menghadapi
tiap hinaan itu. Tetaplah
kembangkan cara berpikir positif
anda, maka saatnya akan tiba,
akan banyak orang yang
mengakui dan mengikuti teladan
saudara itu. Ingat, jangan malu
jika dihina. Hiaan dari orang
adalah pengetahuan baru jika
kita menilai dengan sikap positif.
Lebih baik anda dihina dari pada
harus anda yang menghina,
karna pada dasarnya orang yang
suka menghina adalah orang
yang tidak tahu didikan.
Mencermini diri sendiri tidak bisa
terlepas dengan dorongan sikap
dan prilaku yang tangguh,
tangguh bukan berarti harus
“ jago” tangguh disini berarti
mempunya sikap yang peyabar,
rendah hati dan inisiatif yang
baik. Siapa yang tidak ingin
memiliki pribadi yang tangguh ….?
Tentu semua insane di muka
bumi ini, ingin memiliki pribadi
yang tangguh. Ketangguhan
pribadinya akan menjadikannya
sangat diperhitungkan oleh siapa
saja. Ketangguhan pribadi
menjadikannya lebih siap
menghadapi apa saja gejolak dan
persoalan yang tengah terjadi di
dunia sekitarnya. Meskipun tidak
dihargai dan sering tidak
mendapat kehormatan, namun
pribadi yang tangguh
menyebabkan ia tetap berdiri
kokoh.
Jika anda pengagum musik kelas
dunia, anda tentu mengenal
Wolfgang Amadeus Mozart,
seorang pengubah musik klasik
yang teragung dan paling
berjaya pada jamannya,
berbakat, serba bisa dan seorang
yang berkepribadian tangguh.
Mozart dilahirkan pada 27
januari 1756. Mozart mempunyai
bakat yang besar dan mampu
bermain musik ketika baru berusi
tiga tahun, bahkan telah mampu
mengubah lagu, ketika berumur
lima tahun.
Dia mempunyai karakter yang
lembut. Saat berumur 7 tahun,
pertunjukannya di London
ternyata dikagumi oleh banyak
orang. Ketika baru berusia lima
belas tahun, Mozart telah
dilantik menjadi concertmaster
orkestra uskup besar di
Salzburg. Di Paris Mozart
berjumpa dengan beberapa
penggubah lagu terkenal
Jerman. Seluruh dunia
mengagumi kemampuan dan
kemahirannya.
Hebatnya, masa kejayaan
MOZART ternyata terus menerus
ditandai dengan masa pahit getir.
Dari 7 orang kakak beradik,
hanya MOZART & adiknya Maria
Anna yang hidup. Dalam usia 15
thn, Ibunya telah meninggal
dunia. Belum lagi hubungan
MOZART dan pengganti uskup
besar tidak begitu mesra bahkan
Mozart telah dicaci maki dan
diusir keluar dari istana uskup
besar.
Mozart-pun tak luput dari
tantangan ayahnya. Saat Mozart
bangkit, justru cintanya ditolak
oleh seorang gadis pujaannya.
Namun pada tgl 4 Agustus 1782,
Mozart akhirnya menikah
dengan seorang gadis lain. Dari
enam anak MOZART yang lahir,
hanya 2 orang yang selamat.
Anak pertamanya, Raimund
Leopold meninggal ketika baru
berusia dua bulan. Kemudian
menyusul anak ketiganya yg
meninggal kurang dari satu
bulan, anak keempat enam
bulan, dan anak kelima hanya
satu jam. Tidak lama ayah
MOZART-pun meninggal pada
usia 67 thn setelah sakit yang
tiba-tiba saat dimana isteri
Mozart juga berada dalam
keadaan tidak sehat.
Hal ini sangat membuat Mozart
merasa kesepian. Mozart harus
tetap bangkit dari setiap
persoalan yang meililitnya.
Meskipun MOZART meninggal
pada 5 Desember 1791 saat
berumur 35 tahun,
pengkebumiannya disamakan
dengan pengkebumian orang
miskin dan tanpa siapapun
mengantarkan jenazahnya ke
pusaranya. Dan meskipun
pusaranya tidak diberikan tanda,
namun kepribadian Tangguh
Mozart tidak akan pernah
dilupakan oleh dunia. Nama
harumnya menghiasi dunia musik
di seluruh dunia hingga saat ini.
Tangguh berarti anda bertekad
untuk berdiri tegak dan gigih.
Bahkan ketika pikiran dan tubuh
anda memberi sinyal yang jelas
agar anda menyerah, anda tetap
berdiri. Tangguh bisa menjelma
saat anda sebagai pasien yang
sedang menjalani penyakit kronis
dan menahun, atau seorang istri
kematian suami tengah berjuang
membesarkan putra-putrinya.
Tangguh bisa menjelma dalam
wujud pecandu alkohol yang
siap menghadapai
penyembuhan. Tangguh bisa
berupa menolak pujian palsu
dan secara jujur menerima diri
anda dan anak-anak anda apa
adanya.
Ketangguhan adalah
kemampuan seseorang untuk
membuat yang terbaik dari apa
yang diberikan kepadanya.
Tangguh adalah membuat
keputusan untuk merubah sikap
mengasihani diri, suka mengeluh,
suka bergantung kpd orang
lain : menjadi lebih percaya diri,
mandiri dan ceketan bertindak.
Saudra harus tangguh dalam
melaksanakan hal-hal besar
dalam hidup, seperti mengambil
resiko, mengakui kesalahan, dan
mengubah kebiasaan buruk.
Anda harus tangguh dalam
melakukan hal-hal kecil seperti
menerima dan sabar
menghadpai orang-orang yang
tidak mengerti dengan Saudara.
Ketangguhan Pribadi saudara
bisa terlihat meskipun saudara
merasa tidak pernah dihargai
dan dihormati.
Keyakinan dan kepercayaan diri
menuntut ketangguhan anda.
Dan ada saatnya anda harus
memperlunak kekerasan anda
menjadi kebaikan.
BAB II
UKURAN SEBUAH PERGAULAN
Siapa yang tidak tahu bergaul!
Semua orang pastilah tahu
bagaimana caranya bergaul,
hanya saja pergaulan yang
bagaimana yang kita inginkan.
Acap kali kita mengatakan
“ teman kompak, sahabat baik,
teman akrab, teman istimewa
dan lain sebagainya ” tapi
bagaimana kita bisa mengatakan
demikian? Kebanyakan kita
mampu mengatakan demikian
karna kita merasa dia adalah
orang yang selalu bisa menjadi
teman di mana saja kita
membutuhkannya atau karna
kita merasa dia adalah orang
yang selalu berbuat baik
terhadap anda.
Coba kita perhatikan dan kita
tinjau kembali, apa manfaat yang
bisa anda peroleh dari teman
atau sahabat anda tersebut dan
apa yang di perolehnya dari
anda? Anda tentu bisa
membandingkannya, namun
bukan berarti dalam pergaulan
kita tidak selalu harus
membanding-bandingkan
temen-teman kita. jika hanya
sebuah materi atau hanya karna
gengsi yang kita dapatkan
darinya sementara apa yang dia
dapatkan dari kita adalah buah
fikiran kita berarti kita sudah
kalah terhadap teman kita
tersebut. Mengapa demikian,
karna memang yang sebenarnya
kita cari dalam berteman adalah
menambah wawasan. Jika kita
tidak pernah menambah
wawasan pengetahuan dari
teman kita apakah kita bisa
katakan dia adalah teman atau
sahabat terbaik kita? setiap saat
kita memang membutuhkan
orang lain terlebih kita memang
sangat membutuhkan teman
dalam berbagai hal namun kita
juga harus tahu bahwa kita sakit
akibat teman dan kita juga bisa
bahagia karna teman. Nah kita
tinjau kembali, teman yang
bagaimana yang sedang kompak
atau akrab dengan kita saat ini?
Jika anda merasa bahwa saat ini
teman anda selalu ada pada saat
senang atau dalam keadaan kita
yang selalu bahagia, mungkin itu
hanya sebagai teman senang
saja, apakah teman anda juga
bisa hadir saat anda mengalami
masalah tepatnya di mana anda
dalam keterpurukan atau
kesedihan atau lain sebagainya di
luar kebahagiaan anda? Jika ia,
berarti teman anda juga adalah
teman untuk bersedih. Jarang
sekali kita temui seorang yang
mau bersama kita saat kita
kesusahan. Anggap saja ada
teman kita yang demikian, tetapi
kita tidak bisa langsung katakan
dia adalah teman di mana kita
senang, sedih dan lain sebaginya.
Kita juga harus perhatikan
mungkin saja disaat kita berduka
teman kita itu juga sedang
mengalami masalah, nah karna
tidak ada teman yang mau
menemaninya makanya ia
menemani kita yang dia tahu
dalam masalah juga. Jika
demikian apakah anda bisa
katakan itu teman susah kita?
jawabnya tidak. Mengapa karna
dengan dan tanpa kita sadari
mereka telah memanfaatkan
problem kita sebagai tempat
problemnya.
Jadi apa sebenarnya ukuran
pergaulan yang sebenarnya,
ukuran pergaulan yang
sebenarnya adalah dimana kita
dapat mampu mengerti dan di
mengerti oleh orang lain dalam
kondisi tertentu. Seorang teman
yang baik, adalah orang yang
selalu memberikan wejangan
atau motivasi ke arah yang
positif. Nah, apakah anda juga
bisa melakukan hal yang
demikian. Jika belum bisa anda
memberikan motivasi dan
wejangan terhadap orang yang
kita anggap itu adalah sahabat
kita atau orang yang dekat
dengan kita berarti anda belum
mampu menegrti akan adanya
pergaulan yang anda lakukan
terhadap orang lain.
Terkadang sering kali dalam
berteman, kita mengalami
perdebatan yang seru.
Perdebatan yang positif itu baik
jika kita memang benar benar
menanggapinya dengan fikiran
yang positif pula. Namun tak
jarang kita langsung minder atau
sakit hati terhadap perkataan-
perkataan dari orang lain atau
tidak terima dengan pendapat
orang lain sehingga
mendatangkan konflik, baik itu
konflik batin bahkan sampai
konflik fisik. Coba perhatikan
disekeliling anda, mungkin anda
akan melihat beberapa orang
yang selalu bersama setiap
harinya sehingga anda
mengatakan itu adalah teman
kompaknya. Ada dua
kemungkinan, mungkin itu “ia”
tetapi mungkin juga “tidak.”
Jangan pernah berfikir orang lain
adalah musuh terbesar kita, jika
anda berfikir demikian anda
berfikir tidak real atau hanya
karna emosional. Pernahkah
anda mendengar perkataan
“HOMO HOMONE LUPUS =
Manusia adalah serigala bagi
dirinya. ”
Mengapa samapai ada perkataan
demikian, memang secara nyata
kita dapat lihat orang yang tidak
mampu mengendalikan dirinya
akan membawa dia dalam
masalah. Jadi sebenarnya
masalah yang pertama kali
timbul ada pada dirinya sendiri
dan bahaya yang pertama timbul
adalah akibat perbuatannya.
Saya akan berikan contoh
dimana akibat ketidak mampuan
mengkontrol dirinya sendiri
mengakibatkan konflik fisik dan
ini sering kita lihat bahkan
mungkin kita pernah alami.
Perhatikan dengan baik, hal yang
paling sepele yakni “mata”
mengapa mata sreing sekali
menimbulkan konflik. Suatu
ketika saya sedang berjalan
dengan teman saya disuatu
daerah tepatnya didaerah
sumatra utara. Tanpa sengaja
saya melihat orang duduk duduk
bersama beberapa rekannya
namun alangkah terkejutnya
saya dari beberapa orang
tersebut berkata kepada saya
dengan nada yang agak kasar
dia mengatakan “matami lae!!”
mendengar perkataan demikian
saya langsung tersinggung dan
reflek saya jawab “ ada dengan
mata saya rupanya” hanya
dengan perkataan demikian
orang tersebut langsung marah
dan mendatangi saya secara
beramai ramai dan saya tahu
tujuannya adalah ingin
menantang saya. Karna emosi
saya yang tak bisa saya kontrol
saat itu perdebatan terjadi dan
akhirnya terjadi adu fisik diantara
kami. Setelah kejadian itu saya
berfikir alangkah rendahnya
pemikiran saya hanya karna
kurangnya kontrol emosional
saya harus beradu fisik. Nah, itu
salah satu pengalaman saya.
Saya merasa bodaoh saat itu,
mungkin jika dengan saya
menyapanya bisa jadi saya malah
bersahabat dengan mereka
namun ternyata tidak demikian
dengan kejadian yang
sesungguhnya. Motivasi yang
kurang dan tingkat kontrol diri
saya itulah mengakibatkan
konflik. Percayakah anda, tidak
akan ada masalah jika anda
sendiri yang tidak membuat
masalah. Banyak sekali orang
berkata “ya, jika mereka jual
saya beli” kata tersebut
sebenarnya hal untuk
menyombongkan diri terhadap
orang lain. Apakah itu yang kita
cari dalam berteman?
Jawabannya ada pada diri kita
masing masing, bagaimana anda
menanggapinya maka itulah
yang akan terjadi kepada anda.
Sebuah pergaulan yang sering
kita alami hanya bersifat abstrak,
pergaulan yang menimbulkan
hubungan timbal balik sangat
baik.
Kebanyakan pada masa
sekarang ini, pergaulan
bukannya menambah
pengetahuan kita melainkan
hanya untuk bersenang-senang
saja. Para pelajar misalnya,
dengan majunya perkembangan
teknologi yang modern, bukan
dimanfaatkan untuk menambah
wawasan. Didunia komunikasi
seperti Handphone, jika kita ingin
memanfaatkannya jadikanlah
handphone sebagai alat
komunikasi yang benar-benar
memberikan kemudahan dan
membantu untuk menambah
pengetahuan. Tapi jika dilihat
dikehidupan yang nyata untuk
saat ini, handphone
dipergunakan hanya untuk
kepentingan pribadi dan hiburan
semata. Para pelajar saat ini
seakan tutup mata dengan ilmu
pengetahuan, tidak banyak
pelajar yang mementingkan
pengetahuan, bahkan yang
dipentingkan hanyalah mencari
teman “ngobrol.” Mudah saja
jika kita ingin menilai sesorang itu
apakah seseorang itu lebih
mementingkan ilmu
pengetahuan atau hanya
sekedar bicara-bicara kosong
saja. Mungkin pertanyaan
berikut ini akan memberikan
motivasi baru untuk merubah
sikap.
Pertanyaan mendasar dan umum
saja
1. Berapa uang pengeluaran
untuk keperluan pulsa dalam
satu bulan?
2. Berapa pengeluaran untuk
membeli koran dalam satu
bulan ?
3. Berapa pengeluaran untuk
membeli majalah?
4. dan berapa uang yang di
habiskan untuk membeli buku
pendukung mata pelajaran /
mata kuliah dalam satu bulan?
Dari sekian banyak responden
yang ditemui, banyak sekali para
pelajar saat ini lebih
mengutamakan pulsa dari pada
untuk berbelanja buku pelajaran
ataupun untuk menambah
wawasan. Hal ini juga tergantung
dengan bagaimana
pergaulannya, dan bagaimana
motivasi yang diterimanya dari
teman atau sahabat-sahabatnya.
Ini menandakan bahwa
berbicara seakan lebih penting
dari pada meanmbah ilmu
pengetahuan. Jika terjadi hal
yang demikian terhadap anda,
apakah dengan anda berbicara
kepada sahabat atau teman-
teman anda ini bisa dikatakan
sebuah pergaulan atau basa basi
belaka yang semakin membuat
anda masuk kedalam
keterpurukan dimasa datang.
Andalah penentu bagaimana
ukuran sebuah pergaulan, dan
bagaimana anda menyikapinya.
Sucses ada pada diri anda dan
sudah didepan anda, raihlah
dengan pergaulan yang positif
cerminkanlah pergaulan itu
sebagai pendorong meraih cita-
cita bukan cinta-bercinta. Dalam
pergaulan banyak sekali terjadi
persaingan-persaingan yang tak
terduga-duga, misalnya saja
dalam memilih orang yang
dianggap bisa memberikan
kebahagiaan pada kita atau lebih
umum dikenal dengan istilah
“ pacar.” Banyak sekali teman
yang menjadi pesaing untuk
mendapatkannya, itulah hal yang
paling sring terjadi dikalangan
muda saat ini. Dalam bergaul,
kita hadir bukan untuk menjadi
pesaing akan tetapi untuk saling
melengkapi satu dengan yang
lainnya. Kesalahan-kesalahan
dari seorang teman adalah
sebuah perubahan baru untuk
lebih bijaksana dalam mengambil
langkah baru.
Orang yang tidak pernah
memaafkan temannya adalah
orang yang jauh dari masyarakat
Thomas Fuller mengatakan
bahwa Orang yang tidak bisa
memaafkan orang lain sama saja
dengan orang yang memutuskan
jembatan yang harus dilaluinya,
karena semua orang perlu di
maafkan. Jangan merasa dengan
kesalahan yang telah dilakukan
oleh teman kita, kita sudah
merasa paling benar dalam
bergaul. Segala sesuatu
merupakan suatu kebiasaan. Kita
mempelajari cara keariefan yang
merupakan cara kelenturan.
Apabila kita terbiasa dengan
kelenturan, maka kita terbiasa
dengan berbagai perubahan
dadakan, kita terbiasa dengan
tindakan segera, tindakan
spontan, bukan tindakan
prasangka, itulah cara yang
terbaik.
Kita harus peduli pada orang
lain. Itulah tujuan hidup.
Semakin kita peduli pada orang
lain, semakin kita
mengembangkan diri kita,
berkembang hingga kita menjadi
satu dengan segalanya, dan kita
menjadi teladan bagi orang lain.
Sementara jika Semakin Anda
peduli pada diri sendiri, semakin
sempit jadinya Anda. Ini berarti
jangan kita merasa kita telah
lebih paham dari pada orang
lain terlebih kepada orang yang
kita anggap sebagai teman.
Memilih seorang sahabat tidak
harus dipandang dari fisik dan
meteri, fisik dan materi itu
sifatnya abstrak dan setiap waktu
bisa saja berubah kita tahu
bahwa dunia ini berputar begitu
juga pada pergaulan kita bisa
saja saat ini anda berada diposisi
yang rendah, namun tidak
menutup kemungkinan untuk
anda berada dipuncak jika anda
berusaha keras mencapainya.
Menjaga persahabatan yang
paling baik adalah dengan
berkomunikasi yang aktif dan
positif. Itu bahwa komunikasi
sangatlah penting dalam bergaul
yang baik. Bergaul yang baik
tidak membedakan satu dengan
yang lainnya atau
mengistimewakan seseorang
terhadap orang lain, kebanyakan
dari kita adalah orang yang
selalu membeda-bedakan satu
dengan yang lainnya. Sikap
membedakan ini akan
menimbulkan banyak sekali
pertentangan-pertentangan baik
itu fisik maupun non-fisik. Secara
umum sifat membeda-bedakan
ini jauh dari keakraban.
BAB III
Cinta
Cinta adalah sebuah perasaan
yang ingin membagi bersama
atau sebuah perasaan afeksi
terhadap seseorang. Pendapat
lainnya, cinta adalah sebuah
aksi/kegiatan aktif yang
dilakukan manusia terhadap
objek lain, berupa pengorbanan
diri, simpati, perhatian,
memberikan kasih sayang,
membantu, menuruti perkataan,
mengikuti, patuh, dan mau
melakukan apapun yang
diinginkan objek tersebut.
Para pakar telah mendefinisikan
dan memilah-milah istilah ini
yang pengertiannya sangat rumit.
Antara lain mereka
membedakan:
1. Cinta terhadap keluarga
( storge )
2. Cinta terhadap teman-teman,
atau philia
3. Cinta yang romantis atau juga
disebut asmara
4. Cinta yang hanya merupakan
hawa nafsu atau cinta eros
5. Cinta sesama atau juga disebut
kasih sayang atau agape
6. Cinta dirinya sendiri, yang
disebut narsisme
7. Cinta akan sebuah konsep
tertentu
8. Cinta akan negaranya atau
patriotisme
9. Cinta akan bangsa atau
nasionalisme
Beberapa bahasa, termasuk
bahasa Indonesia atau bahasa
Melayu apabila dibandingkan
dengan beberapa bahasa
mutakhir di Eropa, terlihat lebih
banyak kosakatanya dalam
mengungkapkan konsep ini.
Termasuk juga bahasa Yunani
kuo, yang membedakan antara
tiga atau lebih konsep: eros,
philia, dan agape. Cinta eros
merupakan cinta yang timbul
dikarenakan hawa nafsu, hawa
nafsu ini cenderung bersifat
subjektif dimana sulit untuk
menentukannya. Nafsu yang
dimiliki setiap manusia berbeda-
beda jenisnya. Ada yang
mendefinisikan nafsu sebagai
tindakan keinginan untuk
mendapatkan kepuasan belaka,
kepuasan itu akan timbul jika
nafsu yang dimilikinya telah
tersalurkan.
Bicara tentang cinta tak terlepas
dari hubungan intim, hubungan
intim itu merupakan penentu
keseriusan dalam sebuah ikatan.
Pada masa sekarang ini sex
bukanlah hal yang canggung lagi
dikalangan masyarakat.
Hubungan sex akan memberikan
suasana baru dalam sebuah
pergaulan. Sex juga bisa
dimanfaatkan sebagai peredam
emosional dan sekaligus
pengukur tingkat emosional
pada diri seseorang. Namun,
walau demikian adanya bukan
berarti untuk menentukan
tingkat emosional itu harus
melakukan hubungan sex tentu
saja tidak hal ini memberikan
kecenderungan dan
pengetahuan tersendiri
terhadapa jiwa dan kepribadian
seseorang yang masih dalam
tahap pengenalan dunia rill. Ini
biasanya terjadi pada kalangan
anak muda yang masih duduk d
bangku sekolah baik itu SLTP
ataupun SLTA yang dalam
penjiwaan dan pengontrolan
emosionalnya belum mampu
dikuasai sepenuhnya mereka
akan lebih mengutamakan ego-
nya masing-masing dalam
melakukan sesuatu ataupun
bertindak.
Cinta terhadap teman-teman
atau sahabat dinamakan philia,
cinta ini timbul dimana sebuah
pertemanan yang dialaminya
memberikan manfaat tersendiri
yang memunculkan inisiativ
serorangan. Banyak sekali yang
beranggapan bahwa cinta antar
teman itu mengatakan sebuah
hubungan khusus diantara
mereka yang merasa mempunyai
cinta terhadap sahabatnya.
Sebenarnya tidak, karna cinta
antar teman itu mengartikan
bahwa didalam persahabatan
dengan orang lain saling
mengasihi dan saling
memberikan keterbukaan untuk
saling membantu dan
memberikan toleransi, Begitu
juga dalam berpacaran. Pacar
sebenarnya adalah orang yang
kita percayai untuk memberikan
dorongan dan motivasi pada diri
kita di samping itu pacar adalah
sebuah hubungan dimana kita
salaing berbagi kasih sayang
dalam arti sebuah hubungan
persahabatan. Untuk memilih
pacar, kerap sekali banyak
pertimbangan-pertimbangan
yang harus dilakukan oleh
seseorang. Hal yang paling kerap
terjadi saat ini adalah cara
pandang dan penilaian yang
salah dalam memilih `pacar,
kebanyakan dari mereka untuk
menjadikan pacar di lihat dari
materi dan bentuk fisiknya.
Penilaian semacam itu salah, jika
benar ingin menjadikan pacar
pandanglah dari segi prilakunya,
kepribadiannya, motivasinya,
kebijaksanaanya dan kasih
sayangnya. Itu lebih baik dari
pada menilai materi dan fisik,
sebab materi bisa dicari dan fisik
tidak selamanya sama. Intinya
materi dan fisik itu sifatnya tidak
pasti dan akan berubah-ubah.
Mendefinisikan cinta
Seperti banyak jenis kekasih, ada
banyak jenis cinta. Cinta berada
di seluruh semua kebudayaan
manusia. Oleh karena
perbedaan kebudayaan ini, maka
pendefinisian dari cinta pun sulit
ditetapkan. Lihat hipotesis Sapir-
Whorf. Ekspresi cinta dapat
termasuk cinta kepada 'jiwa' atau
pikiran, cinta hukum dan
organisasi, cinta badan, cinta
alam, cinta makanan, cinta uang,
cinta belajar, cinta kuasa, cinta
keterkenalan atau cinta akan
ketenaran, dan lain sebagainya.
Cinta lebih berarah ke konsep
abstrak, lebih mudah dialami
daripada dijelaskan.
Cinta antar pribadi
Cinta antar pribadi menunjuk
kepada cinta antara manusia.
Antar manusia ini bukan hanya
berarti cinta itu hanya dimiliki
oleh para remaja saja. Cinta
antar pribadi mencerminkan
kecintaan kita terhadap orang
lain, bukan hanya sekedar cinta
dalam bentuk fisik saja.
Kecintaan jika dikatakan antar
pribadi saja seakan-akan terjadi
antara dua pihak saja yang
mengalaminya. Kecintaan kita
terkadang salah persepsi, tidak
sedikit orang yang mengalami
sakit hati karena cinta, bahkan
ada yang sampai mengakhiri
hidupnya hanya karna cinta.
Sangat disayangkan jika hal ini
terjadi pada diri kita, kecintaan
kita itu sebaiknya kita terapkan
dengan cara saling memberikan
kasih sayang antar umat manusia
bukan secara individual
melainkan secara keseluruhan.
Cinta yang bagaimanakah itu? Di
bawah ini dapat kita lihat unsur-
unsur yang menimbulkan cinta
antar pribadi. Beberapa unsur
yang sering ada dalam cinta
antar pribadi:
Afeksi : menghargai orang lain
Ikatan : memuaskan
kebutuhan emosi dasar
Altruisme : perhatian non-
egois kepada orang lain
Reciprocation : cinta yang
saling menguntungkan
Commitment : keinginan
untuk mengabadikan cinta
Keintiman emosional :
berbagia emosi dan rasa
Kinship : ikatan keluarga
Passion : nafsu seksual
Physical intimacy : berbagi
kehidupan erat satu sama lain
Self-interest : cinta yang
mengharapkan imbalan pribadi a
Service : keinginan untuk
membantu
Energi seksual dapat menjadi
unsur paling penting dalam
menentukan bentuk hubungan.
Namun atraksi seksual sering
menimbulkan sebuah ikatan
baru, keinginan seksual dianggap
tidak baik atau tidak sepantasnya
dalam beberapa ikatan cinta.
Dalam banyak agama dan sistem
etik hal ini dianggap salah bila
memiliki keinginan seksual
kepada keluarga dekat, anak,
atau diluar hubungan
berkomitmen. Tetapi banyak
cara untuk mengungkapkan rasa
kasih sayang tanpa seks. Afeksi,
keintiman emosi dan hobby yang
sama sangat biasa dalam
berteman dan saudara di
seluruh manusia.
Benci
Benci atau kebencian adalah
merupakan sebuah emosi yang
sangat kuat dan melambangkan
ketidaksukaan, enmiti, atau
antipati untuk seseorang, sebuah
hal, barang, atau fenomena. Hal
ini juga merupakan sebuah
keinginan untuk, menghindari,
menghancurkan atau
menghilangkannya.
Kadangkala kebencian
dideskripsikan sebagai lawan
daripada cinta atau
persahabatan; tetapi banyak
orang yang menganggap bahwa
lawan daripada cinta adalah
ketidakpedulian. Rasa benci
kebanyakan timbul dari sifat-sifat
yang negatif. Benci merupakan
suatu tindakan dimana
seseorang, ingin mengabaikan
orang lain yang dianggapnya
tidak sesuai dengan apa yang
ada didalam hatinya atau
keinginannya. Kebencian
dominan sekali dengan
perbuatan yang kurang baik,
namun tidak semua orang
berfikir kebencian itu timbul
karna hal yang kurang baik.
Perhatikan disekeliling kita,
banyak sekali orang lain
memandang dengan rasa benci,
namun tidak diketahuinya apa
yang menyebabkan dia benci
terhadap objek tertentu. Aneh
bukan, jika kita tidak mengetahui
apa yang menyebabkan kita
benci pada orang lain. Hal yang
demikian lebih condong pada
unsur kecemburuan, sementara
orang yang mudah cemburu
terhadap orang lain adalah
orang yang tidak mampu
melakukan hal yang telah
dilakukan orang lain. Disisi lain,
kecemburuan itu akan muncul
pada diri orang jika objeknya
membuat sesuatu yang dianggap
berlebihan sementara dia tidak.
Cemburu yang menimbulkan
rasa benci dalam hatinya, akan
mengakibatkan kerugian pada
dirinya sendiri karna setiap orang
yang membenci orang lain akan
berusaha semaksimal mungkin
untuk meninggikan egonya dan
tidak pernah mau tahu dengan
apa yang dpperbuat orang
tersebut. Orang yang
mempunyai sifat demikian sangat
susah untuk maju atau dalam
setiap pekerjaannya akan selalu
“ jalan ditempat.” Sifat ini
sebaiknya dicampakkan sejauh
mungkin dari diri kita jika kita
ingin berkembang. Cemburu
bukan semuanya berdampak
buruk, jika kita berfikir positif,
cemburu bisa juga menjadi
motivasi diri untuk lebih
meningkatkan kualitas diri.
Dikalangan pelajar, sifat
cemburu sangat kerap kali
timbul terlebih pada saat
penerimaan hasil study. Sering
kita cemburu jika melihat teman
kita mendapatkan nilai bagus,
yang paling sering terjadi yakni
cara penilaian kita dan analisa
diri yang kurang. Kita
beranggapan bahwa orang yang
mendapatkan predikat lebih
tinggi dari kita tidak sesuai. karna
ego yang tinggi maka timbul
anggapan seakan-akan kita lebih
pintar dibandingkan orang yang
mendapat predikat. Akhirnya
timbul kecemburuan dan
menganggap guru tidak adil. Jika
kita pertanyakan pada diri kita,
layakkah kita mengatakan
demikian dan apakah ada guru
yang tidak adil? Tidak ada hal
yang mustahil jika kita mau
berusaha untuk maju. Sifat
cemburu yang positif itu misalnya
dengan kita melihat orang lain
lebih dari kita maka timbul
pertanyaan didiri kita “mengapa
orang itu bisa, kenapa saya
tidak ?” pertanyaan inilah yang
sangat jarang kita temui, motivasi
yang kurang dan cara pandang
yang selalu negatiflah yang
mengakibatkan kita gagal. Coba
rubahlah dengan cara pandang
yang baru untuk membuang
unsur-unsur yang menyebabkan
kecemburuan.
Sering kita dikelabuhi dengan
penampilan fisik semata.
Penampilan itu bersifat tidak
tetap sama halnya dengan
semanis ucapan dibibir saja. Kita
semakin sulit untuk menentukan
sesuatu dengan penilaian yang
benar karena segalanya dapat
berubah tanpa sepengetahuan
kita. Lihat dengan cara pandang
baru yang menuntut sebuah
latihan kita agar jangan terlena
dengan sebuah pemandangan
bagaimana Fatamorgana, sebab
hidup bisa direkayasa. Dengan
cara pandang baru kita dapat
melihat dan menentukan dengan
arif dan objektif sehingga dengan
cara pandang baru itu merubah
hidup kita tidak sempit. Lihatlah
dengan pandangan yang positif,
maka hidup kita selalu baru dan
optimis. Berfikir positif itu
sangatlah baik untuk
mengembangkan pengetahuan,
ada banyak orang yang tahu
bagaimana cara berfikir yang
baik namun hal ini sulit untuk
diterapkannya, semua orang
hanya menginginkan
kesempurnaannya saja. Jika kita
berharap sebuah kesempurnaan
saja, jadi apa tujuan kita hidup?
Maknai hidup itu dengan
perubahan-perubahan yang
sifatnya memberikan dorongan
kepada kita agar lebih
meningkatkan kualitas diri.
Jauhkan unsur kecemburuan
yang mengakibatkan timbul rasa
kebencian kepada orang lain.
Untuk memulainya diperlukan
dorongan mental yang baik yang
timbul dari keinginan untuk maju
bukan keadaan paksaan.
MAKNA CINTA
Bicara mengenai makna cinta,
banyak sekali orang
menyebutkan cinta..cinta dan
cinta. Sementara apa itu cinta
sendiri tidak tahu yang mereka
tahu hanya mengatakan cinta
dan jika di tanya apa itu cinta,
anda pasti bisa menbaknya
“ banyak yang mengatakan cinta
adalah kasih sayang dua insan
yang berbeda ” itu untuk kaula
muda. Dan jika ditanya apa
definisi cinta keseluruhan dalam
kehidupan sehar hari apakah
bisa dijawab? Di sini saya akan
coba paparkan apa itu cinta
yang sesungguhnya.
Saya tidak bisa mendefiinisikan
cinta, oleh sebab itu disini kita
tidak membicarakan apa itu cinta
melainkan apa itu makna cinta.
Mengapa saya katakan saya
tidak bisa mendefinisikannya, ada
alasan yang membuat saya tidak
ingin mendefinisikan cinta.
Alasannya cinta itu dalam sekali
artinya sedalam palung lautan
luas yang kedalamannya tidak
dapat diukur dan tinggi setinggi
langit yang tidak bisa dijangkau
dengan ukuran melainkan hanya
hatilah yang mampu
menjawabnya. Banyak sekali
persepsi tentang cinta.
Apakah Cinta itu?
Mereka yang tidak menyukainya
menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain
dengannya, menyebutnya
sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya,
menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai,
menyebutnya takdir.
Kadang Tuhan yang mengetahui
yang terbaik, akan memberi
kesusahan untuk menguji kita.
Kadang Ia pun melukai hati,
supaya hikmat-Nya bisa tertanam
dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka
pasti ada alasan di baliknya.
Alasan yang kadang sulit untuk
dimengerti, namun kita tetap
harus percaya bahwa ketika Ia
mengambil sesuatu, Ia telah siap
memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin
mengambil keputusan, kita tidak
ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin
cepat-cepat, kita tidak ingin
sembrono.
Karena walaupun kita ingin
segera menemukan orang yang
kita cintai, kita tidak ingin
kehilangan jati diri kita dalam
proses pencarian itu.
Jika ingin berlari, belajarlah
berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah
mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah
mencintai dahulu.
Pada akhirnya, lebih baik
menunggu orang yang kita
inginkan, ketimbang memilih apa
yang ada.
Tetap lebih baik menunggu
orang yang kita cintai, ketimbang
memuaskan diri dengan apa
yang ada.
Tetap lebih baik menunggu
orang yang tepat, Karena hidup
ini terlampau singkat untuk
dilewatkan bersama pilihan yang
salah, karena menunggu
mempunyai tujuan yang mulia
dan misterius.
Perlu kau ketahui bahwa Bunga
tidak mekar dalam waktu
semalam,
Kota Roma tidak dibangun
dalam sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim
selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus
bertumbuh selama kehidupan.
Kebanyakan hal yang indah
dalam hidup memerlukan waktu
yang lama, Dan penantian kita
tidaklah sia-sia.
Walaupun menunggu
membutuhkan banyak hal -
iman, keberanian, dan
pengharapan - penantian
menjanjikan satu hal yang tidak
dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya. Tuhan dalam
segala hikmat-Nya, meminta kita
menunggu, karena alasan yang
penting.
Tanpa cinta, kehidupan ini akan
menghadapi malapetaka,
kehancuran. Semua akan
berjalan dengan dorongan
keegoan masing-masing. Karena
cinta sendiri adalah pilar
penopang utama kehidupan ini.
Atau bahkan, kehidupan sendiri
tidak akan ada tanpa cinta.
Sementara cinta tidak ada
gunanya tanpa kehidupan. Atau
bahkan cinta itu sendiri tidak
akan ada tanpa kehidupan,
karena memang tempat
berpijaknya di kehidupan itu
sendiri. Jadi, ketiadaan cinta
bukan lagi menyebabkan
kehidupan kita jadi sengsara
seperti syair di atas, malah
kehidupan itu sendiri akan
terancam.
benar dengan perbuatan kita,
padahal sebenarnya masih
banyak sekali kekurangan yang
kita tidak ketahui. Banyak orang
selalu mengandalkan keegoisnya
dan berbuat arogan tanpa
berfikir apakah itu baik atau
malah merugikan orang lain.
Jangan bertindak dengan asal
asalan karna itu lebih banyak
merugikan diri sendiri dari pada
menguntungkan diri kita. Jika kita
berada dalam suatu kumpulan
atau organisasi, apa yang kita
fikirkan? Kebanyakan kita berfikir
apa yang bisa kita manfaatkan
dari organisasi atau kelompok
tersebut atau orang tertentu,
sekarang pertanyaan berikutnya
Mengapa kita bisa berfikir
demikian? Sudah jelas, pastilah
kita tidak pernah mau rugi atau
tidak mau mengeluarkan sesuatu
yang kita miliki karna memang
itu sebagian besar sifat manusia
terutama manusia Indonesia ini.
Selain itu faktor yang
menyebabkan kita berfikir seperti
itu adalah tingkat keegoisan yang
kita miliki. Cobalah kita merubah
cara berfikir kita mulai dari hal
yang sederhana saja misalkan
dalam melakukan sesuatu atau
berbuat terhadap orang lain.
Jangan kita berfikir “apa yang
dapat kita manfaatkan dari
orang tersebut tapi cobalah
berfikir apakah yang telah kita
kerjakan tersebut sudah
bermanfaat bagi orang lain ?”
Dapatkah kita berfikir demikian?
Mungkin kita merasa sulit dan
terasa janggal jika kita hanya
dapat memberi terhadap orang
lain tanpa menerima balasan.
Aneh memang kedengarannya
kalau kita hanya memberi, tapi
perlu kita ketahui “Jika kita
meberikan sesuatu terhadap
orang lain, dengan keadilan
Tuhan, Tuhan telah
mempersiapkan kado dan akan
memberikannya kepada kita baik
itu berupa materi, fisik, atau
yang lainnya tanpa kita ketahui”
Beberapa kejadian yang kita
alami kerap sekali dengan
penyesalan. Mungkin selama ini
kita tidak tahu mengapa kita bisa
menyesal. Ada faktor yang acap
kali berpengaruh terhadap kita
sehingga muncullah penyesalan.
Faktor itu pada umumnya akibat
karna tidak adanya peluang dan
karna tidak ada informasi
sebelumnya. Dua hal ini sangat
sensitif akan terjadinya
penyesalan di diri kita. Kita ambil
saja contoh yang paling kerap
kali kita jumpai.
Pada umumnya orang yang
menyukai lawan jenisnya akan
terlihat malu malu, atau ada rasa
segan terhadap orang yang di
sukainya. Hal lain yaitu
perhatiannya mungkin lebih di
antara teman teman yang
lainnya. Misalkan saja namanya
Budi yang mencintai Dewi.
Sekilas mungkin kita susah untuk
menentukan apakah Budi
memang menyukai Dewi? Tapi
mudah saja kita melihatnya.
Mungkin kita semua sudah tahu
jika seseorang menyukai kita baik
itu dari tingkah lakunya atau
cara dia berbicara pada kita. Nah
pertanyaan terhadap Budi,
apakah Dewi juga
mennyukainya? Kita tidak bisa
katakan “Ya” jika kita tidak tahu
apa yang sebenarnya ada di
benak Dewi. Nah saat saat
seperti itulah yang acap kali
membuat orang bimbang,
terlintas di benak kita adalah apa
aku di terima atau di tolak?
Akibat pemikiran yang seperti
itulah sering kita lalai dan sering
mengulur waktu. Akibat
kelalaian kita itu jugalah bisa saja
orang yang kita sukai itu memilih
orang lain, mengapa karna
orang lain juga berhak untuk
menyukai orang yang kita sukai.
Nah setelah kita ketahui orang
yang kita sukai telah mempunyai
pacar barulah kita menyesal.
Iustrasi ini mengajak kita agar
jangan menunda hal yang
harusnya kita lakukan, bagi
kaula muda mungkin saja akan
terasa hampa atau kecewa pada
orang yang di sukainya. Mungkin
saja jika kita ungkapkan
perasaanya terhadap orang yang
di sukainya belum tentu di tolak
atau dengan kata lain orang
tersebut juga menyukai kita. Nah
akibat kurangnya informasi dan
peluang terhadap seseorang
akhirnya timbullah penyesalan di
hati. Lalu berfikirlah kita
“ mengapa tidak ku ungkapkan
perasaanku dengan dia ya”
Ungkapan seperti itu sangat
sangat sering kita dengar. Tapi
apakah jika kita menggumam
seperti itu maka orang yang di
harapkannya akan datang
menemuinya. Hal yang paling sia
sia adalah jika kita berharap
sesuatu yang tak mungkin
terjadi. Mengapa kita harus lelah
dengan cara berfikir seprti, mari
kita rubah cara berfikir kita yang
terasa konyol. Seperti penuturan
di atas jangan kita berharap
sesuatu dari orang lain tetapi
apakah orang lain berharap
terhadap kita?
Banyak hal yang bisa kita
lakukan untuk mendapatkan
sesuatu yang kita ingini, akan
tetapi setiap perjuangan pastilah
ada tantangannya baik itu secara
internal atau external.
Menemukan orang yang mampu
di ajak konsultasi bukanlah hal
yang mudah, hal itu di
karenakan kita sulit untuk
mempercayai orang lain jika
tidak kita kenal secara detail.
Kembali ke ego bukan?
Jarang sekali kita bisa
menemukan hal yang terbaik
untuk kita terutama kepada diri
kita sendiri. Banyak pertanyaan
yang bisa kita buat untuk
mengetahuinya, tapi di sini kita
tidaka akan mempertanyaakan
hal yang semacam itu. Di sini kita
hanya menjabarkan mengapa
sesuatunya terjadi begitu saja
tanpa kita ketahui apa jalan
keluarnya. Kita harus paham
filosofi yang ada di sekeliling kita
jika kita ingin mengetahui apakah
kita itu berego tinggi atau
sebaliknya. Di bawah ini akan
saya berikan ilustrasi tentang
mengapa kita selalu sulit untuk
mendapatkan hal yang baru.
“ Pak Salim adalah seorang
kariawan PT. Silo sebagai staf di
bagian administrasi. Setiap
harinya Pak salim berangkat
kerja dengan menumpang Bus
kota yang setiap paginya melalui
jalan depan rumahnya. Pada
suatu pagi Pak salim hendak
hendak berangkat ke kantor,
beberapa menit Ia berdiri di
pinggir jalan kemudian
tampaklah Bus kota yang di
tunggunya dengan segera pak
Salim melambaikan tangannya
menandakan hendak
menumpang.Tiba tiba saat ia
hendak naik sepatunya lepas
sebelah sementara bus sudah
berjalan.
Seandainya jika kita yang
mengalami hal seperti yang di
alami Pak salim dalam ilustrasi di
atas, apa yang akan kita
lakukan? Apakah anda akan
meminta supir bus berhenti agar
anda bisa mengambil sepatu
anda yang terjatuh, atau anda
akan membiarkannya begitu
saja? Tak ada seorangpun yang
tahu apa yang akan anda
lakukan jika terjadi demikian
keculi hanya anda sendiri. Dalam
cerita berikutnya kita akan tahu
apa yang akan di lakukan oleh
pak salim.
“ Tiba tiba dengan sigap Pak
Salim langsung membuka
sepatunya yang masih berada di
kakunya dan langsung
membuangnya tepat di dekat di
mana sepatunya tadi terjatuh.
Seseorang yang duduk di
sebelah pak salim kemudian
bertanya “Mengapa Bapak
melepaskan sepatu bapak yang
satu lagi ?” Dengan tersenyum
Pak salim hanya menjawab “
Agar ada manfaatnya”
mendengar perkataan pak salim
orang yang duduk di sebelahnya
terdiam dan bingung sendiri
karna mungkin dia berfikir
“ Aneh bapak ini”.
Apakah anda tahu mengapa di
ilustrasi itu pak salim hanya
menjawab “agar ada
manfaatnya?”Dalam Ilustrasi
tersebut pak salim memahami
filosofo hidup, mengapa kita
mempertahankan sesuatu
karena ego kita walaupun itu
tidak bermanfaat bagi kita lagi?
Sebenarnya arti dari kalimat pak
Salim itu adalah agar siapapun
yang mendapatkan sepatunya
bisa di manfaatkan kembali. Jika
kita yang mengalami hal
demikian apakah kita akan
melakukan hal yang sama seperti
yang di lakukan pak salim?
Rasanya sulit untuk merelakan
sesuatu yang kita miliki apa lagi
jika barang yang kita punya itu
adalah barang kesayangan kita.
Tetapi dengan filosofi yang di
miliki pak salim kita bisa
menirunya walau hanya sebuah
ilustrasi singkat tapi ada makna
yang dalam yang terkandung
didalamnya. Mengapa kita
mempertahankan sesuatu yang
tak berguna untuk kita,
bukankah lebih baik jika kita
merelakannya. Terkadang kita
harus berani kehilangan sesuatu
yang kita miliki untuk
mendapatkan sesuatu yang baru.
Nah sekarang kita mulai
mengetahui bukan bagaimana
sesuatunya berjalan di luar
dugaan kita dan mungkin kita
sudah bisa melihat cermin jiwa
kita yang sebenarnya walaupun
baru sedikit yang kita ketahui
namun kita harus mampu untuk
mengembangkannya jika kita
ingin merubah diri kita dan
membuang tingkat keegoisan
yang kita miliki. Jangan pernah
menyesal dari perbuatan kita
tetapi hal yang harus kita
lakukan adalah merubah sikap
dan cara kita. Bagaimana kita
merubahnya, ada tahapan yang
harus di perhatikan yaitu kita
harus bertekat, berusaha. Nah
apakah dengan tekad dan
berusaha maka kita akan
berhasil, jawabnya “belum”
masih ada faktor yang paling
mendasar yaitu “niat.” Niatlah
yang mendorong kita untuk
melakukan sesuatu, dengan
adanya niat maka kita akan
berusaha dan bertekad untuk
mendapatkan sesuatu yang kita
ingnkan.
Jika kita di hadapkan dengan
suatu masalah yang rumit dan
bahkan mungkin teramat berat
bagi kita, apakah yang akan kita
lakukan? Jangan menjadi orang
yang penakut dalam hidup ini,
tak ada yang perlu di takutkan.
Yang harus kita takuti adalah diri
kita sendiri jika kita tidak bisa
mengkontrolnya maka musuh
terbesar dalam hidup ini adalah
diri kita sendiri. Dalam diri kita ini
banyak sekali persoalan
persoalan yang harus kita hadapi
baik itu persoalan yang kecil
atau persoalan yang besar. Jika
kita masuk dalam suatu masalah,
pastilah ada jalan keluarnya.
Satu hal yang harus kita
menegrti, mengapa masalah
muncul? Jawabannya karna
adanya sesuatu yang mengganjal
dalam hati seseorang sehingga
menimbulkan masalah, nah jika
tidak ada hal yang mengganjal
menurut seseorang atau dengan
kata lain semuanya sempurna
maka pastilah takkan pernah
ada masalah dalam hidupnya.
Sangat mustahil jika kita terlahir
di dunia ini tanpa suatu masalah
apapun. Walau demikian halnya,
bukan berarti masalah itu tidak
dapat diatasi. Manusia hidup
karena setiap manusia yang
terlahir didunia ini adalah sang
juara. Walau semua yang terlahir
di dunia adalah sang juara,
namun tidak semua
kesempurnaannya sama. Coba
kita bayangkan jika kita terlahir
dalam keadaan cacat, baik itu
cacat mental maupun fisik?
Tentu kita merasa janggal dalam
menjalani hidup ini. Dengan
kesempurnaan yang kita miliki,
mengapa kita tidak manfaatkan
dan menambah nilai positif. Sifat
manusia yang cenderung selalu
menunggu terutama dinegara ini,
Indonesia. Selain itu, sifat malas
dan ditambah dengan sifat
munafik menyebabkan
seseorang semakin enggan untuk
berusaha demi meningkatkan
kualitas diri untuk maju kedepan.
Kita terkadang sering diselimuti
rasa penyesalan dan bersalah
terhadap orang lain disekeliling
kita, namun apakah ada guna
dari penyesalan itu? Jika
penyesalan adalah untuk
mengembalikan sesuatu yang
sama persis dengan apa yang
sebenarnya itu adalah pekerjaan
sia-sia belaka tidak ada
sesuatunya bisa berubah tanpa
adanya tindakan dari diri sendiri.
Coba lihat diri kita, apakah kita
sudah benar-benar mampu
dalam menjalani kehidupan ini?
Cerminan diri sangat membantu
untuk mengkoreksi diri sendiri
sebelum kita mengkoreksi orang
lain. Hal terpenting dalam diri
sendiri yaitu pengontrolan
emosional, sikap percaya diri,
dan kekreatifan.
Pengontrolan emosional sangat
berpengaruh dalam
pengambilan tindakan dan
keputusan, hal ini akan lebih
mendukung sikap percaya diri
kita untuk mencapai tujuan yang
diharapkan. Percaya diri adalah
modal dasar untuk melangkah
kedepan. Percaya diri yaitu
Hubungan INTEGRAL antara
Ability (kemampuan) dengan
Motivasi. Jika pemikiran
seseorang menciptakan aspirasi
maka akan timbul rasa percaya
diri terhadap orang tersebut.
Banyak orang yang masih mudah
terpengaruh oleh hal-hal yang
sifatnya negatif dan merugikan
itu disebabkan karna kurangnya
pendirian yang kuat. Disisi lain
faktor yang dapat
mempengaruhi seseorang adalah
bagaimana pergaulannya. Sikap
menilai diri sendiri akan lebih
baik jika disertai dengan motivasi
dan dorongan untuk lebih
memacu hasrat agar kedepan
lebih baik lagi.
Tidak semua orang akan melihat
dirinya sendiri, kebanyakan
orang lebih suka menilai orang
lain ketimbang dirinya sendiri hal
ini disebabkan karena
pengendalain diri yang kurang
dan sikap egoisme yang masih
tinggi. Manusia pada umumnya
menginginkan dirinya lebih
terdepan dari orang lain
walaupun kemampuan yang
dimilikinya tidak sesuai dengan
apa yang akan dilakukannya.
Namun jika benar-benar dengan
tekad dan niat serta usaha yang
dimilikinya tidak menutup
kemungkinan untuk seseorang
tampil kedepan. Sifat manusia
dinegara kita ini lebih suka
mencari-cari kesalahan orang
lain dari pada kesalahannya
sendiri, suka menghina orang
lain dan tidak suka dihina.
Banyak orang yang malu jika
dihina. Tidak terima lalu akhirnya
terjadilah pertengkaran. Cukup
banyak orang yang benci jika
dihina dari pada mereka yang
tetap berpikir positif jika hinaan
ditujukan kepadanya.
Jones Handway, seorang
Humanitarian Inggris, pada
waktu pertama kali
memperkenalkan kegunaan
sebuah payung yang dipakainya
di waktu hujan, orang yang
melihatnya terasa melihat
sesuatu yang aneh. Selama 30
tahun Jones Handway diejek dan
dihina sebagai “Manusia
Berpayung”. Namun Jones tetap
menanggapi hinaan itu dengan
nilai positif. Jones tetap
memberikan teladan dan contoh
itu di tengah-tengah banyak
orang. Cara berpikir positif Jones
Handway ternyata berbuahkan
kecemerlangan. Akhirnya
penggunaan payung pada waktu
hujan jadi membudaya di seluruh
dunia.
Benyamin Franklin, pada suatu
hari menggantungkan lentera
yang indah pada malam hari di
depan rumahnya yang gelap
gulita. Kebiasaan ini mendapat
pemandangan aneh serta ejeken
ringan dari setiap orang yang
menyaksikannya. Namun
benyamin justru senantiasa
membersihkan kaca lentera itu
agar kelihatan indah. Sehingga
banyak orang tertolong untuk
berjalan dengan nyaman karena
penerangan lentera-nya. Lambat
laun, kenyataan-pun berubah.
Akhirnya karena contoh yang
baik ini, penduduk Philadelphia
pun melakukan hal yang sama,
saat senja tiba memasang lentera
di depan rumah mereka masing-
masing sehingga jalan-jalan yang
gelap menjadi terang. Kita
jangan gentar untuk tetap
memberiakan teladan atau
contoh yang baik kepada
masyarakat disekitar kita. Jangan
malu, jangan merasa terhina dan
jangan emosional menghadapi
tiap hinaan itu. Tetaplah
kembangkan cara berpikir positif
anda, maka saatnya akan tiba,
akan banyak orang yang
mengakui dan mengikuti teladan
saudara itu. Ingat, jangan malu
jika dihina. Hiaan dari orang
adalah pengetahuan baru jika
kita menilai dengan sikap positif.
Lebih baik anda dihina dari pada
harus anda yang menghina,
karna pada dasarnya orang yang
suka menghina adalah orang
yang tidak tahu didikan.
Mencermini diri sendiri tidak bisa
terlepas dengan dorongan sikap
dan prilaku yang tangguh,
tangguh bukan berarti harus
“ jago” tangguh disini berarti
mempunya sikap yang peyabar,
rendah hati dan inisiatif yang
baik. Siapa yang tidak ingin
memiliki pribadi yang tangguh ….?
Tentu semua insane di muka
bumi ini, ingin memiliki pribadi
yang tangguh. Ketangguhan
pribadinya akan menjadikannya
sangat diperhitungkan oleh siapa
saja. Ketangguhan pribadi
menjadikannya lebih siap
menghadapi apa saja gejolak dan
persoalan yang tengah terjadi di
dunia sekitarnya. Meskipun tidak
dihargai dan sering tidak
mendapat kehormatan, namun
pribadi yang tangguh
menyebabkan ia tetap berdiri
kokoh.
Jika anda pengagum musik kelas
dunia, anda tentu mengenal
Wolfgang Amadeus Mozart,
seorang pengubah musik klasik
yang teragung dan paling
berjaya pada jamannya,
berbakat, serba bisa dan seorang
yang berkepribadian tangguh.
Mozart dilahirkan pada 27
januari 1756. Mozart mempunyai
bakat yang besar dan mampu
bermain musik ketika baru berusi
tiga tahun, bahkan telah mampu
mengubah lagu, ketika berumur
lima tahun.
Dia mempunyai karakter yang
lembut. Saat berumur 7 tahun,
pertunjukannya di London
ternyata dikagumi oleh banyak
orang. Ketika baru berusia lima
belas tahun, Mozart telah
dilantik menjadi concertmaster
orkestra uskup besar di
Salzburg. Di Paris Mozart
berjumpa dengan beberapa
penggubah lagu terkenal
Jerman. Seluruh dunia
mengagumi kemampuan dan
kemahirannya.
Hebatnya, masa kejayaan
MOZART ternyata terus menerus
ditandai dengan masa pahit getir.
Dari 7 orang kakak beradik,
hanya MOZART & adiknya Maria
Anna yang hidup. Dalam usia 15
thn, Ibunya telah meninggal
dunia. Belum lagi hubungan
MOZART dan pengganti uskup
besar tidak begitu mesra bahkan
Mozart telah dicaci maki dan
diusir keluar dari istana uskup
besar.
Mozart-pun tak luput dari
tantangan ayahnya. Saat Mozart
bangkit, justru cintanya ditolak
oleh seorang gadis pujaannya.
Namun pada tgl 4 Agustus 1782,
Mozart akhirnya menikah
dengan seorang gadis lain. Dari
enam anak MOZART yang lahir,
hanya 2 orang yang selamat.
Anak pertamanya, Raimund
Leopold meninggal ketika baru
berusia dua bulan. Kemudian
menyusul anak ketiganya yg
meninggal kurang dari satu
bulan, anak keempat enam
bulan, dan anak kelima hanya
satu jam. Tidak lama ayah
MOZART-pun meninggal pada
usia 67 thn setelah sakit yang
tiba-tiba saat dimana isteri
Mozart juga berada dalam
keadaan tidak sehat.
Hal ini sangat membuat Mozart
merasa kesepian. Mozart harus
tetap bangkit dari setiap
persoalan yang meililitnya.
Meskipun MOZART meninggal
pada 5 Desember 1791 saat
berumur 35 tahun,
pengkebumiannya disamakan
dengan pengkebumian orang
miskin dan tanpa siapapun
mengantarkan jenazahnya ke
pusaranya. Dan meskipun
pusaranya tidak diberikan tanda,
namun kepribadian Tangguh
Mozart tidak akan pernah
dilupakan oleh dunia. Nama
harumnya menghiasi dunia musik
di seluruh dunia hingga saat ini.
Tangguh berarti anda bertekad
untuk berdiri tegak dan gigih.
Bahkan ketika pikiran dan tubuh
anda memberi sinyal yang jelas
agar anda menyerah, anda tetap
berdiri. Tangguh bisa menjelma
saat anda sebagai pasien yang
sedang menjalani penyakit kronis
dan menahun, atau seorang istri
kematian suami tengah berjuang
membesarkan putra-putrinya.
Tangguh bisa menjelma dalam
wujud pecandu alkohol yang
siap menghadapai
penyembuhan. Tangguh bisa
berupa menolak pujian palsu
dan secara jujur menerima diri
anda dan anak-anak anda apa
adanya.
Ketangguhan adalah
kemampuan seseorang untuk
membuat yang terbaik dari apa
yang diberikan kepadanya.
Tangguh adalah membuat
keputusan untuk merubah sikap
mengasihani diri, suka mengeluh,
suka bergantung kpd orang
lain : menjadi lebih percaya diri,
mandiri dan ceketan bertindak.
Saudra harus tangguh dalam
melaksanakan hal-hal besar
dalam hidup, seperti mengambil
resiko, mengakui kesalahan, dan
mengubah kebiasaan buruk.
Anda harus tangguh dalam
melakukan hal-hal kecil seperti
menerima dan sabar
menghadpai orang-orang yang
tidak mengerti dengan Saudara.
Ketangguhan Pribadi saudara
bisa terlihat meskipun saudara
merasa tidak pernah dihargai
dan dihormati.
Keyakinan dan kepercayaan diri
menuntut ketangguhan anda.
Dan ada saatnya anda harus
memperlunak kekerasan anda
menjadi kebaikan.
BAB II
UKURAN SEBUAH PERGAULAN
Siapa yang tidak tahu bergaul!
Semua orang pastilah tahu
bagaimana caranya bergaul,
hanya saja pergaulan yang
bagaimana yang kita inginkan.
Acap kali kita mengatakan
“ teman kompak, sahabat baik,
teman akrab, teman istimewa
dan lain sebagainya ” tapi
bagaimana kita bisa mengatakan
demikian? Kebanyakan kita
mampu mengatakan demikian
karna kita merasa dia adalah
orang yang selalu bisa menjadi
teman di mana saja kita
membutuhkannya atau karna
kita merasa dia adalah orang
yang selalu berbuat baik
terhadap anda.
Coba kita perhatikan dan kita
tinjau kembali, apa manfaat yang
bisa anda peroleh dari teman
atau sahabat anda tersebut dan
apa yang di perolehnya dari
anda? Anda tentu bisa
membandingkannya, namun
bukan berarti dalam pergaulan
kita tidak selalu harus
membanding-bandingkan
temen-teman kita. jika hanya
sebuah materi atau hanya karna
gengsi yang kita dapatkan
darinya sementara apa yang dia
dapatkan dari kita adalah buah
fikiran kita berarti kita sudah
kalah terhadap teman kita
tersebut. Mengapa demikian,
karna memang yang sebenarnya
kita cari dalam berteman adalah
menambah wawasan. Jika kita
tidak pernah menambah
wawasan pengetahuan dari
teman kita apakah kita bisa
katakan dia adalah teman atau
sahabat terbaik kita? setiap saat
kita memang membutuhkan
orang lain terlebih kita memang
sangat membutuhkan teman
dalam berbagai hal namun kita
juga harus tahu bahwa kita sakit
akibat teman dan kita juga bisa
bahagia karna teman. Nah kita
tinjau kembali, teman yang
bagaimana yang sedang kompak
atau akrab dengan kita saat ini?
Jika anda merasa bahwa saat ini
teman anda selalu ada pada saat
senang atau dalam keadaan kita
yang selalu bahagia, mungkin itu
hanya sebagai teman senang
saja, apakah teman anda juga
bisa hadir saat anda mengalami
masalah tepatnya di mana anda
dalam keterpurukan atau
kesedihan atau lain sebagainya di
luar kebahagiaan anda? Jika ia,
berarti teman anda juga adalah
teman untuk bersedih. Jarang
sekali kita temui seorang yang
mau bersama kita saat kita
kesusahan. Anggap saja ada
teman kita yang demikian, tetapi
kita tidak bisa langsung katakan
dia adalah teman di mana kita
senang, sedih dan lain sebaginya.
Kita juga harus perhatikan
mungkin saja disaat kita berduka
teman kita itu juga sedang
mengalami masalah, nah karna
tidak ada teman yang mau
menemaninya makanya ia
menemani kita yang dia tahu
dalam masalah juga. Jika
demikian apakah anda bisa
katakan itu teman susah kita?
jawabnya tidak. Mengapa karna
dengan dan tanpa kita sadari
mereka telah memanfaatkan
problem kita sebagai tempat
problemnya.
Jadi apa sebenarnya ukuran
pergaulan yang sebenarnya,
ukuran pergaulan yang
sebenarnya adalah dimana kita
dapat mampu mengerti dan di
mengerti oleh orang lain dalam
kondisi tertentu. Seorang teman
yang baik, adalah orang yang
selalu memberikan wejangan
atau motivasi ke arah yang
positif. Nah, apakah anda juga
bisa melakukan hal yang
demikian. Jika belum bisa anda
memberikan motivasi dan
wejangan terhadap orang yang
kita anggap itu adalah sahabat
kita atau orang yang dekat
dengan kita berarti anda belum
mampu menegrti akan adanya
pergaulan yang anda lakukan
terhadap orang lain.
Terkadang sering kali dalam
berteman, kita mengalami
perdebatan yang seru.
Perdebatan yang positif itu baik
jika kita memang benar benar
menanggapinya dengan fikiran
yang positif pula. Namun tak
jarang kita langsung minder atau
sakit hati terhadap perkataan-
perkataan dari orang lain atau
tidak terima dengan pendapat
orang lain sehingga
mendatangkan konflik, baik itu
konflik batin bahkan sampai
konflik fisik. Coba perhatikan
disekeliling anda, mungkin anda
akan melihat beberapa orang
yang selalu bersama setiap
harinya sehingga anda
mengatakan itu adalah teman
kompaknya. Ada dua
kemungkinan, mungkin itu “ia”
tetapi mungkin juga “tidak.”
Jangan pernah berfikir orang lain
adalah musuh terbesar kita, jika
anda berfikir demikian anda
berfikir tidak real atau hanya
karna emosional. Pernahkah
anda mendengar perkataan
“HOMO HOMONE LUPUS =
Manusia adalah serigala bagi
dirinya. ”
Mengapa samapai ada perkataan
demikian, memang secara nyata
kita dapat lihat orang yang tidak
mampu mengendalikan dirinya
akan membawa dia dalam
masalah. Jadi sebenarnya
masalah yang pertama kali
timbul ada pada dirinya sendiri
dan bahaya yang pertama timbul
adalah akibat perbuatannya.
Saya akan berikan contoh
dimana akibat ketidak mampuan
mengkontrol dirinya sendiri
mengakibatkan konflik fisik dan
ini sering kita lihat bahkan
mungkin kita pernah alami.
Perhatikan dengan baik, hal yang
paling sepele yakni “mata”
mengapa mata sreing sekali
menimbulkan konflik. Suatu
ketika saya sedang berjalan
dengan teman saya disuatu
daerah tepatnya didaerah
sumatra utara. Tanpa sengaja
saya melihat orang duduk duduk
bersama beberapa rekannya
namun alangkah terkejutnya
saya dari beberapa orang
tersebut berkata kepada saya
dengan nada yang agak kasar
dia mengatakan “matami lae!!”
mendengar perkataan demikian
saya langsung tersinggung dan
reflek saya jawab “ ada dengan
mata saya rupanya” hanya
dengan perkataan demikian
orang tersebut langsung marah
dan mendatangi saya secara
beramai ramai dan saya tahu
tujuannya adalah ingin
menantang saya. Karna emosi
saya yang tak bisa saya kontrol
saat itu perdebatan terjadi dan
akhirnya terjadi adu fisik diantara
kami. Setelah kejadian itu saya
berfikir alangkah rendahnya
pemikiran saya hanya karna
kurangnya kontrol emosional
saya harus beradu fisik. Nah, itu
salah satu pengalaman saya.
Saya merasa bodaoh saat itu,
mungkin jika dengan saya
menyapanya bisa jadi saya malah
bersahabat dengan mereka
namun ternyata tidak demikian
dengan kejadian yang
sesungguhnya. Motivasi yang
kurang dan tingkat kontrol diri
saya itulah mengakibatkan
konflik. Percayakah anda, tidak
akan ada masalah jika anda
sendiri yang tidak membuat
masalah. Banyak sekali orang
berkata “ya, jika mereka jual
saya beli” kata tersebut
sebenarnya hal untuk
menyombongkan diri terhadap
orang lain. Apakah itu yang kita
cari dalam berteman?
Jawabannya ada pada diri kita
masing masing, bagaimana anda
menanggapinya maka itulah
yang akan terjadi kepada anda.
Sebuah pergaulan yang sering
kita alami hanya bersifat abstrak,
pergaulan yang menimbulkan
hubungan timbal balik sangat
baik.
Kebanyakan pada masa
sekarang ini, pergaulan
bukannya menambah
pengetahuan kita melainkan
hanya untuk bersenang-senang
saja. Para pelajar misalnya,
dengan majunya perkembangan
teknologi yang modern, bukan
dimanfaatkan untuk menambah
wawasan. Didunia komunikasi
seperti Handphone, jika kita ingin
memanfaatkannya jadikanlah
handphone sebagai alat
komunikasi yang benar-benar
memberikan kemudahan dan
membantu untuk menambah
pengetahuan. Tapi jika dilihat
dikehidupan yang nyata untuk
saat ini, handphone
dipergunakan hanya untuk
kepentingan pribadi dan hiburan
semata. Para pelajar saat ini
seakan tutup mata dengan ilmu
pengetahuan, tidak banyak
pelajar yang mementingkan
pengetahuan, bahkan yang
dipentingkan hanyalah mencari
teman “ngobrol.” Mudah saja
jika kita ingin menilai sesorang itu
apakah seseorang itu lebih
mementingkan ilmu
pengetahuan atau hanya
sekedar bicara-bicara kosong
saja. Mungkin pertanyaan
berikut ini akan memberikan
motivasi baru untuk merubah
sikap.
Pertanyaan mendasar dan umum
saja
1. Berapa uang pengeluaran
untuk keperluan pulsa dalam
satu bulan?
2. Berapa pengeluaran untuk
membeli koran dalam satu
bulan ?
3. Berapa pengeluaran untuk
membeli majalah?
4. dan berapa uang yang di
habiskan untuk membeli buku
pendukung mata pelajaran /
mata kuliah dalam satu bulan?
Dari sekian banyak responden
yang ditemui, banyak sekali para
pelajar saat ini lebih
mengutamakan pulsa dari pada
untuk berbelanja buku pelajaran
ataupun untuk menambah
wawasan. Hal ini juga tergantung
dengan bagaimana
pergaulannya, dan bagaimana
motivasi yang diterimanya dari
teman atau sahabat-sahabatnya.
Ini menandakan bahwa
berbicara seakan lebih penting
dari pada meanmbah ilmu
pengetahuan. Jika terjadi hal
yang demikian terhadap anda,
apakah dengan anda berbicara
kepada sahabat atau teman-
teman anda ini bisa dikatakan
sebuah pergaulan atau basa basi
belaka yang semakin membuat
anda masuk kedalam
keterpurukan dimasa datang.
Andalah penentu bagaimana
ukuran sebuah pergaulan, dan
bagaimana anda menyikapinya.
Sucses ada pada diri anda dan
sudah didepan anda, raihlah
dengan pergaulan yang positif
cerminkanlah pergaulan itu
sebagai pendorong meraih cita-
cita bukan cinta-bercinta. Dalam
pergaulan banyak sekali terjadi
persaingan-persaingan yang tak
terduga-duga, misalnya saja
dalam memilih orang yang
dianggap bisa memberikan
kebahagiaan pada kita atau lebih
umum dikenal dengan istilah
“ pacar.” Banyak sekali teman
yang menjadi pesaing untuk
mendapatkannya, itulah hal yang
paling sring terjadi dikalangan
muda saat ini. Dalam bergaul,
kita hadir bukan untuk menjadi
pesaing akan tetapi untuk saling
melengkapi satu dengan yang
lainnya. Kesalahan-kesalahan
dari seorang teman adalah
sebuah perubahan baru untuk
lebih bijaksana dalam mengambil
langkah baru.
Orang yang tidak pernah
memaafkan temannya adalah
orang yang jauh dari masyarakat
Thomas Fuller mengatakan
bahwa Orang yang tidak bisa
memaafkan orang lain sama saja
dengan orang yang memutuskan
jembatan yang harus dilaluinya,
karena semua orang perlu di
maafkan. Jangan merasa dengan
kesalahan yang telah dilakukan
oleh teman kita, kita sudah
merasa paling benar dalam
bergaul. Segala sesuatu
merupakan suatu kebiasaan. Kita
mempelajari cara keariefan yang
merupakan cara kelenturan.
Apabila kita terbiasa dengan
kelenturan, maka kita terbiasa
dengan berbagai perubahan
dadakan, kita terbiasa dengan
tindakan segera, tindakan
spontan, bukan tindakan
prasangka, itulah cara yang
terbaik.
Kita harus peduli pada orang
lain. Itulah tujuan hidup.
Semakin kita peduli pada orang
lain, semakin kita
mengembangkan diri kita,
berkembang hingga kita menjadi
satu dengan segalanya, dan kita
menjadi teladan bagi orang lain.
Sementara jika Semakin Anda
peduli pada diri sendiri, semakin
sempit jadinya Anda. Ini berarti
jangan kita merasa kita telah
lebih paham dari pada orang
lain terlebih kepada orang yang
kita anggap sebagai teman.
Memilih seorang sahabat tidak
harus dipandang dari fisik dan
meteri, fisik dan materi itu
sifatnya abstrak dan setiap waktu
bisa saja berubah kita tahu
bahwa dunia ini berputar begitu
juga pada pergaulan kita bisa
saja saat ini anda berada diposisi
yang rendah, namun tidak
menutup kemungkinan untuk
anda berada dipuncak jika anda
berusaha keras mencapainya.
Menjaga persahabatan yang
paling baik adalah dengan
berkomunikasi yang aktif dan
positif. Itu bahwa komunikasi
sangatlah penting dalam bergaul
yang baik. Bergaul yang baik
tidak membedakan satu dengan
yang lainnya atau
mengistimewakan seseorang
terhadap orang lain, kebanyakan
dari kita adalah orang yang
selalu membeda-bedakan satu
dengan yang lainnya. Sikap
membedakan ini akan
menimbulkan banyak sekali
pertentangan-pertentangan baik
itu fisik maupun non-fisik. Secara
umum sifat membeda-bedakan
ini jauh dari keakraban.
BAB III
Cinta
Cinta adalah sebuah perasaan
yang ingin membagi bersama
atau sebuah perasaan afeksi
terhadap seseorang. Pendapat
lainnya, cinta adalah sebuah
aksi/kegiatan aktif yang
dilakukan manusia terhadap
objek lain, berupa pengorbanan
diri, simpati, perhatian,
memberikan kasih sayang,
membantu, menuruti perkataan,
mengikuti, patuh, dan mau
melakukan apapun yang
diinginkan objek tersebut.
Para pakar telah mendefinisikan
dan memilah-milah istilah ini
yang pengertiannya sangat rumit.
Antara lain mereka
membedakan:
1. Cinta terhadap keluarga
( storge )
2. Cinta terhadap teman-teman,
atau philia
3. Cinta yang romantis atau juga
disebut asmara
4. Cinta yang hanya merupakan
hawa nafsu atau cinta eros
5. Cinta sesama atau juga disebut
kasih sayang atau agape
6. Cinta dirinya sendiri, yang
disebut narsisme
7. Cinta akan sebuah konsep
tertentu
8. Cinta akan negaranya atau
patriotisme
9. Cinta akan bangsa atau
nasionalisme
Beberapa bahasa, termasuk
bahasa Indonesia atau bahasa
Melayu apabila dibandingkan
dengan beberapa bahasa
mutakhir di Eropa, terlihat lebih
banyak kosakatanya dalam
mengungkapkan konsep ini.
Termasuk juga bahasa Yunani
kuo, yang membedakan antara
tiga atau lebih konsep: eros,
philia, dan agape. Cinta eros
merupakan cinta yang timbul
dikarenakan hawa nafsu, hawa
nafsu ini cenderung bersifat
subjektif dimana sulit untuk
menentukannya. Nafsu yang
dimiliki setiap manusia berbeda-
beda jenisnya. Ada yang
mendefinisikan nafsu sebagai
tindakan keinginan untuk
mendapatkan kepuasan belaka,
kepuasan itu akan timbul jika
nafsu yang dimilikinya telah
tersalurkan.
Bicara tentang cinta tak terlepas
dari hubungan intim, hubungan
intim itu merupakan penentu
keseriusan dalam sebuah ikatan.
Pada masa sekarang ini sex
bukanlah hal yang canggung lagi
dikalangan masyarakat.
Hubungan sex akan memberikan
suasana baru dalam sebuah
pergaulan. Sex juga bisa
dimanfaatkan sebagai peredam
emosional dan sekaligus
pengukur tingkat emosional
pada diri seseorang. Namun,
walau demikian adanya bukan
berarti untuk menentukan
tingkat emosional itu harus
melakukan hubungan sex tentu
saja tidak hal ini memberikan
kecenderungan dan
pengetahuan tersendiri
terhadapa jiwa dan kepribadian
seseorang yang masih dalam
tahap pengenalan dunia rill. Ini
biasanya terjadi pada kalangan
anak muda yang masih duduk d
bangku sekolah baik itu SLTP
ataupun SLTA yang dalam
penjiwaan dan pengontrolan
emosionalnya belum mampu
dikuasai sepenuhnya mereka
akan lebih mengutamakan ego-
nya masing-masing dalam
melakukan sesuatu ataupun
bertindak.
Cinta terhadap teman-teman
atau sahabat dinamakan philia,
cinta ini timbul dimana sebuah
pertemanan yang dialaminya
memberikan manfaat tersendiri
yang memunculkan inisiativ
serorangan. Banyak sekali yang
beranggapan bahwa cinta antar
teman itu mengatakan sebuah
hubungan khusus diantara
mereka yang merasa mempunyai
cinta terhadap sahabatnya.
Sebenarnya tidak, karna cinta
antar teman itu mengartikan
bahwa didalam persahabatan
dengan orang lain saling
mengasihi dan saling
memberikan keterbukaan untuk
saling membantu dan
memberikan toleransi, Begitu
juga dalam berpacaran. Pacar
sebenarnya adalah orang yang
kita percayai untuk memberikan
dorongan dan motivasi pada diri
kita di samping itu pacar adalah
sebuah hubungan dimana kita
salaing berbagi kasih sayang
dalam arti sebuah hubungan
persahabatan. Untuk memilih
pacar, kerap sekali banyak
pertimbangan-pertimbangan
yang harus dilakukan oleh
seseorang. Hal yang paling kerap
terjadi saat ini adalah cara
pandang dan penilaian yang
salah dalam memilih `pacar,
kebanyakan dari mereka untuk
menjadikan pacar di lihat dari
materi dan bentuk fisiknya.
Penilaian semacam itu salah, jika
benar ingin menjadikan pacar
pandanglah dari segi prilakunya,
kepribadiannya, motivasinya,
kebijaksanaanya dan kasih
sayangnya. Itu lebih baik dari
pada menilai materi dan fisik,
sebab materi bisa dicari dan fisik
tidak selamanya sama. Intinya
materi dan fisik itu sifatnya tidak
pasti dan akan berubah-ubah.
Mendefinisikan cinta
Seperti banyak jenis kekasih, ada
banyak jenis cinta. Cinta berada
di seluruh semua kebudayaan
manusia. Oleh karena
perbedaan kebudayaan ini, maka
pendefinisian dari cinta pun sulit
ditetapkan. Lihat hipotesis Sapir-
Whorf. Ekspresi cinta dapat
termasuk cinta kepada 'jiwa' atau
pikiran, cinta hukum dan
organisasi, cinta badan, cinta
alam, cinta makanan, cinta uang,
cinta belajar, cinta kuasa, cinta
keterkenalan atau cinta akan
ketenaran, dan lain sebagainya.
Cinta lebih berarah ke konsep
abstrak, lebih mudah dialami
daripada dijelaskan.
Cinta antar pribadi
Cinta antar pribadi menunjuk
kepada cinta antara manusia.
Antar manusia ini bukan hanya
berarti cinta itu hanya dimiliki
oleh para remaja saja. Cinta
antar pribadi mencerminkan
kecintaan kita terhadap orang
lain, bukan hanya sekedar cinta
dalam bentuk fisik saja.
Kecintaan jika dikatakan antar
pribadi saja seakan-akan terjadi
antara dua pihak saja yang
mengalaminya. Kecintaan kita
terkadang salah persepsi, tidak
sedikit orang yang mengalami
sakit hati karena cinta, bahkan
ada yang sampai mengakhiri
hidupnya hanya karna cinta.
Sangat disayangkan jika hal ini
terjadi pada diri kita, kecintaan
kita itu sebaiknya kita terapkan
dengan cara saling memberikan
kasih sayang antar umat manusia
bukan secara individual
melainkan secara keseluruhan.
Cinta yang bagaimanakah itu? Di
bawah ini dapat kita lihat unsur-
unsur yang menimbulkan cinta
antar pribadi. Beberapa unsur
yang sering ada dalam cinta
antar pribadi:
Afeksi : menghargai orang lain
Ikatan : memuaskan
kebutuhan emosi dasar
Altruisme : perhatian non-
egois kepada orang lain
Reciprocation : cinta yang
saling menguntungkan
Commitment : keinginan
untuk mengabadikan cinta
Keintiman emosional :
berbagia emosi dan rasa
Kinship : ikatan keluarga
Passion : nafsu seksual
Physical intimacy : berbagi
kehidupan erat satu sama lain
Self-interest : cinta yang
mengharapkan imbalan pribadi a
Service : keinginan untuk
membantu
Energi seksual dapat menjadi
unsur paling penting dalam
menentukan bentuk hubungan.
Namun atraksi seksual sering
menimbulkan sebuah ikatan
baru, keinginan seksual dianggap
tidak baik atau tidak sepantasnya
dalam beberapa ikatan cinta.
Dalam banyak agama dan sistem
etik hal ini dianggap salah bila
memiliki keinginan seksual
kepada keluarga dekat, anak,
atau diluar hubungan
berkomitmen. Tetapi banyak
cara untuk mengungkapkan rasa
kasih sayang tanpa seks. Afeksi,
keintiman emosi dan hobby yang
sama sangat biasa dalam
berteman dan saudara di
seluruh manusia.
Benci
Benci atau kebencian adalah
merupakan sebuah emosi yang
sangat kuat dan melambangkan
ketidaksukaan, enmiti, atau
antipati untuk seseorang, sebuah
hal, barang, atau fenomena. Hal
ini juga merupakan sebuah
keinginan untuk, menghindari,
menghancurkan atau
menghilangkannya.
Kadangkala kebencian
dideskripsikan sebagai lawan
daripada cinta atau
persahabatan; tetapi banyak
orang yang menganggap bahwa
lawan daripada cinta adalah
ketidakpedulian. Rasa benci
kebanyakan timbul dari sifat-sifat
yang negatif. Benci merupakan
suatu tindakan dimana
seseorang, ingin mengabaikan
orang lain yang dianggapnya
tidak sesuai dengan apa yang
ada didalam hatinya atau
keinginannya. Kebencian
dominan sekali dengan
perbuatan yang kurang baik,
namun tidak semua orang
berfikir kebencian itu timbul
karna hal yang kurang baik.
Perhatikan disekeliling kita,
banyak sekali orang lain
memandang dengan rasa benci,
namun tidak diketahuinya apa
yang menyebabkan dia benci
terhadap objek tertentu. Aneh
bukan, jika kita tidak mengetahui
apa yang menyebabkan kita
benci pada orang lain. Hal yang
demikian lebih condong pada
unsur kecemburuan, sementara
orang yang mudah cemburu
terhadap orang lain adalah
orang yang tidak mampu
melakukan hal yang telah
dilakukan orang lain. Disisi lain,
kecemburuan itu akan muncul
pada diri orang jika objeknya
membuat sesuatu yang dianggap
berlebihan sementara dia tidak.
Cemburu yang menimbulkan
rasa benci dalam hatinya, akan
mengakibatkan kerugian pada
dirinya sendiri karna setiap orang
yang membenci orang lain akan
berusaha semaksimal mungkin
untuk meninggikan egonya dan
tidak pernah mau tahu dengan
apa yang dpperbuat orang
tersebut. Orang yang
mempunyai sifat demikian sangat
susah untuk maju atau dalam
setiap pekerjaannya akan selalu
“ jalan ditempat.” Sifat ini
sebaiknya dicampakkan sejauh
mungkin dari diri kita jika kita
ingin berkembang. Cemburu
bukan semuanya berdampak
buruk, jika kita berfikir positif,
cemburu bisa juga menjadi
motivasi diri untuk lebih
meningkatkan kualitas diri.
Dikalangan pelajar, sifat
cemburu sangat kerap kali
timbul terlebih pada saat
penerimaan hasil study. Sering
kita cemburu jika melihat teman
kita mendapatkan nilai bagus,
yang paling sering terjadi yakni
cara penilaian kita dan analisa
diri yang kurang. Kita
beranggapan bahwa orang yang
mendapatkan predikat lebih
tinggi dari kita tidak sesuai. karna
ego yang tinggi maka timbul
anggapan seakan-akan kita lebih
pintar dibandingkan orang yang
mendapat predikat. Akhirnya
timbul kecemburuan dan
menganggap guru tidak adil. Jika
kita pertanyakan pada diri kita,
layakkah kita mengatakan
demikian dan apakah ada guru
yang tidak adil? Tidak ada hal
yang mustahil jika kita mau
berusaha untuk maju. Sifat
cemburu yang positif itu misalnya
dengan kita melihat orang lain
lebih dari kita maka timbul
pertanyaan didiri kita “mengapa
orang itu bisa, kenapa saya
tidak ?” pertanyaan inilah yang
sangat jarang kita temui, motivasi
yang kurang dan cara pandang
yang selalu negatiflah yang
mengakibatkan kita gagal. Coba
rubahlah dengan cara pandang
yang baru untuk membuang
unsur-unsur yang menyebabkan
kecemburuan.
Sering kita dikelabuhi dengan
penampilan fisik semata.
Penampilan itu bersifat tidak
tetap sama halnya dengan
semanis ucapan dibibir saja. Kita
semakin sulit untuk menentukan
sesuatu dengan penilaian yang
benar karena segalanya dapat
berubah tanpa sepengetahuan
kita. Lihat dengan cara pandang
baru yang menuntut sebuah
latihan kita agar jangan terlena
dengan sebuah pemandangan
bagaimana Fatamorgana, sebab
hidup bisa direkayasa. Dengan
cara pandang baru kita dapat
melihat dan menentukan dengan
arif dan objektif sehingga dengan
cara pandang baru itu merubah
hidup kita tidak sempit. Lihatlah
dengan pandangan yang positif,
maka hidup kita selalu baru dan
optimis. Berfikir positif itu
sangatlah baik untuk
mengembangkan pengetahuan,
ada banyak orang yang tahu
bagaimana cara berfikir yang
baik namun hal ini sulit untuk
diterapkannya, semua orang
hanya menginginkan
kesempurnaannya saja. Jika kita
berharap sebuah kesempurnaan
saja, jadi apa tujuan kita hidup?
Maknai hidup itu dengan
perubahan-perubahan yang
sifatnya memberikan dorongan
kepada kita agar lebih
meningkatkan kualitas diri.
Jauhkan unsur kecemburuan
yang mengakibatkan timbul rasa
kebencian kepada orang lain.
Untuk memulainya diperlukan
dorongan mental yang baik yang
timbul dari keinginan untuk maju
bukan keadaan paksaan.
MAKNA CINTA
Bicara mengenai makna cinta,
banyak sekali orang
menyebutkan cinta..cinta dan
cinta. Sementara apa itu cinta
sendiri tidak tahu yang mereka
tahu hanya mengatakan cinta
dan jika di tanya apa itu cinta,
anda pasti bisa menbaknya
“ banyak yang mengatakan cinta
adalah kasih sayang dua insan
yang berbeda ” itu untuk kaula
muda. Dan jika ditanya apa
definisi cinta keseluruhan dalam
kehidupan sehar hari apakah
bisa dijawab? Di sini saya akan
coba paparkan apa itu cinta
yang sesungguhnya.
Saya tidak bisa mendefiinisikan
cinta, oleh sebab itu disini kita
tidak membicarakan apa itu cinta
melainkan apa itu makna cinta.
Mengapa saya katakan saya
tidak bisa mendefinisikannya, ada
alasan yang membuat saya tidak
ingin mendefinisikan cinta.
Alasannya cinta itu dalam sekali
artinya sedalam palung lautan
luas yang kedalamannya tidak
dapat diukur dan tinggi setinggi
langit yang tidak bisa dijangkau
dengan ukuran melainkan hanya
hatilah yang mampu
menjawabnya. Banyak sekali
persepsi tentang cinta.
Apakah Cinta itu?
Mereka yang tidak menyukainya
menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain
dengannya, menyebutnya
sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya,
menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai,
menyebutnya takdir.
Kadang Tuhan yang mengetahui
yang terbaik, akan memberi
kesusahan untuk menguji kita.
Kadang Ia pun melukai hati,
supaya hikmat-Nya bisa tertanam
dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka
pasti ada alasan di baliknya.
Alasan yang kadang sulit untuk
dimengerti, namun kita tetap
harus percaya bahwa ketika Ia
mengambil sesuatu, Ia telah siap
memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin
mengambil keputusan, kita tidak
ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin
cepat-cepat, kita tidak ingin
sembrono.
Karena walaupun kita ingin
segera menemukan orang yang
kita cintai, kita tidak ingin
kehilangan jati diri kita dalam
proses pencarian itu.
Jika ingin berlari, belajarlah
berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah
mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah
mencintai dahulu.
Pada akhirnya, lebih baik
menunggu orang yang kita
inginkan, ketimbang memilih apa
yang ada.
Tetap lebih baik menunggu
orang yang kita cintai, ketimbang
memuaskan diri dengan apa
yang ada.
Tetap lebih baik menunggu
orang yang tepat, Karena hidup
ini terlampau singkat untuk
dilewatkan bersama pilihan yang
salah, karena menunggu
mempunyai tujuan yang mulia
dan misterius.
Perlu kau ketahui bahwa Bunga
tidak mekar dalam waktu
semalam,
Kota Roma tidak dibangun
dalam sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim
selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus
bertumbuh selama kehidupan.
Kebanyakan hal yang indah
dalam hidup memerlukan waktu
yang lama, Dan penantian kita
tidaklah sia-sia.
Walaupun menunggu
membutuhkan banyak hal -
iman, keberanian, dan
pengharapan - penantian
menjanjikan satu hal yang tidak
dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya. Tuhan dalam
segala hikmat-Nya, meminta kita
menunggu, karena alasan yang
penting.
Tanpa cinta, kehidupan ini akan
menghadapi malapetaka,
kehancuran. Semua akan
berjalan dengan dorongan
keegoan masing-masing. Karena
cinta sendiri adalah pilar
penopang utama kehidupan ini.
Atau bahkan, kehidupan sendiri
tidak akan ada tanpa cinta.
Sementara cinta tidak ada
gunanya tanpa kehidupan. Atau
bahkan cinta itu sendiri tidak
akan ada tanpa kehidupan,
karena memang tempat
berpijaknya di kehidupan itu
sendiri. Jadi, ketiadaan cinta
bukan lagi menyebabkan
kehidupan kita jadi sengsara
seperti syair di atas, malah
kehidupan itu sendiri akan
terancam.
MEMBANGUN SIKAP MENTAL PANTANG MENYERAH
1. Kalau Anda mempunyai
kecendrungan mudah menyerah,
maka langkah pertama pertama
yg paling penting adalah
mengakui kelemahannya itu.
Dengan menyadarinya , Anda
akan lebih siap untuk
memperbaikinya.
2. motivasikanlah diri Anda
untuk mengembangkan sikap
pantang menyerah. Sikap ini
diperlukan untuk meraih
keberhasilan dalam hidup.
Perhatikanlah artis,
atlit,karyawan dapat menajak
karirnya karena berprestasi,
mereka umumnya
memperjuangkan apa yg ingin
diraihnya dengan daya dan
upaya yg optimal. Sebaliknya ,
orang2 yg mudah menyerah ,
frustasi dan mudah putus asa
adalah orang2 yg gagal.
3. Berpikirlah bahwa Anda bisa
dan akan berhasil meraih apa yg
Anda inginkan. Keyakinan ini
akan membuat Anda lebih
efektif dibandingkan bila Anda
terlalu mengantisipasi
kemungkinan buruk. Menurut
para ahli , orang yg optimis
mempunyai kemungkinan yg
lebih besar untuk berhasil
dibanding orang yg pesimis.
Mengapa ? Karena keyakinan yg
positif akan mempengaruhi
mental dan fisik secar signifikan
untuk mendapatkan apa yg di
yakininya.
4. Arahkan mata Anda pada
tujuan , bukan pada hambatan .
Bila Anda memandang pada
tujuan , maka hambatan tidak
akan menakutkan. Tapi
sebaliknya , bila Anda terfokus
pada hambatan , Anda akan
mudah kehabisan daya juang.
5. Beranilah mengambil risiko
namun dengan perhitungan yg
mantap , Hadapi dan alamilah
pengalaman dan petualangan
baru. Keberanian yg benar
bukan berarti seperti orang yg
terjun bebas ke jurang, tapi
seperti orang yg menuruninya
setahap demi setahap dengan
persiapan yg matang.Kalau Anda
tidak berani mengambil resiko ,
tentu saja Anda berada pada
tempat yg aman , namun Anda
tidak akan berkembang.
6. Hadapilah semua tantangan
dengan penuh
keberanian .Anggaplah
tantangan sebagai “Sparring
Pathner” yg akan membuat
Anda semakin kuat , bukan
sebagai raksasa yg menelan
Anda. Semakin banyak
tantangan , semakin berani
menghadapinya, maka semakin
terbentuk karakter yg kuat.
7. Jangan terlalu cepat
mengambil kesimpulan bahwa
Anda tidak akan berhasil bila
pada usaha Anda mengalami
kegagalan. Belajarlah daridari
kegagal itu agar didapat
gambaran yg lebih baik lagi.
8. Teruslah berusaha, terkamlah
segala kesempatan yg ada ,
karena kesempatan itu tak
datang untuk kedua kalinya !,
tidak ada pendobrak kegagalan
yg sekuat nilai “kegigihan” .
Ingatlah filsofi air yg bisa
melubangi batu dengan tetesan
yg terus terus-menerus.
9. Imbangi kegigihan Anda
dengan pemikiran yg kreatif. Bila
perjalanan Anda terhalang oleh
batu cadas , Anda tidak perlu
membenturkan kepala Anda
untuk membuktikan bahwa
Anda pantang Menyerah.
Berhentilah sejenak dan
pikirkanlah bagaiman cara
mengatasinya. carilah jalur
alternatif !
10. Jangan terpengaruh oleh
kegagalan orang lain, tapi
biarlah keberhasilan orang lain
memotivasi kita. Belajarlah dari
kegagalan dan kesalahan orang
lain tanpa hrus mengalaminya
sendiri. Dengan cara itru Anda
menghemat banyak sekali waktu
dan energi Anda yg sangat
berharga.
kecendrungan mudah menyerah,
maka langkah pertama pertama
yg paling penting adalah
mengakui kelemahannya itu.
Dengan menyadarinya , Anda
akan lebih siap untuk
memperbaikinya.
2. motivasikanlah diri Anda
untuk mengembangkan sikap
pantang menyerah. Sikap ini
diperlukan untuk meraih
keberhasilan dalam hidup.
Perhatikanlah artis,
atlit,karyawan dapat menajak
karirnya karena berprestasi,
mereka umumnya
memperjuangkan apa yg ingin
diraihnya dengan daya dan
upaya yg optimal. Sebaliknya ,
orang2 yg mudah menyerah ,
frustasi dan mudah putus asa
adalah orang2 yg gagal.
3. Berpikirlah bahwa Anda bisa
dan akan berhasil meraih apa yg
Anda inginkan. Keyakinan ini
akan membuat Anda lebih
efektif dibandingkan bila Anda
terlalu mengantisipasi
kemungkinan buruk. Menurut
para ahli , orang yg optimis
mempunyai kemungkinan yg
lebih besar untuk berhasil
dibanding orang yg pesimis.
Mengapa ? Karena keyakinan yg
positif akan mempengaruhi
mental dan fisik secar signifikan
untuk mendapatkan apa yg di
yakininya.
4. Arahkan mata Anda pada
tujuan , bukan pada hambatan .
Bila Anda memandang pada
tujuan , maka hambatan tidak
akan menakutkan. Tapi
sebaliknya , bila Anda terfokus
pada hambatan , Anda akan
mudah kehabisan daya juang.
5. Beranilah mengambil risiko
namun dengan perhitungan yg
mantap , Hadapi dan alamilah
pengalaman dan petualangan
baru. Keberanian yg benar
bukan berarti seperti orang yg
terjun bebas ke jurang, tapi
seperti orang yg menuruninya
setahap demi setahap dengan
persiapan yg matang.Kalau Anda
tidak berani mengambil resiko ,
tentu saja Anda berada pada
tempat yg aman , namun Anda
tidak akan berkembang.
6. Hadapilah semua tantangan
dengan penuh
keberanian .Anggaplah
tantangan sebagai “Sparring
Pathner” yg akan membuat
Anda semakin kuat , bukan
sebagai raksasa yg menelan
Anda. Semakin banyak
tantangan , semakin berani
menghadapinya, maka semakin
terbentuk karakter yg kuat.
7. Jangan terlalu cepat
mengambil kesimpulan bahwa
Anda tidak akan berhasil bila
pada usaha Anda mengalami
kegagalan. Belajarlah daridari
kegagal itu agar didapat
gambaran yg lebih baik lagi.
8. Teruslah berusaha, terkamlah
segala kesempatan yg ada ,
karena kesempatan itu tak
datang untuk kedua kalinya !,
tidak ada pendobrak kegagalan
yg sekuat nilai “kegigihan” .
Ingatlah filsofi air yg bisa
melubangi batu dengan tetesan
yg terus terus-menerus.
9. Imbangi kegigihan Anda
dengan pemikiran yg kreatif. Bila
perjalanan Anda terhalang oleh
batu cadas , Anda tidak perlu
membenturkan kepala Anda
untuk membuktikan bahwa
Anda pantang Menyerah.
Berhentilah sejenak dan
pikirkanlah bagaiman cara
mengatasinya. carilah jalur
alternatif !
10. Jangan terpengaruh oleh
kegagalan orang lain, tapi
biarlah keberhasilan orang lain
memotivasi kita. Belajarlah dari
kegagalan dan kesalahan orang
lain tanpa hrus mengalaminya
sendiri. Dengan cara itru Anda
menghemat banyak sekali waktu
dan energi Anda yg sangat
berharga.
Yakinlah...!maka kau akan sukses
Yakin adalah sikap yang harus
dimiliki setiap orang. Karena
Sebuah keyakinan itu jadi
satarter point untuk melakukan
sikap atau keputusan.
Hal ini tentunya sikap dan
keputusan kita untuk menatapi
sebuah masa depan yang
menurut kita sangat panjang.
Dalam keyakinan, seseorang
akan bisa melangkah tanpa ada
beban, yakin untuk bisa, yakin
untuk maju, dan yakin untuk
sukses.kalaupun ada beban
sangat mudah untuk diatasinya
dengan keyakinan.
Yakin dengan apa yang kita
jalankan sudah menjadi kunci
awal dalam kesuksesan pada
tujuan kita. barang tentu
keyakinan yang kita miliki harus
disikapi dengan ikhtiar dan doa.
Bukan hanya yakin saja tapi
tanpa ada action yang kita
perbuat..
Dengan yakin, sesorang bisa
mencapai pada impiannya.
Dengan yakin, bisa merubah
seseorang menjadi tidak seperti
orang lain pada umunya..
Banyak orang sukses berawal
dari mimpi, dan mimpi itu
disertakan dengan keyaikannya
bahwa ia akan sukses, terbukti
sudah banyak orang sukses tak
terlepas dari keyakinannya
dengan apa yang ia jalankan dan
impikan akhirnya berhasil.
Mungkin problem saat ini,
banyak pemuda dan orang-
orang sedikit atas keyakinannya.
Yang membuat sikap kita berada
dalam sikap ketakuatan akan
ketidakberhasilan.
Kita bisa melihat dari mereka ,
seseorang yang cacat kedua
tangannya menjadi motivator
terkenal, seseorang yang cacat
kakinya menjuarai lomba renang
tingkat internasional, dan
bahkan seseorang yang tidak
memiliki kaki dan tangan bisa
menjadi pelukis terkenal..luar
biasa!!! sulit dibayangkan.
padahal dalam ceritanya mereka
dulu adalah orang-orang yang
putus asa dan bahkan ingin
bunuh diri atas kekurangannya
itu.
Tapi kita bisa liat, dengan
keyakinannya mereka bisa
merubah segalanya yg tidak
mungkin menjadi mungkin.
Dengan keyakinan, hidupnya
bisa meraih mimipi yang
dicitakannya. . kekurangan pada
dirinya bukan menjadi hambatan
mereka untuk maju..bagi
mereka, jika sudah bermimpi
harus yakin mimpi itu akan
terwujud kelak.jika sudah yakin,
usaha untuk majupun akan trus
dijalankan dengan kenkimatan
yang dirasakan,tanpa ada rasa
keluh kesah.
Kita sadari bersama, hidup ini
adalah sebuah pilihan. Tentu
pilhan untuk menjadi orang maju
atau orang yang tertinggal.
Pilihan yang menuntut kita untuk
mengambil keputusan dlam
pertarungan dimasa yang akan
datang .jika salah memilih, maka
kita akan menjadi orang yang
tertinggal.jika kita tepat memilih
maka kita akan menjadi orang
yang maju untuk meraih masa
depan.
Dalam hal ini satu keputusan
yang kita ambil bukan serta
merta begitu sja bisa
sukses.terlepas dari benar atau
tidak benarnya keputusan itu.
Tapi keputusan itu harus di iringi
dengan keyakinan untuk
menjalani hasil keputusan
tersebut.
kputusan yang kita ambil tanpa
ada keyaknan kita untuk
menggapai kesuksesan. sama
saja tidak ada pengaruhnya atas
keputusan itu dan biasanya akan
mudah luntur semangat yang
akan kita cita-citakan.
Sebaliknya kpeutusan yang kita
ambil dan diirngi dengan
keyakinan untuk
menjalankannya maka dijamin
semangat itu tak akan pernah
pudar.walau banyaknya
hambatan .
Barang kali kita tidak
menyadarinya, sesungguhnya
keyakinan itu tidak terlepas dari
prasangka seorang manusia
dalam menjalani
hidupnya.karena dari
keyakinanlah akan berbuah
prasangka..dan ALLAH sesuai
dengan prasangka hamba-
hambanya..
Siapa yang yakin bisa maka
prasangkanya akan selalu yakin
bisa..dan ALLAH pun sama
dengan prasangkanya untuk
bisa,..luar biasa bukan!!
Dan satu hal pula,dengan
keyakinan bisa melandasi adanya
kemauan untuk bisa.
“Perbedaan antara orang
yang sukses dan orang yang
gagal bukanlah karena kurang
kekuatan, bukan pula karena
kurang pengetahuan, tetapi
lebih sering karena kurang
kemauan”
dimiliki setiap orang. Karena
Sebuah keyakinan itu jadi
satarter point untuk melakukan
sikap atau keputusan.
Hal ini tentunya sikap dan
keputusan kita untuk menatapi
sebuah masa depan yang
menurut kita sangat panjang.
Dalam keyakinan, seseorang
akan bisa melangkah tanpa ada
beban, yakin untuk bisa, yakin
untuk maju, dan yakin untuk
sukses.kalaupun ada beban
sangat mudah untuk diatasinya
dengan keyakinan.
Yakin dengan apa yang kita
jalankan sudah menjadi kunci
awal dalam kesuksesan pada
tujuan kita. barang tentu
keyakinan yang kita miliki harus
disikapi dengan ikhtiar dan doa.
Bukan hanya yakin saja tapi
tanpa ada action yang kita
perbuat..
Dengan yakin, sesorang bisa
mencapai pada impiannya.
Dengan yakin, bisa merubah
seseorang menjadi tidak seperti
orang lain pada umunya..
Banyak orang sukses berawal
dari mimpi, dan mimpi itu
disertakan dengan keyaikannya
bahwa ia akan sukses, terbukti
sudah banyak orang sukses tak
terlepas dari keyakinannya
dengan apa yang ia jalankan dan
impikan akhirnya berhasil.
Mungkin problem saat ini,
banyak pemuda dan orang-
orang sedikit atas keyakinannya.
Yang membuat sikap kita berada
dalam sikap ketakuatan akan
ketidakberhasilan.
Kita bisa melihat dari mereka ,
seseorang yang cacat kedua
tangannya menjadi motivator
terkenal, seseorang yang cacat
kakinya menjuarai lomba renang
tingkat internasional, dan
bahkan seseorang yang tidak
memiliki kaki dan tangan bisa
menjadi pelukis terkenal..luar
biasa!!! sulit dibayangkan.
padahal dalam ceritanya mereka
dulu adalah orang-orang yang
putus asa dan bahkan ingin
bunuh diri atas kekurangannya
itu.
Tapi kita bisa liat, dengan
keyakinannya mereka bisa
merubah segalanya yg tidak
mungkin menjadi mungkin.
Dengan keyakinan, hidupnya
bisa meraih mimipi yang
dicitakannya. . kekurangan pada
dirinya bukan menjadi hambatan
mereka untuk maju..bagi
mereka, jika sudah bermimpi
harus yakin mimpi itu akan
terwujud kelak.jika sudah yakin,
usaha untuk majupun akan trus
dijalankan dengan kenkimatan
yang dirasakan,tanpa ada rasa
keluh kesah.
Kita sadari bersama, hidup ini
adalah sebuah pilihan. Tentu
pilhan untuk menjadi orang maju
atau orang yang tertinggal.
Pilihan yang menuntut kita untuk
mengambil keputusan dlam
pertarungan dimasa yang akan
datang .jika salah memilih, maka
kita akan menjadi orang yang
tertinggal.jika kita tepat memilih
maka kita akan menjadi orang
yang maju untuk meraih masa
depan.
Dalam hal ini satu keputusan
yang kita ambil bukan serta
merta begitu sja bisa
sukses.terlepas dari benar atau
tidak benarnya keputusan itu.
Tapi keputusan itu harus di iringi
dengan keyakinan untuk
menjalani hasil keputusan
tersebut.
kputusan yang kita ambil tanpa
ada keyaknan kita untuk
menggapai kesuksesan. sama
saja tidak ada pengaruhnya atas
keputusan itu dan biasanya akan
mudah luntur semangat yang
akan kita cita-citakan.
Sebaliknya kpeutusan yang kita
ambil dan diirngi dengan
keyakinan untuk
menjalankannya maka dijamin
semangat itu tak akan pernah
pudar.walau banyaknya
hambatan .
Barang kali kita tidak
menyadarinya, sesungguhnya
keyakinan itu tidak terlepas dari
prasangka seorang manusia
dalam menjalani
hidupnya.karena dari
keyakinanlah akan berbuah
prasangka..dan ALLAH sesuai
dengan prasangka hamba-
hambanya..
Siapa yang yakin bisa maka
prasangkanya akan selalu yakin
bisa..dan ALLAH pun sama
dengan prasangkanya untuk
bisa,..luar biasa bukan!!
Dan satu hal pula,dengan
keyakinan bisa melandasi adanya
kemauan untuk bisa.
“Perbedaan antara orang
yang sukses dan orang yang
gagal bukanlah karena kurang
kekuatan, bukan pula karena
kurang pengetahuan, tetapi
lebih sering karena kurang
kemauan”
Kamis, 27 Januari 2011
7 kebiasaan orang-orang yang bahagia
Orang-orang yang bahagia akan
memiliki kebiasaan yang
membahagiakan pula;
sesederhana itu. Orang-orang
paling bahagia yang saya kenal
memiliki 7 kebiasaan yang
terlihat jelas dalam diri mereka.
Jika anda ingin membuat hidup
anda lebih bahagia, anda
mungkin dapat
mempertimbangkan untuk
melakukan kebiasaan-kebiasaan
berikut ini dalam kehidupan
anda.
“Sebagian orang merasa bahagia
sesuai dengan apa yang mereka
pikirkan ”.
- Abraham Lincoln -
1. Ikut Ambil Bagian dalam
Sesuatu yang Anda Minati –
Anda bisa mengikuti kegiatan
apapun. Anda bisa ikut ambil
bagian dalam kegiatan yang
bersifat religius, bergabung
dengan kelompok yang
mendukung tujuan tertentu,
atau menapaki karir anda
dengan tekun. Dalam setiap
kegiatan yang anda pilih, hasil
psikologis yang diraih
mempunyai sifat sama. Anda ikut
ambil bagian sepenuhnya dalam
kegiatan yang anda minati.
Kegiatan semacam ini akan
memberikan kebahagiaan dan
makna dalam kehidupan anda.
2. Habiskan Waktu Bersama
Teman-Teman dan Keluarga –
Kehidupan yang bahagia adalah
kehidupan yang anda lalui
bersama teman-teman dan
keluarga. Semakin kuat
hubungan pribadi yang anda
miliki serta semakin kerap
interaksi bersama teman-teman
dan keluarga, maka semakin
bahagia pula anda.
3. Pikirkan Hal-hal yang Positif
– Seringkali orang terlalu
berkonsentrasi pada hal-hal
negatif dan tidak menyisakan
waktu untuk merefleksikan hal-
hal yang berhasil mereka raih
secara positif. Merupakan hal
yang alami bagi seseorang untuk
mengkoreksi keadaan yang tidak
sesuai dengan keinginan mereka
dan memfokuskan diri mereka
pada hal tersebut, namun harus
terdapat keseimbangan dalam
menempatkan diri anda.
Sangatlah penting untuk
merefleksikan hal-hal baik yang
anda peroleh sementara anda
mengkoreksi hal-hal yang buruk.
Mengingatkan diri anda terus
menerus terhadap kesuksesan
pribadi yang anda raih setiap
harinya akan memiliki dampak
positif yang sangat berarti dalam
kebahagiaan emosional anda.
4. Gunakan Sumber Daya yang
Anda Miliki – Orang rata-rata
biasanya merasa kagum ketika
mereka melihat seseorang yang
memiliki kekurangan fisik
memperlihatkan tanda-tanda
kebahagiaan secara emosional.
Bagaimana mungkin seseorang
yang berada dalam kondisi fisik
seperti itu bisa terlihat begitu
bahagia? Jawabannya terletak
pada bagaimana mereka
menggunakan sumber daya yang
mereka miliki. Stevie Wonder tak
bisa melihat, jadi ia
menggunakan kemampuan
mendengarnya dalam dunia
musik, dan ia sekarang memiliki
25 piala Grammy sebagai bukti.
5. Ciptakan Akhir yang
Bahagia Setiap Waktu –
Kekuatan dari akhir merupakan
sesuatu yang mengagumkan.
Akhir dari sebuah pengalaman
yang dialami seseorang dapat
mengubah persepsi keseluruhan
orang tersebut. Bayangkan anda
sedang membaca sebuah novel
yang memprovokasi pikiran
anda. Sekarang bayangkan
bagian akhir dari novel tersebut
ternyata sangat buruk. Meskipun
cerita nya sangat menegangkan
hingga saat-saat menjelang akhir,
apakah anda akan tetap
merekomendasikan novel
tersebut pada orang lain? Orang
selalu mengingat bagian
akhirnya. Jika bagian akhir
tersebut berakhir bahagia, maka
pengalaman tersebut juga
menciptakan perasaan bahagia.
Selesaikan apa yang sedang
anda kerjakan, selesaikan dalam
keadaan baik, dan ciptakan akhir
yang bahagia dalam kehidupan
anda jika memungkinkan.
6. Gunakan Kekuatan Pribadi
Untuk Menyelesaikan Sesuatu
– Setiap orang memiliki kekuatan
pribadi yang unik. Kita memiliki
bakat dan keahlian yang
berbeda. Kebahagiaan emosi
akan datang secara alami pada
mereka yang menggunakan
kekuatan pribadinya untuk
menyelesaikan sesuatu. Ketika
anda berhasil mencapai sesuatu
karena keahlian anda sendiri,
maka penghargaan psikologis
yang anda peroleh sangatlah
bernilai.
7. Nikmati Setiap Kebahagiaan
yang Anda Raih – Hal-hal
terbaik yang bisa anda nikmati di
dunia ini sifatnya gratis. Hal-hal
tersebut muncul dalam bentuk
yang sederhana dan muncul di
hadapan anda pada waktu dan
tempat yang tidak bisa anda
duga. Kebahagiaan semacam ini
diatur oleh alam dalam situasi
tertentu dan ditangkap oleh
panca indera kita. Momen
semacam ini mungkin saja
muncul saat anda sedang
melihat pantulan sinar matahari
terbenam dari sebuah kolam
ketika anda sedang
menggenggam tangan orang
yang anda sayangi. Menyadari
kemunculan momen-momen
semacam ini akan menimbulkan
kebahagiaan tak terduga dalam
kehidupan anda.
memiliki kebiasaan yang
membahagiakan pula;
sesederhana itu. Orang-orang
paling bahagia yang saya kenal
memiliki 7 kebiasaan yang
terlihat jelas dalam diri mereka.
Jika anda ingin membuat hidup
anda lebih bahagia, anda
mungkin dapat
mempertimbangkan untuk
melakukan kebiasaan-kebiasaan
berikut ini dalam kehidupan
anda.
“Sebagian orang merasa bahagia
sesuai dengan apa yang mereka
pikirkan ”.
- Abraham Lincoln -
1. Ikut Ambil Bagian dalam
Sesuatu yang Anda Minati –
Anda bisa mengikuti kegiatan
apapun. Anda bisa ikut ambil
bagian dalam kegiatan yang
bersifat religius, bergabung
dengan kelompok yang
mendukung tujuan tertentu,
atau menapaki karir anda
dengan tekun. Dalam setiap
kegiatan yang anda pilih, hasil
psikologis yang diraih
mempunyai sifat sama. Anda ikut
ambil bagian sepenuhnya dalam
kegiatan yang anda minati.
Kegiatan semacam ini akan
memberikan kebahagiaan dan
makna dalam kehidupan anda.
2. Habiskan Waktu Bersama
Teman-Teman dan Keluarga –
Kehidupan yang bahagia adalah
kehidupan yang anda lalui
bersama teman-teman dan
keluarga. Semakin kuat
hubungan pribadi yang anda
miliki serta semakin kerap
interaksi bersama teman-teman
dan keluarga, maka semakin
bahagia pula anda.
3. Pikirkan Hal-hal yang Positif
– Seringkali orang terlalu
berkonsentrasi pada hal-hal
negatif dan tidak menyisakan
waktu untuk merefleksikan hal-
hal yang berhasil mereka raih
secara positif. Merupakan hal
yang alami bagi seseorang untuk
mengkoreksi keadaan yang tidak
sesuai dengan keinginan mereka
dan memfokuskan diri mereka
pada hal tersebut, namun harus
terdapat keseimbangan dalam
menempatkan diri anda.
Sangatlah penting untuk
merefleksikan hal-hal baik yang
anda peroleh sementara anda
mengkoreksi hal-hal yang buruk.
Mengingatkan diri anda terus
menerus terhadap kesuksesan
pribadi yang anda raih setiap
harinya akan memiliki dampak
positif yang sangat berarti dalam
kebahagiaan emosional anda.
4. Gunakan Sumber Daya yang
Anda Miliki – Orang rata-rata
biasanya merasa kagum ketika
mereka melihat seseorang yang
memiliki kekurangan fisik
memperlihatkan tanda-tanda
kebahagiaan secara emosional.
Bagaimana mungkin seseorang
yang berada dalam kondisi fisik
seperti itu bisa terlihat begitu
bahagia? Jawabannya terletak
pada bagaimana mereka
menggunakan sumber daya yang
mereka miliki. Stevie Wonder tak
bisa melihat, jadi ia
menggunakan kemampuan
mendengarnya dalam dunia
musik, dan ia sekarang memiliki
25 piala Grammy sebagai bukti.
5. Ciptakan Akhir yang
Bahagia Setiap Waktu –
Kekuatan dari akhir merupakan
sesuatu yang mengagumkan.
Akhir dari sebuah pengalaman
yang dialami seseorang dapat
mengubah persepsi keseluruhan
orang tersebut. Bayangkan anda
sedang membaca sebuah novel
yang memprovokasi pikiran
anda. Sekarang bayangkan
bagian akhir dari novel tersebut
ternyata sangat buruk. Meskipun
cerita nya sangat menegangkan
hingga saat-saat menjelang akhir,
apakah anda akan tetap
merekomendasikan novel
tersebut pada orang lain? Orang
selalu mengingat bagian
akhirnya. Jika bagian akhir
tersebut berakhir bahagia, maka
pengalaman tersebut juga
menciptakan perasaan bahagia.
Selesaikan apa yang sedang
anda kerjakan, selesaikan dalam
keadaan baik, dan ciptakan akhir
yang bahagia dalam kehidupan
anda jika memungkinkan.
6. Gunakan Kekuatan Pribadi
Untuk Menyelesaikan Sesuatu
– Setiap orang memiliki kekuatan
pribadi yang unik. Kita memiliki
bakat dan keahlian yang
berbeda. Kebahagiaan emosi
akan datang secara alami pada
mereka yang menggunakan
kekuatan pribadinya untuk
menyelesaikan sesuatu. Ketika
anda berhasil mencapai sesuatu
karena keahlian anda sendiri,
maka penghargaan psikologis
yang anda peroleh sangatlah
bernilai.
7. Nikmati Setiap Kebahagiaan
yang Anda Raih – Hal-hal
terbaik yang bisa anda nikmati di
dunia ini sifatnya gratis. Hal-hal
tersebut muncul dalam bentuk
yang sederhana dan muncul di
hadapan anda pada waktu dan
tempat yang tidak bisa anda
duga. Kebahagiaan semacam ini
diatur oleh alam dalam situasi
tertentu dan ditangkap oleh
panca indera kita. Momen
semacam ini mungkin saja
muncul saat anda sedang
melihat pantulan sinar matahari
terbenam dari sebuah kolam
ketika anda sedang
menggenggam tangan orang
yang anda sayangi. Menyadari
kemunculan momen-momen
semacam ini akan menimbulkan
kebahagiaan tak terduga dalam
kehidupan anda.
Cara-cara berpikir untuk mencapai sukses
1. Keberhasilan ditentukan oleh cara
berpikir seseorang dan bukan oleh
besarnya otak yang dimiliki orang tersebut.
2. Keberhasilan tidak menuntut
pembayaran sama sekali, malahan setiap
langkah yang dilakukan akan memeberikan
keuntungan.
3. Keberhasilan adalah kebebasan dari rasa
kekhawatiran, ketakutan, frustrasi dan
kegagalan;
4. Keberhasilan dapat diwujudkan dengan
memberikan rasa hormat kepada diri sendiri
dan terus menerus mendapatkan
kebahagiaan yang lebih nyata dalam hidup
dengan mengerjakan pekerjaan sebanyak
mungkin bagi orang-orang yang kita
sayangi.
5. Manusia sesungguhnya adalah apa yang
dia pikirkan di dalam hatinya sedangkan
manusia yang sukses adalah mereka yang
mampu untuk menguasai orang lain;
6. Berpikir Besar akan membuat kita hidup
dalam kebahagiaan, prestasi yang tinggi,
pendapatan yang besar serta memiliki
teman yang banyak;
7. Orang-orang yang ingin sukses harus
belajar dari orang-orang telah berhasil
mencapai puncak kesuksesannya tentang
bagaimana dia mendekati masalah dan
mengambil keputusan;
8. Kepercayaan yang kuat akan
menggerakkan pikiran untuk mencari jalan ,
sarana dan cara untuk melakukannya;
9. Keyakinan bahwa kita akan berhasil akan
membuat orang lain menaruh kepercayaan
pula kepada kita;
10. Mereka yang merubah peluang menjadi
penghasilan adalah orang yang belajar
berpikir sendiri untuk berhasil;
11. Untuk mengembangkan kekuatan
kepercayaan kepada diri sendiri kita harus
berpikir sukses dengan rencana yang
menghasilkan keberhasilan;
12. Besar kecilnya keberhasilan seseorang
akan ditentukan oleh besar kecilnya
kepercayaan terhadap dirinya sendiri untuk
mencapai keberhasilan tersebut;
13. Orang-orang yang mencapai puncak
karirnya adalah mereka yang mengikuti
secara sadar dan terus menerus semua
rencana yang telah disusunnya untuk
pengembangan dan pertumbuhan dirinya;
14. Kepuasan terbesar di dalam hidup ini
akan dicapai oleh orang-orang yang
mengetahui bahwa mereka sedang berada
di jalan menuju sukses;
15. Taklukkanlah dalih kesehatan kita
dengan cara jangan berbicara dan khawatir
tentang kesehatan kita serta bersyukurlah
dengan kesehatan yang telah kita miliki;
16. Usia tidak akan menjadi penghalang jika
kita tidak menjadikannya demikian. Oleh
karena itu jauh lebih baik letih karena
bekerja, dari pada letih karena
menganggur;
17. Kemampuan untuk mengetahui cara
mendapatkan informasi jauh lebih penting
daripada menggunakan pikiran sebagai
garasi fakta;
18. Orang-orang yang akan sukses adalah
mereka yang dapat memecahkan masalah,
memikirkan gagasan, bermimpi dan
mengembangkan mimpi itu dalam aplikasi
praktis yang menghasilkan uang;
19. Sepuluh kali lebih mudah bagi
seseorang yang telah memiliki pekerjaan
untuk mendapatkan pekerjaan lain
dibandingkan dengan orang yang
menganggur dalam mencari pekerjaan;
20. Mengerjakan apa yang dianggap benar
akan membangun kepercayaan diri yang
membuat hati nurani menjadi puas;
21. Senyum yang lebar akan dapat
mengalahkan ketakutan, menggulingkan
kekhawatiran, menaklukkan kemurungan
dan menemukan kembali hari-hari bahagia;
22. Bergaullah dengan orang lain yang
berpikiran sukses serta bergabung dan
bertemulah secara teratur dengan suatu
kelompok profesional yang dapat
memberikan stimulasi dalam bidang
pekerjaan anda sendiri;
23. Gagasan memerlukan penanganan
secara khusus sejak dilahirkan dengan
mengubahnya menjadi cara-cara praktis
untuk mengerjakan sesuatu dengan lebih
baik;
24. Gagasan yang disajikan dalam bentuk
gambar atau diagram memiliki daya jual
yang jauh lebih besar daripada hanya dalam
bentuk lisan;
25. Jika anda percaya sesuatu dapat
dilakukan maka pikiran anda akan mencari
cara-cara untuk melakukannya;
26. Orang Besar memonopoli kegiatan
mendengarkan, orang kecil memonopoli
kegiatan berbicara;
27. Jika pikiran kita bekerja satu arah, ia
akan dapat membawa kita maju menuju
keberhasilan yang luar biasa;
28. Ketika kita dapat membantu orang lain
merasa penting, maka pada saat itu kita
akan membantu diri kita sendiri merasa
penting pula. Hal itu dapat dilakukan
dengan memberikan penghargaan secara
jujur kepada setiap orang yang kita
temukan dengan menyebut namanya;
29. Jika kita mendapatkan diri kita tidak
berminat akan sesuatu, galilah lebih dalam
dan pelajari kembali lebih banyak mengenai
sesuatu itu sehingga timbul antusiasme;
30. Pelajari kemunduran untuk melicinkan
jalan menuju keberhasilan. Ketika kita kalah
belajarlah dan kemudian lanjutkan untuk
menang dalam kesempatan berikutnya;
31. Miliki keberanian untuk menjadi kritikus
diri sendiri secara konstruktif. Selidiki
kesalahan dan kelemahan kita dan
kemudian perbaiki sehinga membuat sukses;
32. Gabungkanlah ketekunan dengan
eksperimen, tetaplah dengan cita-cita kita,
tetapi jangan benturkan kepala kita ke
dinding batu dengan bereksperimen
melakukan pendekatan baru;
33. Kalau kita ingin menjadi pemimpin
bertukar pikiranlah dengan orang yang kita
ingin pengaruhi dengan mencoba melihat
masalah dari kacamata mereka, sehingga
mereka akan lebih mudah untuk
mengerjakan apa yang kita ingin mereka
kerjakan ;
34. Luangkan waktu untuk berunding
dengan diri sendiri dan sadap kekuatan
berpikir kita yang tertinggi untuk
melepaskan kekuatan kreatif kita sehingga
mampu memecahkan setiap masalah yang
kita hadapi;
35. Berpikirlah Besar ketika orang kecil
mencoba menjatuhkan kita saat kemajuan
kita dalam pekerjaan agak terlambat serta
ketika kita merasa kalah. Oleh karena itu
kita harus menyadari bahwa tidak mungkin
kita akan mencapai sukses besar tanpa
kesukaran dan kemunduran;
36. Orang bijaksana akan menjadi majikan
dari pikirannya, orang bodoh akan menjadi
budak pikirannya;
37. Semua perkataan yang paling
membahagiakan seseorang adalah apabila
dia berkata bahwa “Saya berhasil
memenangkan pertarungan”;
38. Orang yang sukses tidak melihat kepada
keluarganya, pekerjaannya dan
kesehatannya. Yapi dia langsung melompat
kedepan kelompok orang banyak dengan
melakukan satu hal yang sederhana tetapi
sangat besar;
39. Penglihatan pikiran adalah kekuatan
untuk bermimpi yang dapat membentuk
gambaran masa depan yang lebih bahagia;
40. Pemimpi yang kreatif melihat hubungan
sosial sebagai sesuatu yang memberikan
dorongan dan rangsangan yang
menyenangkan, sehingga ia cepat
mengambil tindakan mengenai apa yang
diinginkannya;
41. Pemenang Kehidupan adalah Pemimpi
Aktif yang bekerja dengan penuh itikad baik
untuk mengubah impiannya menjadi
pencapaian yang positif dan nyata;
42. Seorang Pendidik yang sukses adalah
seorang yang dapat membantu anak
didiknya menjadi orang tua yang baik,
warga negara yang baik dan pekerja yang
baik;
43. Langkah pertama sebelum menjalankan
“mesin mimpi” kita adalah mencuci pikiran
kita dengan menyemprotkan larutan Sikap
Mental Positif (SMP) mengenai sukses dan
pencapaian prestasi kita, pujian yang akan
anda terima dari orang-orang yang anda
hormati atau kemenangan yang kita
peroleh;
44. Pikirkanlah kepuasan kerja untuk jangka
panjang dan jangan tergoda oleh imbalan
seketika dalam jangka pendek;
45. Tidak ada pekerjaan yang akan terlalu
penuh dengan orang-orang yang sangat
tinggi kualifikasinya yaitu mereka yang
mempunyai keinginan yang berkobar-kobar
untuk sukses;
46. Saat berburu lebih menyenangkan
daripada saat membunuh hasil perburuan
itu, karena perjalanan menuju puncak
seharusnya paling tidak sama
menyenangkannya dengan berada di
puncak, karena kehidupan adalah sebuah
perjalanan menuju puncak yaitu kematian;
47. Pertimbangan dasar dalam memilih
pekerjaan bukanlah gaji permulaan akan
tetapi lebih banyak dari apa yang bisa kita
pelajari yang akan membantu kita menanjak
ke atas;
48. Godaan terbesar dalam hidup adalah
menerima sistem nilai picik orang-orang
yang berpikiran sempit, cemburu dan
negatif. Kalau kita bisa menaklukkan
godaan ini, maka kita akan dapat mengatasi
godaan lainnya dengan lebih mudah;
49. Untuk mendapatkan apa yang kita
inginkan, temukanlah apa keuntungan ideal
yang dicari oleh orang lain dan kemudian
bentuklah sesuai dengan kebutuhan apa
yang harus kita tawarkan untuk
menyediakan keuntungan ideal tersebut;
50. Beri orang lebih banyak dari pada yang
mereka harapkan, sehingga sebagai
imbalannya kita akan mendapat lebih
banyak pula;
51. Kita memperoleh kekuatan, keberanian
dan kepercayaan diri ketika kita benar-
benar behenti menghadapi rasa takut
dengan berani. Oleh karena itu kita harus
melakukan hal yang kita pikir tidak bisa kita
lakukan;
52. Lakukanlah semua tugas yang tidak
menyenangkan sekarang dan kurangi
kekhawatiran, karena dengan menundanya
akan memperkuat rasa takut itu sendiri;
53. Seorang yang luhur tidak akan
memperlihatkan pikiran picik atau
kurangnya harga diri Oleh karena itu
bicaralah dengan sopan tetapi tegas bila
kita diperlakukan secara tidak semestinya;
54. Penghargaan pantas diberikan kepada
orang-orang yang benar-benar tampil di
gelanggang yang mukanya berlumuran
debu, keringat dan darah; yaitu mereka
yang berjuang dengan gagah berani; orang
yang melakukan kesalahan dan gagal
berulangkali, orang yang mengenal
antusiasme besar, pengabdian yang luhur
dan melakukan perjuangan yang sangat
berharga;
55. Orang yang berada pada keadaan yang
paling baik akan merasakan prestasi besar,
sedangkan orang yang berada dalam
keadaan yang paling buruk akan merasa
gagal;
56. Dahulukanlah pelayanan kepada orang
lain, maka uang, kenaikan pangkat, status
dan sukses dalam pekerjaan akan datang
dengan sendirinya;
57. Memanggil orang dengan menyebut
namanya, membiarkan orang
memenangkan permainan dan memberikan
kebanggaan kepada orang lain merupakan
tiga cara yang mudah untuk memetik
keuntungan;
58. Untuk mendapatkan apa yang kita
inginkan dahulukanlah apa yang diinginkan
orang lain yaitu dengan menunjukkan
bagaimana mereka akan memetik
keuntungan, memperoleh lebih banyak
uang dan menikmati kehidupan yang lebih
baik;
59. Kepuasan besar berasal dari usaha kita
yang sebaik-baiknya dalam setiap kegiatan,
sehingga kita akan ditiru orang lain dalam
segala hal yang kita lakukan;
60. Milikilah keberanian untuk mengambil
resiko, karena mengambil resiko sangat
penting untuk meraih sukses seperti
pentingnya bernapas bagi kehidupan;
61. Relasi dan Kekayaan yang diperoleh
semua orang yang sukses bermula dari
suatu gagasan dan semuanya bertekad
untuk mendapatkan apa yang ingin
dikejarnya;
62. Jika kekayaan mulai datang maka
datangnya begitu cepat dan berlimpah,
sehingga orang akan keheranan dimana
semua harta itu bersembunyi selama masa
kemiskinan;
63. Untuk memperoleh apa yang kita
inginkan, maka kita harus membakar semua
jembatan di belakang kita dan
mempertaruhkan seluruh masa depan kita
kepada kemampuan untuk memperoleh
apa yang kita inginkan;
64. Pengulangan perintah kepada pikiran
bawah sadar adalah satu-satunya metode
untuk mengembangkan emosi keyakinan
secara sukarela;
65. Semua pemikiran yang telah
diemosionalisasikan dan diperpadukan
dengan keyakinan seketika mulai
menjabarkan dirinya menjadi padanan fisik
sebagai pasangannya;
66. Semua yang telah dipadukan dengan
suatu emosi positif atau emosi negatif bisa
mencapai dan mempengaruhi pikiran
bawah sadar;
67. Pikiran yang didominasi oleh emosi
positif menjadi tempat yang menyenangkan
bagi keyakinan, dan melalui kemauan akan
mampu memberikan instruksi kepada
pikiran bawah sadar sehingga berguna
sebagai landasan tindakan;
68. Keyakinan adalah dasar semua mukjizat
dan semua misteri yang tidak bisa dianalisa
melalui ilmu pengetahuan; dan merupakan
titik awal semua pengumpulan kekayaan;
69. Keyakinan adalah unsur kimia yang
kalau dipadukan dengan doa akan
membuat seseorang mampu berkomunikasi
langsung dengan Inteligensi Tanpa Batas;
70. Keyakinan adalah unsur yang dapat
mengubah getaran pemikiran biasa yang
tercipta oleh pikiran manusia secara
terbatas menjadi padanan spiritual;
71. Keyakinan adalah satu-satunya media
yang memungkinkan daya Inteligensi Tanpa
Batas bisa dikendalikan dan bisa
dimanfaatkan oleh manusia;
72. Pemikiran yang diperpadukan dengan
emosi merupakan sebuah daya “magnetik”
yang mampu menarik pemikiran lainnya
yang serupa atau berhubungan;
73. Kita mempunyai kemampuan untuk
mencapai apa yang mejadi tujuan hidup
kita, oleh karena itu kita harus meminta diri
saya untuk tabah dan giat secara terus
menerus mencapai tujuan yang kita
inginkan;
74. Saya akan memusatkan pemikiran saya
selama 30 menit sehari untuk melakukan
tugas memikirkan ingin jadi apa diri saya,
kita harus memusatkan pikiran selama 30
menit dalam sehari sehingga kita bisa
menciptakan suatu gambaran mental yang
jelas dalam pikiran kita;
75. Tidak ada kekayaan atau kedudukan
yang bisa tahan lama, kecuali kalau
dibangun dari kebenaran dan keadilan,
oleh karena itu kita harus menolak setiap
transaksi yang tidak menguntungkan semua
pihak;
76. Kita akan membuat orang lain mau
melayani kita karena kesediaan kita untuk
melayani orang lain;
77. Kita akan dapat menyingkirkan semua
kebencian, iri hati, kecemburuan, sikap sinis
dan “vested interest” dengan
mengembangkan kasih sayang kepada
orang lain;
78. Perjuangan hidup tidak selalu
dimenangkan oleh yang lebih kuat atau
lebih cepat, akan tetapi juga dapat
dimenangkan oleh orang yang berpikir ia
bisa menang;
79. Sugesti pribadi adalah sarana
pengendali yang memungkinkan seorang
individu dapat mengumpani pikiran bawah
sadarnya dengan pemikiran kreatif dan
menghalau semua pemikiran yang bersifat
destruktif;
80. Kemampuan kita menggunakan prinsip
sugesti pribadi sebagian besar akan
tergantung kepada kapasitas kita
memusatkan perhatian kepada suatu
keinginan tertentu sampai keinginan
tersebut menjadi obsesi yang berkobar-
kobar;
81. Manusia adalah pengusaha nasib
duniawinya, tetapi kebanyakan mereka tidak
bia mengatakan mengapa dia menjadi
pengusaha;
82. Manusia bisa menjadi penguasa diri dan
lingkungannya karena ia memiliki kekuatan
untuk mempengaruhi kekuatan pikiran
bawah sadarnya;
83. Setiap konflik, kegagalan dan hati yang
terluka akan membawa benih-benih
keberuntungan yang lebih besar;
84. Pengetahuan tidak akan menarik uang,
kecuali kalau diorganisasi dan diarahkan
secara cerdik melalui rencana tindakan
praktis dengan tujuan pasti untuk
mengumpulkan uang;
85. Seorang yang berpendidikan adalah
orang yang telah mengembangkan
pikirannya sedemikian rupa sehingga bisa
memperoleh apa saja yang diinginkannya
tanpa melanggar hak-hak orang lain;
86. Pemimpin yang sukses adalah seorang
yang dikelilingi oleh orang-orang yang bisa
melakukan apa yang tidak bisa
dilakukannya dan orang-orang yang
memiliki pengetahuan apa saja yang dia
perlukan dalam menjalankan tugasnya
sebagai seorang Pemimpin;
87. Pengumpulan kekayaan yang berlimpah
memerlukan kekuatan yang dapat
diperoleh melalui pengetahuan yang
diorganisir secara sangat baik serta
pengetahuan khusus yang diarahkan secara
cerdik, sehingga pengetahuan khusus itu
tidak harus menjadi milik orang yang
mengumpulkan kekayaan tersebut;
88. Kita meningkat ke kedudukan yang
lebih tinggi disebabkan oleh keadaan yang
bisa kita kendalikan kalau kita ingin
mengendalikannya;
89. Imajinasi merupakan ruang kerja tempat
dibentuknya semua rencana yang diciptakan
manusia. Satu-satunya keterbatasan
manusia terletak pada pengembangan dan
penggunaan imajinasinya;
90. Kemampuan Imajinasi Sintesis bekerja
dengan bahan pengalaman, pendidikan dan
pengamatan yang diumpankan kepadanya
sehingga bisa mengatur konsep dan
gagasan lama menjadi perpaduan yang
baru;
91. Kemampuan Imajinasi Kreatif
merupakan pikiran manusia yang terbatas
yang dapat berkomunikasi langsung dengan
Inteligensi Tanpa Batas, sehingga dapat
menerima ilham dam firasat;
92. Melalui Kemampuan Imajinasi Kreatif,
seorang individu dapat berkomunikasi
dengan pikiran bawah sadar manusia
lainnya;
93. Kebulatan tekad merupakan titik awal
yang harus diambil oleh setiap orang untuk
melakukan tindakan yang didukung oleh
keinginan yang berkobar-jobar untuk
sukses;
94. Kekayaan datang kalau memang datang
sebagai tanggapan bagi tuntutan yang pasti
berdasarkan penerapan prinsip yang pasti
pula, dan bukan karena kemujuran;
95. Gagasan adalah kekuatan yang tidak
nyata yang memiliki kekuasaan jauh lebih
banyak daripada otak fisik yang
melahirkannya; Oleh karena itu gagasan
memiliki kekuatan untuk hidup terus
meskipun otak yang menciptakannya telah
kembali menjadi debu;
96. Bergabunglah dengan sekelompok
orang yang mungkin anda perlukan untuk
menciptakan dan melaksanakan rencana-
rencana anda untuk sukses;
97. Orang yang bisa mengikuti seorang
pemimpin secara efisien biasanya adalah
orang yang berkembang menjadi pemimpin
yang paling cepat;
98. Kalau orang tidak memiliki ketekunan,
dia tidak akan bisa mencapai keberhasilan
yang berarti dalam bidang apapun juga;
99. Keyakinan akan kemampuan diri sendiri
untuk melaksanakan suatu rencana akan
mendorong seseorang untuk mengikuti
rencana sampai selesai dengan ketekunan
100. Ketekunan dapat ditimbulkan melalui
kebiasaan untuk memusatkan pikiran pada
pembentukan rencana dalam mencapai
tujuan yang pasti;
101. Kebutuhan untuk dihargai adalah
suatu “rasa lapar” manusia yang tidak
terperikan, orang yang bisa memenuhi “rasa
lapar itu” akan dapat menggenggam orang
itu dalam telapak tangannya;
102. Mengembangkan hal terbaik dalam diri
seseorang adalah dengan menghargai dan
mendorong semangatnya ;
103. Satu-satunya cara untuk
mempengaruhi orang lain adalah dengan
berbicara tentang apa yang mereka
inginkan dan tunjukkan bagaimana cara
memperolehnya;
104. Rahasia sukses adalah kemampuan
untuk melihat segala sesuatu dari sudut
pandang orang lain dan dari sudut pandang
diri sendiri;
105. Senyuman dapat memperkaya orang
yang menerimanya, tanpa membuat melarat
orang yang memberikannya;
106. Senyuman akan memberi istirahat
untuk rasa letih, sinar terang untuk rasa
putus asa, serta menjadi penangkal dalam
menghadapi kesulitan dan kesedihan;
107. Senyum tidak bisa dibeli, diminta,
dipinjam atau dicuri dari orang lain, karena
senyum adalah sesuatu yang tidak berguna
sebelum diberikan kepada orang lain;
108. Bila anda ingin menjadi pembicara yang
baik jadilah pendengar yang penuh
perhatian ketika orang lain berbicara dan
dorong agar dia membicarakan tentang
dirinya sendiri;
109. Janganlah berusaha untuk meyakinkan
orang lain untuk menentang kehendaknya
sendiri, karena dia akan tetap memegang
pendapatnya sendiri di hadapan anda;
110. Kebaikan hati, pendekatan yang ramah
dengan penuh penghargaan terhadap
orang lain akan dapat membuat orang
merubah pikirannya lebih cepat seperti yang
anda inginkan;
111. Bila anda berharap untuk berada di
atas orang lain ambillah posisi di bawah
mereka, dan bila berharap ingin berada di
depan orang lain ambillah posisi di
belakang mereka;
112. Satu-satunya cara untuk memperoleh
manfaat paling banyak dari perdebatan
adalah dengan menghindari perdebatan itu
sendiri;
113. Ketulusan menempati peringkat
pertama sebagai sifat yang paling disukai
oleh semua orang. Ketulusan membuat
orang lain merasa aman dan dihargai
karena yakin tidak akan dibodohi atau
dibohongi. Orang yang tulus selalu
mengatakan kebenaran, tidak suka
mengada-ada, pura-pura, mencari-cari
alasan atau memutarbalikkan fakta. Tentu
akan lebih ideal bila ketulusan yang
selembut merpati itu diimbangi dengan
kecerdikan seekor ular, sehingga ketulusan
tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan
diri sendiri;
114. Kerendahan hati merupakan suatu
kekuatan, akan tetapi rendah diri
merupakan suatu kelemahan. Hanya orang
yang kuat jiwanyalah yang bisa bersikap
rendah hati. Ia seperti padi yang semakin
berisi semakin menunduk. Orang yang
rendah hati bisa mengakui dan menghargai
keunggulan orang lain. Ia bisa membuat
orang yang diatasnya merasa oke dan
membuat orang yang dibawahnya tidak
merasa minder;
115. Kesetiaan sudah menjadi barang
langka dan sangat tinggi harganya. Orang
yang setia selalu bisa dipercaya dan
diandalkan. Dia selalu menepati janjinya,
mempunyai komitmen yang kuat, rela
berkorban dan tidak suka berkhianat;
116. Orang yang bersikap positif selalu
berusaha melihat segala sesuatu dari
kacamata positif, bahkan dalam situasi yang
buruk sekalipun. Dia lebih suka
membicarakan kebaikan daripada
keburukan orang lain, lebih suka bicara
mengenai harapan daripada keputus asaan,
lebih suka mencari solusi daripada frustasi,
lebih suka memuji daripada mengecam, dsb;
117. Karena tidak semua orang dikaruniai
tempramen ceria, maka keceriaan tidak
harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh,
tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah
orang yang bisa menikmati hidup, tidak
suka mengeluh dan selalu berusaha meraih
kegembiraan. Dia bisa mentertawakan
situasi, orang lain dan juga dirinya sendiri.
Dia punya potensi untuk menghibur dan
mendorong semangat orang lain;
118. Orang yang bertanggung jawab akan
melaksanakan kewajibannya dengan
sungguh-sungguh. Kalau melakukan
kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika
mengalami kegagalan, dia tidak akan
mencari kambing hitam untuk disalahkan.
Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit
hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun.
Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah
yang bertanggung jawab atas apapun yang
dialami dan dirasakannya;
119. Rasa percaya diri memungkinkan
seseorang menerima dirinya sebagaimana
adanya, dengan menghargai dirinya dan
menghargai orang lain. Orang yang percaya
diri mudah menyesuaikan diri dengan
lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu
apa yang harus dilakukannya dan
melakukannya dengan baik;
120. Kebesaran jiwa dapat dilihat dari
kemampuan seeorang memaafkan orang
lain. Orang yang berjiwa besar tidak akan
membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci
dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-
masa sukar dia tetap tegar, tidak
membiarkan dirinya hanyut dalam
kesedihan dan keputus asaan;
121. Orang yang “Easy Going” menganggap
hidup ini ringan, dia tidak suka membesar-
besarkan masalah kecil, mengungkit masa
lalu dan tidak mau khawatir dengan masa
depan. Dia tidak mau pusing dan stress
dengan masalah-masalah yang berada
diluar kontrolnya;
122. Empati adalah sifat yang sangat
mengagumkan. Orang yang berempati
bukan saja pendengar yang baik, tapi juga
dia bisa menempatkan diri pada posisi
orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu
mencari jalan keluar terbaik bagi kedua
belah pihak, tidak suka memaksakan
pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia
selalu berusaha memahami dan mengerti
orang lain;
berpikir seseorang dan bukan oleh
besarnya otak yang dimiliki orang tersebut.
2. Keberhasilan tidak menuntut
pembayaran sama sekali, malahan setiap
langkah yang dilakukan akan memeberikan
keuntungan.
3. Keberhasilan adalah kebebasan dari rasa
kekhawatiran, ketakutan, frustrasi dan
kegagalan;
4. Keberhasilan dapat diwujudkan dengan
memberikan rasa hormat kepada diri sendiri
dan terus menerus mendapatkan
kebahagiaan yang lebih nyata dalam hidup
dengan mengerjakan pekerjaan sebanyak
mungkin bagi orang-orang yang kita
sayangi.
5. Manusia sesungguhnya adalah apa yang
dia pikirkan di dalam hatinya sedangkan
manusia yang sukses adalah mereka yang
mampu untuk menguasai orang lain;
6. Berpikir Besar akan membuat kita hidup
dalam kebahagiaan, prestasi yang tinggi,
pendapatan yang besar serta memiliki
teman yang banyak;
7. Orang-orang yang ingin sukses harus
belajar dari orang-orang telah berhasil
mencapai puncak kesuksesannya tentang
bagaimana dia mendekati masalah dan
mengambil keputusan;
8. Kepercayaan yang kuat akan
menggerakkan pikiran untuk mencari jalan ,
sarana dan cara untuk melakukannya;
9. Keyakinan bahwa kita akan berhasil akan
membuat orang lain menaruh kepercayaan
pula kepada kita;
10. Mereka yang merubah peluang menjadi
penghasilan adalah orang yang belajar
berpikir sendiri untuk berhasil;
11. Untuk mengembangkan kekuatan
kepercayaan kepada diri sendiri kita harus
berpikir sukses dengan rencana yang
menghasilkan keberhasilan;
12. Besar kecilnya keberhasilan seseorang
akan ditentukan oleh besar kecilnya
kepercayaan terhadap dirinya sendiri untuk
mencapai keberhasilan tersebut;
13. Orang-orang yang mencapai puncak
karirnya adalah mereka yang mengikuti
secara sadar dan terus menerus semua
rencana yang telah disusunnya untuk
pengembangan dan pertumbuhan dirinya;
14. Kepuasan terbesar di dalam hidup ini
akan dicapai oleh orang-orang yang
mengetahui bahwa mereka sedang berada
di jalan menuju sukses;
15. Taklukkanlah dalih kesehatan kita
dengan cara jangan berbicara dan khawatir
tentang kesehatan kita serta bersyukurlah
dengan kesehatan yang telah kita miliki;
16. Usia tidak akan menjadi penghalang jika
kita tidak menjadikannya demikian. Oleh
karena itu jauh lebih baik letih karena
bekerja, dari pada letih karena
menganggur;
17. Kemampuan untuk mengetahui cara
mendapatkan informasi jauh lebih penting
daripada menggunakan pikiran sebagai
garasi fakta;
18. Orang-orang yang akan sukses adalah
mereka yang dapat memecahkan masalah,
memikirkan gagasan, bermimpi dan
mengembangkan mimpi itu dalam aplikasi
praktis yang menghasilkan uang;
19. Sepuluh kali lebih mudah bagi
seseorang yang telah memiliki pekerjaan
untuk mendapatkan pekerjaan lain
dibandingkan dengan orang yang
menganggur dalam mencari pekerjaan;
20. Mengerjakan apa yang dianggap benar
akan membangun kepercayaan diri yang
membuat hati nurani menjadi puas;
21. Senyum yang lebar akan dapat
mengalahkan ketakutan, menggulingkan
kekhawatiran, menaklukkan kemurungan
dan menemukan kembali hari-hari bahagia;
22. Bergaullah dengan orang lain yang
berpikiran sukses serta bergabung dan
bertemulah secara teratur dengan suatu
kelompok profesional yang dapat
memberikan stimulasi dalam bidang
pekerjaan anda sendiri;
23. Gagasan memerlukan penanganan
secara khusus sejak dilahirkan dengan
mengubahnya menjadi cara-cara praktis
untuk mengerjakan sesuatu dengan lebih
baik;
24. Gagasan yang disajikan dalam bentuk
gambar atau diagram memiliki daya jual
yang jauh lebih besar daripada hanya dalam
bentuk lisan;
25. Jika anda percaya sesuatu dapat
dilakukan maka pikiran anda akan mencari
cara-cara untuk melakukannya;
26. Orang Besar memonopoli kegiatan
mendengarkan, orang kecil memonopoli
kegiatan berbicara;
27. Jika pikiran kita bekerja satu arah, ia
akan dapat membawa kita maju menuju
keberhasilan yang luar biasa;
28. Ketika kita dapat membantu orang lain
merasa penting, maka pada saat itu kita
akan membantu diri kita sendiri merasa
penting pula. Hal itu dapat dilakukan
dengan memberikan penghargaan secara
jujur kepada setiap orang yang kita
temukan dengan menyebut namanya;
29. Jika kita mendapatkan diri kita tidak
berminat akan sesuatu, galilah lebih dalam
dan pelajari kembali lebih banyak mengenai
sesuatu itu sehingga timbul antusiasme;
30. Pelajari kemunduran untuk melicinkan
jalan menuju keberhasilan. Ketika kita kalah
belajarlah dan kemudian lanjutkan untuk
menang dalam kesempatan berikutnya;
31. Miliki keberanian untuk menjadi kritikus
diri sendiri secara konstruktif. Selidiki
kesalahan dan kelemahan kita dan
kemudian perbaiki sehinga membuat sukses;
32. Gabungkanlah ketekunan dengan
eksperimen, tetaplah dengan cita-cita kita,
tetapi jangan benturkan kepala kita ke
dinding batu dengan bereksperimen
melakukan pendekatan baru;
33. Kalau kita ingin menjadi pemimpin
bertukar pikiranlah dengan orang yang kita
ingin pengaruhi dengan mencoba melihat
masalah dari kacamata mereka, sehingga
mereka akan lebih mudah untuk
mengerjakan apa yang kita ingin mereka
kerjakan ;
34. Luangkan waktu untuk berunding
dengan diri sendiri dan sadap kekuatan
berpikir kita yang tertinggi untuk
melepaskan kekuatan kreatif kita sehingga
mampu memecahkan setiap masalah yang
kita hadapi;
35. Berpikirlah Besar ketika orang kecil
mencoba menjatuhkan kita saat kemajuan
kita dalam pekerjaan agak terlambat serta
ketika kita merasa kalah. Oleh karena itu
kita harus menyadari bahwa tidak mungkin
kita akan mencapai sukses besar tanpa
kesukaran dan kemunduran;
36. Orang bijaksana akan menjadi majikan
dari pikirannya, orang bodoh akan menjadi
budak pikirannya;
37. Semua perkataan yang paling
membahagiakan seseorang adalah apabila
dia berkata bahwa “Saya berhasil
memenangkan pertarungan”;
38. Orang yang sukses tidak melihat kepada
keluarganya, pekerjaannya dan
kesehatannya. Yapi dia langsung melompat
kedepan kelompok orang banyak dengan
melakukan satu hal yang sederhana tetapi
sangat besar;
39. Penglihatan pikiran adalah kekuatan
untuk bermimpi yang dapat membentuk
gambaran masa depan yang lebih bahagia;
40. Pemimpi yang kreatif melihat hubungan
sosial sebagai sesuatu yang memberikan
dorongan dan rangsangan yang
menyenangkan, sehingga ia cepat
mengambil tindakan mengenai apa yang
diinginkannya;
41. Pemenang Kehidupan adalah Pemimpi
Aktif yang bekerja dengan penuh itikad baik
untuk mengubah impiannya menjadi
pencapaian yang positif dan nyata;
42. Seorang Pendidik yang sukses adalah
seorang yang dapat membantu anak
didiknya menjadi orang tua yang baik,
warga negara yang baik dan pekerja yang
baik;
43. Langkah pertama sebelum menjalankan
“mesin mimpi” kita adalah mencuci pikiran
kita dengan menyemprotkan larutan Sikap
Mental Positif (SMP) mengenai sukses dan
pencapaian prestasi kita, pujian yang akan
anda terima dari orang-orang yang anda
hormati atau kemenangan yang kita
peroleh;
44. Pikirkanlah kepuasan kerja untuk jangka
panjang dan jangan tergoda oleh imbalan
seketika dalam jangka pendek;
45. Tidak ada pekerjaan yang akan terlalu
penuh dengan orang-orang yang sangat
tinggi kualifikasinya yaitu mereka yang
mempunyai keinginan yang berkobar-kobar
untuk sukses;
46. Saat berburu lebih menyenangkan
daripada saat membunuh hasil perburuan
itu, karena perjalanan menuju puncak
seharusnya paling tidak sama
menyenangkannya dengan berada di
puncak, karena kehidupan adalah sebuah
perjalanan menuju puncak yaitu kematian;
47. Pertimbangan dasar dalam memilih
pekerjaan bukanlah gaji permulaan akan
tetapi lebih banyak dari apa yang bisa kita
pelajari yang akan membantu kita menanjak
ke atas;
48. Godaan terbesar dalam hidup adalah
menerima sistem nilai picik orang-orang
yang berpikiran sempit, cemburu dan
negatif. Kalau kita bisa menaklukkan
godaan ini, maka kita akan dapat mengatasi
godaan lainnya dengan lebih mudah;
49. Untuk mendapatkan apa yang kita
inginkan, temukanlah apa keuntungan ideal
yang dicari oleh orang lain dan kemudian
bentuklah sesuai dengan kebutuhan apa
yang harus kita tawarkan untuk
menyediakan keuntungan ideal tersebut;
50. Beri orang lebih banyak dari pada yang
mereka harapkan, sehingga sebagai
imbalannya kita akan mendapat lebih
banyak pula;
51. Kita memperoleh kekuatan, keberanian
dan kepercayaan diri ketika kita benar-
benar behenti menghadapi rasa takut
dengan berani. Oleh karena itu kita harus
melakukan hal yang kita pikir tidak bisa kita
lakukan;
52. Lakukanlah semua tugas yang tidak
menyenangkan sekarang dan kurangi
kekhawatiran, karena dengan menundanya
akan memperkuat rasa takut itu sendiri;
53. Seorang yang luhur tidak akan
memperlihatkan pikiran picik atau
kurangnya harga diri Oleh karena itu
bicaralah dengan sopan tetapi tegas bila
kita diperlakukan secara tidak semestinya;
54. Penghargaan pantas diberikan kepada
orang-orang yang benar-benar tampil di
gelanggang yang mukanya berlumuran
debu, keringat dan darah; yaitu mereka
yang berjuang dengan gagah berani; orang
yang melakukan kesalahan dan gagal
berulangkali, orang yang mengenal
antusiasme besar, pengabdian yang luhur
dan melakukan perjuangan yang sangat
berharga;
55. Orang yang berada pada keadaan yang
paling baik akan merasakan prestasi besar,
sedangkan orang yang berada dalam
keadaan yang paling buruk akan merasa
gagal;
56. Dahulukanlah pelayanan kepada orang
lain, maka uang, kenaikan pangkat, status
dan sukses dalam pekerjaan akan datang
dengan sendirinya;
57. Memanggil orang dengan menyebut
namanya, membiarkan orang
memenangkan permainan dan memberikan
kebanggaan kepada orang lain merupakan
tiga cara yang mudah untuk memetik
keuntungan;
58. Untuk mendapatkan apa yang kita
inginkan dahulukanlah apa yang diinginkan
orang lain yaitu dengan menunjukkan
bagaimana mereka akan memetik
keuntungan, memperoleh lebih banyak
uang dan menikmati kehidupan yang lebih
baik;
59. Kepuasan besar berasal dari usaha kita
yang sebaik-baiknya dalam setiap kegiatan,
sehingga kita akan ditiru orang lain dalam
segala hal yang kita lakukan;
60. Milikilah keberanian untuk mengambil
resiko, karena mengambil resiko sangat
penting untuk meraih sukses seperti
pentingnya bernapas bagi kehidupan;
61. Relasi dan Kekayaan yang diperoleh
semua orang yang sukses bermula dari
suatu gagasan dan semuanya bertekad
untuk mendapatkan apa yang ingin
dikejarnya;
62. Jika kekayaan mulai datang maka
datangnya begitu cepat dan berlimpah,
sehingga orang akan keheranan dimana
semua harta itu bersembunyi selama masa
kemiskinan;
63. Untuk memperoleh apa yang kita
inginkan, maka kita harus membakar semua
jembatan di belakang kita dan
mempertaruhkan seluruh masa depan kita
kepada kemampuan untuk memperoleh
apa yang kita inginkan;
64. Pengulangan perintah kepada pikiran
bawah sadar adalah satu-satunya metode
untuk mengembangkan emosi keyakinan
secara sukarela;
65. Semua pemikiran yang telah
diemosionalisasikan dan diperpadukan
dengan keyakinan seketika mulai
menjabarkan dirinya menjadi padanan fisik
sebagai pasangannya;
66. Semua yang telah dipadukan dengan
suatu emosi positif atau emosi negatif bisa
mencapai dan mempengaruhi pikiran
bawah sadar;
67. Pikiran yang didominasi oleh emosi
positif menjadi tempat yang menyenangkan
bagi keyakinan, dan melalui kemauan akan
mampu memberikan instruksi kepada
pikiran bawah sadar sehingga berguna
sebagai landasan tindakan;
68. Keyakinan adalah dasar semua mukjizat
dan semua misteri yang tidak bisa dianalisa
melalui ilmu pengetahuan; dan merupakan
titik awal semua pengumpulan kekayaan;
69. Keyakinan adalah unsur kimia yang
kalau dipadukan dengan doa akan
membuat seseorang mampu berkomunikasi
langsung dengan Inteligensi Tanpa Batas;
70. Keyakinan adalah unsur yang dapat
mengubah getaran pemikiran biasa yang
tercipta oleh pikiran manusia secara
terbatas menjadi padanan spiritual;
71. Keyakinan adalah satu-satunya media
yang memungkinkan daya Inteligensi Tanpa
Batas bisa dikendalikan dan bisa
dimanfaatkan oleh manusia;
72. Pemikiran yang diperpadukan dengan
emosi merupakan sebuah daya “magnetik”
yang mampu menarik pemikiran lainnya
yang serupa atau berhubungan;
73. Kita mempunyai kemampuan untuk
mencapai apa yang mejadi tujuan hidup
kita, oleh karena itu kita harus meminta diri
saya untuk tabah dan giat secara terus
menerus mencapai tujuan yang kita
inginkan;
74. Saya akan memusatkan pemikiran saya
selama 30 menit sehari untuk melakukan
tugas memikirkan ingin jadi apa diri saya,
kita harus memusatkan pikiran selama 30
menit dalam sehari sehingga kita bisa
menciptakan suatu gambaran mental yang
jelas dalam pikiran kita;
75. Tidak ada kekayaan atau kedudukan
yang bisa tahan lama, kecuali kalau
dibangun dari kebenaran dan keadilan,
oleh karena itu kita harus menolak setiap
transaksi yang tidak menguntungkan semua
pihak;
76. Kita akan membuat orang lain mau
melayani kita karena kesediaan kita untuk
melayani orang lain;
77. Kita akan dapat menyingkirkan semua
kebencian, iri hati, kecemburuan, sikap sinis
dan “vested interest” dengan
mengembangkan kasih sayang kepada
orang lain;
78. Perjuangan hidup tidak selalu
dimenangkan oleh yang lebih kuat atau
lebih cepat, akan tetapi juga dapat
dimenangkan oleh orang yang berpikir ia
bisa menang;
79. Sugesti pribadi adalah sarana
pengendali yang memungkinkan seorang
individu dapat mengumpani pikiran bawah
sadarnya dengan pemikiran kreatif dan
menghalau semua pemikiran yang bersifat
destruktif;
80. Kemampuan kita menggunakan prinsip
sugesti pribadi sebagian besar akan
tergantung kepada kapasitas kita
memusatkan perhatian kepada suatu
keinginan tertentu sampai keinginan
tersebut menjadi obsesi yang berkobar-
kobar;
81. Manusia adalah pengusaha nasib
duniawinya, tetapi kebanyakan mereka tidak
bia mengatakan mengapa dia menjadi
pengusaha;
82. Manusia bisa menjadi penguasa diri dan
lingkungannya karena ia memiliki kekuatan
untuk mempengaruhi kekuatan pikiran
bawah sadarnya;
83. Setiap konflik, kegagalan dan hati yang
terluka akan membawa benih-benih
keberuntungan yang lebih besar;
84. Pengetahuan tidak akan menarik uang,
kecuali kalau diorganisasi dan diarahkan
secara cerdik melalui rencana tindakan
praktis dengan tujuan pasti untuk
mengumpulkan uang;
85. Seorang yang berpendidikan adalah
orang yang telah mengembangkan
pikirannya sedemikian rupa sehingga bisa
memperoleh apa saja yang diinginkannya
tanpa melanggar hak-hak orang lain;
86. Pemimpin yang sukses adalah seorang
yang dikelilingi oleh orang-orang yang bisa
melakukan apa yang tidak bisa
dilakukannya dan orang-orang yang
memiliki pengetahuan apa saja yang dia
perlukan dalam menjalankan tugasnya
sebagai seorang Pemimpin;
87. Pengumpulan kekayaan yang berlimpah
memerlukan kekuatan yang dapat
diperoleh melalui pengetahuan yang
diorganisir secara sangat baik serta
pengetahuan khusus yang diarahkan secara
cerdik, sehingga pengetahuan khusus itu
tidak harus menjadi milik orang yang
mengumpulkan kekayaan tersebut;
88. Kita meningkat ke kedudukan yang
lebih tinggi disebabkan oleh keadaan yang
bisa kita kendalikan kalau kita ingin
mengendalikannya;
89. Imajinasi merupakan ruang kerja tempat
dibentuknya semua rencana yang diciptakan
manusia. Satu-satunya keterbatasan
manusia terletak pada pengembangan dan
penggunaan imajinasinya;
90. Kemampuan Imajinasi Sintesis bekerja
dengan bahan pengalaman, pendidikan dan
pengamatan yang diumpankan kepadanya
sehingga bisa mengatur konsep dan
gagasan lama menjadi perpaduan yang
baru;
91. Kemampuan Imajinasi Kreatif
merupakan pikiran manusia yang terbatas
yang dapat berkomunikasi langsung dengan
Inteligensi Tanpa Batas, sehingga dapat
menerima ilham dam firasat;
92. Melalui Kemampuan Imajinasi Kreatif,
seorang individu dapat berkomunikasi
dengan pikiran bawah sadar manusia
lainnya;
93. Kebulatan tekad merupakan titik awal
yang harus diambil oleh setiap orang untuk
melakukan tindakan yang didukung oleh
keinginan yang berkobar-jobar untuk
sukses;
94. Kekayaan datang kalau memang datang
sebagai tanggapan bagi tuntutan yang pasti
berdasarkan penerapan prinsip yang pasti
pula, dan bukan karena kemujuran;
95. Gagasan adalah kekuatan yang tidak
nyata yang memiliki kekuasaan jauh lebih
banyak daripada otak fisik yang
melahirkannya; Oleh karena itu gagasan
memiliki kekuatan untuk hidup terus
meskipun otak yang menciptakannya telah
kembali menjadi debu;
96. Bergabunglah dengan sekelompok
orang yang mungkin anda perlukan untuk
menciptakan dan melaksanakan rencana-
rencana anda untuk sukses;
97. Orang yang bisa mengikuti seorang
pemimpin secara efisien biasanya adalah
orang yang berkembang menjadi pemimpin
yang paling cepat;
98. Kalau orang tidak memiliki ketekunan,
dia tidak akan bisa mencapai keberhasilan
yang berarti dalam bidang apapun juga;
99. Keyakinan akan kemampuan diri sendiri
untuk melaksanakan suatu rencana akan
mendorong seseorang untuk mengikuti
rencana sampai selesai dengan ketekunan
100. Ketekunan dapat ditimbulkan melalui
kebiasaan untuk memusatkan pikiran pada
pembentukan rencana dalam mencapai
tujuan yang pasti;
101. Kebutuhan untuk dihargai adalah
suatu “rasa lapar” manusia yang tidak
terperikan, orang yang bisa memenuhi “rasa
lapar itu” akan dapat menggenggam orang
itu dalam telapak tangannya;
102. Mengembangkan hal terbaik dalam diri
seseorang adalah dengan menghargai dan
mendorong semangatnya ;
103. Satu-satunya cara untuk
mempengaruhi orang lain adalah dengan
berbicara tentang apa yang mereka
inginkan dan tunjukkan bagaimana cara
memperolehnya;
104. Rahasia sukses adalah kemampuan
untuk melihat segala sesuatu dari sudut
pandang orang lain dan dari sudut pandang
diri sendiri;
105. Senyuman dapat memperkaya orang
yang menerimanya, tanpa membuat melarat
orang yang memberikannya;
106. Senyuman akan memberi istirahat
untuk rasa letih, sinar terang untuk rasa
putus asa, serta menjadi penangkal dalam
menghadapi kesulitan dan kesedihan;
107. Senyum tidak bisa dibeli, diminta,
dipinjam atau dicuri dari orang lain, karena
senyum adalah sesuatu yang tidak berguna
sebelum diberikan kepada orang lain;
108. Bila anda ingin menjadi pembicara yang
baik jadilah pendengar yang penuh
perhatian ketika orang lain berbicara dan
dorong agar dia membicarakan tentang
dirinya sendiri;
109. Janganlah berusaha untuk meyakinkan
orang lain untuk menentang kehendaknya
sendiri, karena dia akan tetap memegang
pendapatnya sendiri di hadapan anda;
110. Kebaikan hati, pendekatan yang ramah
dengan penuh penghargaan terhadap
orang lain akan dapat membuat orang
merubah pikirannya lebih cepat seperti yang
anda inginkan;
111. Bila anda berharap untuk berada di
atas orang lain ambillah posisi di bawah
mereka, dan bila berharap ingin berada di
depan orang lain ambillah posisi di
belakang mereka;
112. Satu-satunya cara untuk memperoleh
manfaat paling banyak dari perdebatan
adalah dengan menghindari perdebatan itu
sendiri;
113. Ketulusan menempati peringkat
pertama sebagai sifat yang paling disukai
oleh semua orang. Ketulusan membuat
orang lain merasa aman dan dihargai
karena yakin tidak akan dibodohi atau
dibohongi. Orang yang tulus selalu
mengatakan kebenaran, tidak suka
mengada-ada, pura-pura, mencari-cari
alasan atau memutarbalikkan fakta. Tentu
akan lebih ideal bila ketulusan yang
selembut merpati itu diimbangi dengan
kecerdikan seekor ular, sehingga ketulusan
tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan
diri sendiri;
114. Kerendahan hati merupakan suatu
kekuatan, akan tetapi rendah diri
merupakan suatu kelemahan. Hanya orang
yang kuat jiwanyalah yang bisa bersikap
rendah hati. Ia seperti padi yang semakin
berisi semakin menunduk. Orang yang
rendah hati bisa mengakui dan menghargai
keunggulan orang lain. Ia bisa membuat
orang yang diatasnya merasa oke dan
membuat orang yang dibawahnya tidak
merasa minder;
115. Kesetiaan sudah menjadi barang
langka dan sangat tinggi harganya. Orang
yang setia selalu bisa dipercaya dan
diandalkan. Dia selalu menepati janjinya,
mempunyai komitmen yang kuat, rela
berkorban dan tidak suka berkhianat;
116. Orang yang bersikap positif selalu
berusaha melihat segala sesuatu dari
kacamata positif, bahkan dalam situasi yang
buruk sekalipun. Dia lebih suka
membicarakan kebaikan daripada
keburukan orang lain, lebih suka bicara
mengenai harapan daripada keputus asaan,
lebih suka mencari solusi daripada frustasi,
lebih suka memuji daripada mengecam, dsb;
117. Karena tidak semua orang dikaruniai
tempramen ceria, maka keceriaan tidak
harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh,
tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah
orang yang bisa menikmati hidup, tidak
suka mengeluh dan selalu berusaha meraih
kegembiraan. Dia bisa mentertawakan
situasi, orang lain dan juga dirinya sendiri.
Dia punya potensi untuk menghibur dan
mendorong semangat orang lain;
118. Orang yang bertanggung jawab akan
melaksanakan kewajibannya dengan
sungguh-sungguh. Kalau melakukan
kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika
mengalami kegagalan, dia tidak akan
mencari kambing hitam untuk disalahkan.
Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit
hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun.
Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah
yang bertanggung jawab atas apapun yang
dialami dan dirasakannya;
119. Rasa percaya diri memungkinkan
seseorang menerima dirinya sebagaimana
adanya, dengan menghargai dirinya dan
menghargai orang lain. Orang yang percaya
diri mudah menyesuaikan diri dengan
lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu
apa yang harus dilakukannya dan
melakukannya dengan baik;
120. Kebesaran jiwa dapat dilihat dari
kemampuan seeorang memaafkan orang
lain. Orang yang berjiwa besar tidak akan
membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci
dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-
masa sukar dia tetap tegar, tidak
membiarkan dirinya hanyut dalam
kesedihan dan keputus asaan;
121. Orang yang “Easy Going” menganggap
hidup ini ringan, dia tidak suka membesar-
besarkan masalah kecil, mengungkit masa
lalu dan tidak mau khawatir dengan masa
depan. Dia tidak mau pusing dan stress
dengan masalah-masalah yang berada
diluar kontrolnya;
122. Empati adalah sifat yang sangat
mengagumkan. Orang yang berempati
bukan saja pendengar yang baik, tapi juga
dia bisa menempatkan diri pada posisi
orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu
mencari jalan keluar terbaik bagi kedua
belah pihak, tidak suka memaksakan
pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia
selalu berusaha memahami dan mengerti
orang lain;
Langganan:
Komentar (Atom)